PHE Gandeng SK Group, ExxonMobil, dan POSCO Kembangkan CCS Lintas Negara

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — PT Pertamina Hulu Energi (PHE) menandatangani dua Nota Kesepahaman (MoU) dengan mitra global, yakni SK Group bersama ExxonMobil, serta POSCO International.

Penandatanganan MoU PHE dengan SK Group dan ExxonMobil dilakukan oleh Direktur Manajemen Risiko PHE, Whisnu Bahriansyah, President ExxonMobil Low Carbon Solutions Indonesia Ltd. Egon E Van Der Hoeven, President SK Innovation Co., Ltd. Jong Soo Lee, serta President & CEO SK earthon Co., Ltd. Seong Myeong.

Sementara itu, MoU antara PHE dan POSCO International ditandatangani oleh Whisnu Bahriansyah dan CEO POSCO International Kye-In Lee, serta disaksikan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri dan Wakil Direktur Utama Oki Muraza.

Read also:  Kepada Kepala Desa Penyangga, Menhut Jelaskan Proyek Karbon di Taman Nasional Way Kambas

Kerja sama ini menjadi bagian dari strategi PHE untuk memperkuat portofolio hulu migas, memperluas kolaborasi teknologi, serta mendorong pengembangan solusi dekarbonisasi, termasuk Carbon Capture and Storage (CCS).

Whisnu mengatakan kemitraan global tersebut penting untuk meningkatkan daya saing sekaligus mempercepat transformasi perusahaan menuju entitas energi kelas dunia.

“Kerja sama ini membuka peluang penguatan kapabilitas teknis, pertumbuhan anorganik, serta percepatan pengembangan teknologi rendah karbon melalui kolaborasi dengan mitra global,” ujarnya usai penandatanganan pada Forum Bisnis Indonesia–Korea di Seoul, Korea Selatan, Rabu (1/4/2026).

Read also:  Elnusa Bukukan Pendapatan Rp14,5 Triliun pada 2025, Terus Dorong Pertumbuhan Berkelanjutan

Dalam kerja sama dengan SK Group dan ExxonMobil, PHE menjajaki kolaborasi di sektor hulu migas, termasuk pengembangan aset, peningkatan kinerja operasi, serta pengembangan teknologi energi. Kolaborasi ini juga mencakup peluang pengembangan CCS lintas batas Indonesia–Korea Selatan, termasuk rantai nilai CCS regional yang memanfaatkan kapasitas penyimpanan karbon Indonesia dan kebutuhan dekarbonisasi industri Korea Selatan.

Read also:  Elnusa Realisasikan 95% Capex 2025 untuk Perkuat Teknologi dan Kapasitas Layanan Energi

Sementara itu, kerja sama dengan POSCO International mencakup identifikasi peluang bisnis hulu, pengembangan aset migas domestik dan internasional, serta pengembangan teknologi melalui knowledge sharing, studi bersama, dan kajian teknis maupun komersial.

PHE dan POSCO International juga menjajaki pengembangan CCS, termasuk potensi pembangunan CCS hub di Indonesia. Kedua pihak turut menyepakati perpanjangan masa berlaku MoU hingga 31 Maret 2028.

Seluruh kesepakatan ini merupakan kerangka awal yang menjadi dasar studi dan diskusi lanjutan serta belum mengikat secara komersial. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Pertamina NRE dan US Grains & BioProducts Council Perkuat Kolaborasi Knowledge Exchange Pengembangan Bioetanol

Ecobiz.asia -- Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan US Grains & BioProducts Council (USGBC) pada Jumat,...

Pertamina–POSCO Perkuat Akselerasi Teknologi Rendah Karbon, Jajaki CCS hingga Hidrogen Biru

Ecobiz.asia — PT Pertamina (Persero) menjajaki kerja sama pengembangan teknologi rendah karbon dengan POSCO International Corporation, mencakup carbon capture hingga hidrogen biru sebagai bagian...

Pertamina Drilling Raih Tiga Penghargaan IADC Asia Tenggara, Bukti Komitmen Keselamatan Kerja

Ecobiz.asia — PT Pertamina Drilling Services Indonesia meraih tiga penghargaan dari International Association of Drilling Contractors (IADC) Southeast Asia Chapter sebagai pengakuan atas kinerja...

Dorong Energi Bersih, PGN Perluas Pemanfaatan BBG di Transportasi

Ecobiz.asia -- PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) memperkuat komitmennya dalam menjaga ketahanan energi nasional melalui optimalisasi pemanfaatan Bahan Bakar Gas (BBG) untuk sektor...

Cerita dari Balik Seragam Bekas: Inovasi Pertamina Drilling Menggema di Bangkok

Ecobiz.asia -- Di tengah sorotan forum global, sebuah kisah tak biasa datang dari industri pengeboran. Bukan tentang capaian produksi atau teknologi mutakhir, melainkan tentang...

TOP STORIES

Kemenhut dan Satgas PKH Garuda Tertibkan Sawit Ilegal, Pulihkan Mangrove di SM Karang Gading

Ecobiz.asia — Kementerian Kehutanan (Kemenhut) bersama Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) Garuda memulai penertiban kawasan hutan di Suaka Margasatwa Karang Gading dan Langkat Timur...

Pertamina NRE dan US Grains & BioProducts Council Perkuat Kolaborasi Knowledge Exchange Pengembangan Bioetanol

Ecobiz.asia -- Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan US Grains & BioProducts Council (USGBC) pada Jumat,...

Titik Panas Meningkat, Kemenhut Aktifkan Posko Pengendalian Karhutla di Kalbar

Ecobiz.asia — Kementerian Kehutanan (Kemenhut) mengaktifkan Posko Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (karhutla) di Kalimantan Barat menyusul lonjakan titik panas dan meningkatnya kejadian kebakaran...

Pertamina–POSCO Perkuat Akselerasi Teknologi Rendah Karbon, Jajaki CCS hingga Hidrogen Biru

Ecobiz.asia — PT Pertamina (Persero) menjajaki kerja sama pengembangan teknologi rendah karbon dengan POSCO International Corporation, mencakup carbon capture hingga hidrogen biru sebagai bagian...

Pertamina NRE, US Grains Council Partner on Bioethanol Development Through Knowledge Exchange

Ecobiz.asia — PT Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) has signed a memorandum of understanding (MoU) with the US Grains & BioProducts Council...