Perkuat Kompetensi SDM, Pertamina Gandeng ITB Siapkan Insinyur Masa Depan

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — PT Pertamina (Persero) memperkuat pengembangan sumber daya manusia dengan menggandeng Institut Teknologi Bandung (ITB) melalui Program Studi Program Profesi Insinyur (PSPPI) untuk menyiapkan insinyur masa depan yang siap menghadapi transformasi industri energi.

Pada 2026, Pertamina mengikutsertakan 419 perwira dari berbagai entitas bisnis dalam program tersebut. Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk meningkatkan kompetensi teknis, kepemimpinan, dan profesionalisme SDM, sekaligus menopang operasional bisnis eksisting serta mendorong inovasi, termasuk dalam transisi energi dan pengembangan energi hijau.

Read also:  Pertamina Hadirkan Green Terminal di Cilegon, Perkuat Ketahanan Energi Rendah Karbon

Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri mengatakan penguatan kompetensi SDM merupakan fondasi utama daya saing perusahaan di tengah transformasi digital dan transisi energi. Menurutnya, kolaborasi dengan ITB diarahkan untuk menyiapkan insinyur yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga adaptif terhadap perubahan.

“Melalui sinergi dengan ITB, kami menyiapkan insinyur yang memiliki daya analisis kuat, etika profesional, serta kemampuan beradaptasi dengan dinamika industri energi,” ujar Simon saat membuka PSPPI di Bandung, Kamis (8/1/2026).

Read also:  Bangun Ekosistem SAF Tersertifikasi Global, Pertamina Siap Tembus Pasar Internasional

Direktur SDM Pertamina Andy Arvianto menambahkan, pengembangan kompetensi melalui pendidikan profesi merupakan investasi strategis jangka panjang bagi keberlanjutan bisnis dan ketahanan energi nasional.

“Kami ingin memastikan setiap perwira memiliki akses peningkatan kapasitas agar tetap relevan dan mampu menjawab kebutuhan bisnis yang terus berkembang. Kolaborasi dengan PSPPI ITB menjadi bagian penting dari strategi penguatan SDM Pertamina,” kata Andy.

Sementara itu, Rektor ITB Tatacipta Dirgantara menilai program tersebut sebagai langkah konkret dalam membangun SDM unggul di sektor energi. Ia menyebut PSPPI tidak hanya memenuhi amanat Undang-Undang Keinsinyuran, tetapi juga mendorong lahirnya insinyur Indonesia berkompetensi global dan beretika profesional.

Read also:  PalmCo Siap Bangun 16 Pabrik Compressed Biomethane Gas (CBG), Olah Limbah 17 PKS Sawit

Program profesi insinyur hasil kolaborasi Pertamina dan ITB resmi dibuka pada 8 Januari 2026 dan akan berlangsung selama dua semester akademik. Melalui kerja sama ini, Pertamina menegaskan komitmennya menyiapkan talenta unggul dan berdaya saing global untuk mendukung ketahanan energi nasional serta keberlanjutan bisnis di tengah perubahan industri energi. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

PGN Perkuat Integrasi Infrastruktur Gas untuk Perluas Akses Energi Bersih

Ecobiz.asia -- PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), Subholding Gas PT Pertamina (Persero), terus memperkuat pengembangan infrastruktur gas bumi nasional guna memperluas akses energi...

Chandra Asri Pasok Aspal Plastik Daur Ulang di Proyek Jalan PLTU Jawa 9 dan 10

Ecobiz.asia — Produsen petrokimia PT Chandra Asri Pacific Tbk memasok material plastik daur ulang untuk campuran aspal plastik yang digunakan pada pembangunan jalan di...

PGE Bidik Rekor Produksi Listrik 5.255 GWh pada 2026, Begini Caranya

Ecobiz.asia — PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) menargetkan produksi listrik mencapai sekitar 5.255 gigawatt hour (GWh) pada 2026 atau tumbuh sekitar 3,14% secara...

PLN Nusantara Power Percepat Pengembangan PLTS Terapung Karangkates 100 MW

Ecobiz.asia -- PT PLN Nusantara Power melalui anak usahanya PLN Nusantara Renewables mempercepat pengembangan proyek pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) terapung Karangkates yang berlokasi...

Elnusa Realisasikan 95% Capex 2025 untuk Perkuat Teknologi dan Kapasitas Layanan Energi

Ecobiz.asia — PT Elnusa Tbk (IDX: ELSA) terus memperkuat fondasi pertumbuhan bisnis melalui realisasi belanja modal (capital expenditure/Capex) yang solid sepanjang 2025. Perusahaan jasa...

TOP STORIES

Gold Standard Rilis Metodologi Kredit Karbon untuk Proyek Pensiun Dini PLTU

Ecobiz.asia — Lembaga sertifikasi iklim Gold Standard meluncurkan metodologi baru untuk mendukung percepatan pensiun dini pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) batubara sekaligus memastikan transisi...

Pakar IPB: Perdagangan Karbon Sah dalam Perspektif Ekonomi Syariah

Ecobiz.asia — Perdagangan karbon dinilai dapat diterima dalam perspektif ekonomi syariah sepanjang memenuhi prinsip transparansi, verifikasi ilmiah, serta bebas dari unsur spekulasi dan riba. Ketua...

Dua Perusahaan Besi dan Baja Segera Disidangkan Atas Pidana Lingkungan, KLH Tak Toleransi Pencemar

Ecobiz.asia — Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup menyerahkan tersangka dan barang bukti (Tahap II) dalam perkara dugaan tindak...

Indonesia Removes Sea Sand Export Provision in New Marine Sedimentation Rule

Ecobiz.asia — Indonesia’s Ministry of Marine Affairs and Fisheries has issued a new regulation revising the implementation rules for managing marine sedimentation, including the...

KKP Terbitkan Permen KP 6/2026, Ketentuan Ekspor Pasir Laut Dihapus

Ecobiz.asia — Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menerbitkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan (Permen KP) Nomor 6 Tahun 2026 yang mengubah ketentuan pelaksanaan pengelolaan...