Sinergi Pertamina–Pindad Lahirkan Inovasi Teknologi Inspeksi Pipa Migas Berbasis Ultrasonik

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — PT Pertamina (Persero) dan PT Pindad (Persero) memperkuat kolaborasi strategis melalui pengujian teknologi inspeksi pipa migas berbasis ultrasonik, Pertastream, serta penandatanganan Joint Study Agreement (JSA) Natural Gas di Bandung, Selasa (6/1/2026).

Kerja sama ini ditujukan untuk mengurangi ketergantungan pada teknologi luar negeri sekaligus mendukung kemandirian dan ketahanan energi nasional.

Pertastream merupakan teknologi inspeksi pipa migas berbasis ultrasonik hasil kolaborasi Pertamina, PT Elnusa Tbk, dan Pindad.

Teknologi ini dirancang untuk mendeteksi korosi dan retakan pada pipa migas dengan tingkat akurasi tinggi, namun dengan bobot dan operasional yang lebih efisien dibandingkan metode konvensional.

Read also:  Pertamina Uji Teknologi PertaPURE, Bidik Pemanfaatan Kembali Air Terproduksi pada Operasi Migas

Keandalan inspeksi pipa dinilai krusial untuk menjaga keamanan dan kelancaran distribusi energi dari hulu hingga hilir.

Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri mengatakan pengembangan Pertastream merupakan bagian dari upaya perusahaan membangun kemandirian teknologi nasional di sektor energi.

“Kemandirian teknologi adalah kunci menuju swasembada energi. Dengan Pertastream, kami memastikan infrastruktur pipa migas tetap andal dan aman dengan solusi teknologi dalam negeri,” ujar Simon.

Read also:  Komitmen Iklim Indonesia Dinilai Lemah Lindungi Kesehatan, Polusi Udara Disorot

Selain pengujian teknologi inspeksi pipa, Pertamina dan Pindad juga menyepakati studi bersama pengembangan aplikasi teknologi berbasis gas alam. Studi ini ditujukan untuk mengoptimalkan pemanfaatan gas domestik sebagai energi transisi dalam mendukung ketahanan dan kemandirian energi nasional.

Simon menambahkan, validasi teknologi dilakukan secara bertahap melalui uji nonkomersial sebelum diimplementasikan lebih luas. “Ini bukan sekadar kerja sama bisnis, tetapi misi bersama untuk meningkatkan nilai tambah nasional,” katanya.

Read also:  PHR Zona 4 Catat Hasil Positif Uji Inovasi Teknik Batch Drilling dan Dual Completion di Prabumulih Field

Direktur Utama PT Pindad Sigit P. Santosa menyampaikan kolaborasi dengan Pertamina menunjukkan sinergi antara industri energi dan industri strategis nasional. Ia berharap hasil kerja sama ini dapat memberikan kontribusi nyata bagi keberlanjutan sektor migas Indonesia.

“Sinergi ini membuktikan bahwa penguatan industri nasional dapat berjalan beriringan untuk mendukung visi besar Indonesia,” ujarnya. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Komitmen Iklim Indonesia Dinilai Lemah Lindungi Kesehatan, Polusi Udara Disorot

Ecobiz.asia – Komitmen iklim Indonesia dinilai belum memadai dalam melindungi kesehatan masyarakat, terutama karena lemahnya pendanaan, pemantauan, dan pengendalian polusi udara. Dalam Healthy NDC...

Pertamina Uji Teknologi PertaPURE, Bidik Pemanfaatan Kembali Air Terproduksi pada Operasi Migas

Ecobiz.asia — PT Pertamina (Persero) bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menguji teknologi PertaPURE untuk mengolah air terproduksi (produced water) dari kegiatan produksi...

PHR Zona 4 Catat Hasil Positif Uji Inovasi Teknik Batch Drilling dan Dual Completion di Prabumulih Field

Ecobiz.asia — Pertamina Subholding Upstream Regional 1 Zona 4 menguji kombinasi batch drilling dan dual completion dalam pengembangan Sumur GNK-114 di Gunung Kemala, Prabumulih....

Rampungkan Proyek Strategis SNB AOI 1-3-5, Pertamina Hulu Mahakam Perkuat Pasokan Gas untuk Ketahanan Energi Nasional

Ecobiz.asia -- PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM), salah satu anak perusahaan PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI), berhasil merampungkan Proyek Pengembangan Sisi Nubi Area of...

PHR Resmikan EPF Libo GS untuk Perkuat Produksi dan Keandalan Operasi Migas

Ecobiz.asia -- PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona Rokan mengoperasikan Early Production Facility (EPF) baru di Libo Gathering Station (GS), Kabupaten Siak, Riau, untuk...

TOP STORIES

Hotspot Turun 1.019 Titik, Operasi Karhutla dan Perlindungan Satwa Terus Diperkuat

Ecobiz.asia — Jumlah titik panas (hotspot) dengan tingkat kepercayaan tinggi di Indonesia turun 1.019 titik dalam sehari menjadi 317 titik pada Sabtu (24/10/2026). Meski penurunan...

PHE Andalkan Teknologi Geosains untuk Optimalkan Potensi Migas Nasional

Ecobiz.asia — PT Pertamina Hulu Energi (PHE), Subholding Upstream Pertamina, mendorong pemanfaatan teknologi geosains untuk meningkatkan keberhasilan eksplorasi dan mengoptimalkan produksi lapangan minyak dan...

Pertagas Kerahkan Tim Tanggap Darurat untuk Bantu Penanganan Karhutla di Sumsel

Ecobiz.asia -- PT Pertamina Gas (Pertagas), bagian dari Subholding Gas Pertamina, mengerahkan tim tanggap darurat dan mobil pemadam kebakaran untuk membantu penanganan kebakaran hutan...

Uni Eropa Sepakati Kenaikan Ambang Penghapusan Kuota Karbon, Jaga Stabilitas Pasar

Ecobiz.asia – Dewan Uni Eropa dan Parlemen Eropa mencapai kesepakatan sementara untuk menaikkan ambang penghapusan kuota emisi dalam Market Stability Reserve (MSR) dari 400...

IWC-11 Dorong Pembiayaan Inovatif untuk Perluas Solusi Pengelolaan Perairan Berkelanjutan

Ecobiz.asia – Pembiayaan inovatif dan keterlibatan masyarakat menjadi kunci untuk memperluas penerapan solusi pengelolaan perairan, mulai dari konservasi pesisir hingga penanganan sampah plastik. Isu...