Ecobiz.asia – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Palembang berkolaborasi dengan PT Panah Perak Megasarana (Panah Perak Group) untuk mengembangkan bisnis air bersih dan energi terbarukan melalui peningkatan kapasitas Water Treatment Plant (WTP) Tanjung Buyut, Sumatera Selatan.
Managing Director PT Panah Perak Megasarana, Andy Z Nasution, mengatakan kerja sama tersebut mencakup peningkatan kapasitas produksi WTP Tanjung Buyut dari sebelumnya 4–20 meter kubik per hari menjadi sekitar 600–800 meter kubik per hari. Pernyataan tersebut disampaikan Andy melalui akun media sosialnya dan dikutip Selasa (6/1/2026).
“Kolaborasi ini merupakan langkah strategis untuk mengoptimalkan potensi bisnis air bersih sekaligus mendukung pengembangan infrastruktur berkelanjutan di kawasan pelabuhan,” ujar Andy.
WTP Tanjung Buyut dibangun untuk memenuhi kebutuhan air bersih steril bagi Stasiun Pandu Tanjung Buyut serta kapal-kapal yang beroperasi di wilayah Ambang Luar. Selain mendukung operasional kepelabuhanan, fasilitas ini juga memiliki potensi untuk melayani kebutuhan air bersih masyarakat sekitar, termasuk wilayah Desa Sungsang, Kabupaten Banyuasin.
Andy menjelaskan, sumber air yang diolah berasal dari air laut yang diproses menjadi air bersih layak pakai. Pengembangan WTP tersebut diharapkan tidak hanya menopang kegiatan bisnis Pelindo, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat di sekitar kawasan operasional.
Kerja sama antara Pelindo Regional 2 Palembang dan Panah Perak Group ini menjadi bagian dari upaya mendorong pemanfaatan teknologi ramah lingkungan serta pengembangan bisnis berbasis energi terbarukan dan air bersih yang berkelanjutan di sektor kepelabuhanan. ***




