Transformasi Eceng Gondok: Inisiatif Hijau PLN UP Cirata untuk Lingkungan dan Ekonomi

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — PT PLN Nusantara Power UP Cirata terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kinerja sekaligus memberikan kebermanfaatan bagi masyarakat secara luas, khususnya terkait lingkungan. Hal ini diwujudkan melalui pelaksanaan Program Lentera Hijau, sebuah inisiatif berbasis kolaborasi yang mengubah tantangan lingkungan menjadi peluang ekonomi berkelanjutan.

Program Lentera Hijau merupakan bentuk sinergi antara PT PLN Nusantara Power UP Cirata dengan masyarakat sekitar Waduk Cirata, Kelompok CIECRA dan ECI, serta tokoh lokal Duduy Abdullah yang dikenal sebagai local hero dalam pemanfaatan gulma eceng gondok. Melalui program ini, eceng gondok yang semula dianggap sebagai pengganggu ekosistem perairan, berhasil diolah menjadi produk bernilai ekonomi dan sumber pendapatan masyarakat.

Read also:  PGE dan PLN Indonesia Power Sepakati Tarif Listrik PLTP Lahendong Bottoming Unit, Target COD 2028

Baca juga: PLN Nusantara Power dan Menteri LH/Ka. BPLH Tanam 1.500 Pohon dan Tebar Benih Ikan di Telaga Madirda

Direktur Utama PLN Nusantara Power Ruly Firmanyah turut menyampaikan arah fokus perusahaan yang tidak saja menyediakan listrik berkualitas, namun juga memerhatikan aspek social dan lingkungan. 

“Kami percaya bahwa energi tidak hanya tentang listrik—tetapi tentang kehidupan. Melalui program-program seperti Lentera Hijau, kami berupaya menghadirkan dampak nyata bagi lingkungan dan masyarakat. Inovasi hijau dan pemberdayaan masyarakat adalah dua sisi dari komitmen kami untuk menghadirkan pembangkit yang tak hanya andal secara teknis, tapi juga relevan secara sosial dan ekologis,”ujar Ruly.

Read also:  PLN Nusantara Power Gandeng VOGO-ARSTROMA, Jakaki Pengembangan Teknologi CCUS Berbasis Membran

Dalam pelaksanaannya, Program Lentera Hijau tidak hanya berfokus pada pengendalian gulma secara konvensional, tetapi juga mengadopsi pendekatan eco-inovasi yang mengintegrasikan teknologi pemantauan berbasis citra satelit. Teknologi ini memungkinkan proses deteksi dan pengendalian eceng gondok dilakukan dengan lebih cepat, akurat, dan efisien dibandingkan metode manual.

Baca juga: Hijaukan Sungai Maron, PLN NP Satukan Energi dan Alam

Selain itu, program ini juga memanfaatkan energi terbarukan berupa Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) untuk mendukung proses produksi pakan ternak dari hasil olahan eceng gondok. Langkah ini menjadi wujud nyata pemanfaatan energi ramah lingkungan yang sejalan dengan operasional PLTA Cirata dan komitmen perusahaan terhadap transisi energi bersih.

Read also:  PLN Nusantara Power Andalkan Energi Domestik dan Digitalisasi Jaga Keandalan Listrik

Program Lentera Hijau tak hanya memberi dampak positif dari sisi lingkungan, tetapi juga memberikan nilai tambah secara sosial dan ekonomi. Dengan melibatkan kelompok rentan dan masyarakat marginal secara aktif, program ini menjadi contoh pelaksanaan pemberdayaan masyarakat yang inklusif dan berkelanjutan. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Pertamina dan BGN Bangun Ekosistem SAF Berbasis Minyak Jelantah dari Program MBG

Ecobiz.asia - PT Pertamina (Persero) menggandeng Badan Gizi Nasional (BGN) membangun ekosistem bahan bakar pesawat berkelanjutan atau Sustainable Aviation Fuel (SAF) berbasis minyak jelantah...

PLN EPI Dorong Digitalisasi Pembibitan Mangrove di Cilacap, Dukung Rehabilitasi Pesisir

Ecobiz.asia – PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) bersama PT PLN (Persero) mendorong digitalisasi pembibitan mangrove di Desa Bunton, Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap,...

Pertamina dan LanzaTech Jajaki Pengolahan Sampah Jadi Bahan Bakar Rendah Karbon

Ecobiz.asia – PT Pertamina (Persero) menggandeng LanzaTech untuk mengembangkan solusi energi rendah karbon melalui pengolahan sampah perkotaan menjadi bahan bakar berbasis teknologi waste to...

Pertama dari Asia Tenggara, AMMAN Resmi Bergabung dengan International Copper Association

Ecobiz.asia — Di tengah meningkatnya kebutuhan global terhadap mineral penting untuk transisi energi, PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT), anak usaha PT Amman Mineral...

BKI dan PLN Indonesia Power Jajaki Kerja Sama Energi Berkelanjutan

Ecobiz.asia — PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) (BKI) menjajaki kerja sama strategis dengan PT PLN Indonesia Power melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) untuk pengembangan...

TOP STORIES

Pertamina dan BGN Bangun Ekosistem SAF Berbasis Minyak Jelantah dari Program MBG

Ecobiz.asia - PT Pertamina (Persero) menggandeng Badan Gizi Nasional (BGN) membangun ekosistem bahan bakar pesawat berkelanjutan atau Sustainable Aviation Fuel (SAF) berbasis minyak jelantah...

ACWA Power’s Saguling Floating Solar Project Delayed by Forestry Permit Issue

Ecobiz.asia — The US$80 million Saguling Floating Solar Power Plant project being developed by PT Indo ACWA Tenaga Saguling remains delayed due to the...

Menteri Jumhur Dapat Nasehat Emil Salim: Lingkungan Perlu Human Touch dan Gerakan Kolaboratif

Ecobiz.asia — Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Moh. Jumhur Hidayat, menegaskan pentingnya pendekatan humanis dan gerakan kolaboratif dalam pengelolaan lingkungan hidup saat...

Imbas Kematian Dua Gajah, Menhut Cabut Dua Konsesi Kehutanan (PBPH) di Kawasan Seblat

Ecobiz.asia – Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mencabut dua konsesi kehutanan atau Persetujuan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) milik PT Anugerah Pratama Inspirasi (API) dan...

DevvStream Named Exclusive Partner for PLN Indonesia Power’s Solar Carbon Credit Portfolio

Ecobiz.asia — PT PLN Indonesia Power has appointed DevvStream Corp. as the exclusive partner for managing carbon credits generated from its solar power portfolio...