Ecobiz.asia — Grup perkebunan asal Belgia, SIPEF, merampungkan pembangunan fasilitas BioCNG pertama mereka di Indonesia yang berlokasi di Labuhanbatu Selatan, Sumatra Utara.
Proyek ini dikembangkan melalui kemitraan dengan KIS Group Sustainability, yang juga akan mengoperasikan pabrik tersebut sebelum diserahterimakan kepada anak usaha Sipef, PT Tolan Tiga Indonesia.
Pabrik BioCNG ini diproyeksikan mengurangi emisi hingga 54.810 ton CO₂e per tahun melalui pemanfaatan metana dari limbah cair pabrik kelapa sawit, yang kemudian dikonversi menjadi 109.620 MMBtu BioCNG.
Produk energi bersih tersebut akan dipasok terutama kepada PT Unilever Oleochemical Indonesia sebagai offtaker utama.
SIPEF menyatakan bahwa fasilitas baru ini tidak hanya berkontribusi pada penurunan emisi dan pengurangan ketergantungan Indonesia terhadap impor bahan bakar fosil, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru di tingkat lokal melalui penciptaan lapangan kerja dan penguatan aktivitas ekonomi masyarakat sekitar.
Managing Director SIPEF, Petra Meekers, mengatakan proyek ini menunjukkan komitmen perusahaan terhadap pengelolaan limbah yang bertanggung jawab dan pengurangan jejak karbon.
“Dengan mengonversi metana dari limbah cair pabrik menjadi BioCNG, kami menciptakan nilai sirkular bagi operasional kami dan komunitas tempat kami bekerja,” ujar Meekers seperti dikutip dari akun sosial media SIPEF, Senin (8/12/2025). ***


