Sebanyak 140 Makalah Bakal Dibahas di Konferensi Terumbu Karang Internasional, Banyak Pembicara Manca Negara

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – Sebanyak 140 makalah akan dipresentasikan pada Konferensi International Terumbu Karang, “The International Conference for Sustainable Coral Reefs”, dalam rangka peringatan Hari Nusantara 2024 dan peringatan 15 Tahun CTI Summit, di Manado 13 – 15 Desember 2024.

Ketua Panitia Pelaksana Konferensi International Terumbu Karang Prof. Indroyono Soesilo menjelaskan konferensi mengambil tema “Sustaining Coral Reefs: Science, Conservation, Resilience and Development”.

“Hingga saat ini telah terhimpun 140 makalah yang akan dipresentasikan, dan direncanakan Konperensi Internasional ini akan dihadiri peserta dari 22 Negara,” kata dia, dalam pernyataannya, Kamis, 28 November 2024.

Baca juga: Mengenal Indonesia Coral Bond, Inovasi Pendanaan Konservasi Terumbu Karang Ala KKP

Read also:  Optimalkan Potensi Cadangan Migas, PHKT Siapkan Pengeboran Sumur Infill di Selat Makassar

Beberapa topik yang akan dipaparkan, antara lain “Status Terumbu Karang Dunia” oleh ICRI-Perancis, “Molluska Pada Terumbu Karang Di Sulawesi Utara”, oleh Universitas Sam Ratulangi, “Status dan Cara Merestorasi Terumbu karang”, oleh ZMT-Bremen, Jerman, 

Kemudian ada makalah “Peran Laut Indonesia Menghadapi Perubahan Iklim Global”, oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan, “Analisis Terumbu Karang Di Daerah Wisata Kepulauan Ternate” oleh Universitas Khairun, Ternate, dan “Penggunaan Machine Learning Untuk Mengamati Pemudaran Terumbu Karang dan Gelombang Panas di Laut”, oleh Sun Yat Sen University, Tiongkok. 

Read also:  PTBA Gelar Panen Raya Padi Hasil Implementasi Kalium Humat di Muara Enim

Ada juga makalah berjudul “Terumbu Karang Sebagai Potensi Penemuan Obat Baru”, oleh Hokkaido University, Jepang dan “Ekonomi Biru di Taman Nasional Raja Ampat, Papua Barat”, oleh Charleston College, South Carolina – USA. 

Sedang dari pihak Indonesia, akan dipaparkan makalah tentang “Coral Bonds”, “Climate Finance”, “CTI Trust Fund”, “Debt Swap For Nature – Coral Reefs”, serta Program “Laut Sejahtera”. 

Baca juga: PHE OSES Transplantasi 9.600 Bibit Terumbu Karang di TN Kepulauan Seribu, Gunakan Modul Spiderweb

Indroyono menjelaskan, pada Konferensi Internasional ini, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS) akan meluncurkan dokumen ”Terumbu Karang Indonesia: Masa Kini dan Masa Depan” sebagai rujukan untuk konservasi, preservasi, rehabilitasi dan pemanfaatan secara lestari terumbu karang di Indonesia.

Read also:  Optimalkan Potensi Cadangan Migas, PHKT Siapkan Pengeboran Sumur Infill di Selat Makassar

Direncanakan, Konferensi Internasional Terumbu Karang ini akan dibuka oleh Menteri Kelautan dan Perikanan, sambutan Duta Besar PBB Untuk Kelautan dan Pidato Kunci oleh Menteri PPN/Kepala Bappenas, serta Menteri Pertanian. 

Pada Minggu 15 Desember 2024, seluruh peserta Konferensi Internasional dan Masyarakat akan menggelar kegiatan transplantasi terumbu karang di kawasan pantai Taman Laut Bunaken, Sulawesi Utara. 

Direncanakan, kegiatan transplantasi terumbu karang ini akan dihadiri oleh Menteri Kehutanan RI. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

PTBA Gelar Panen Raya Padi Hasil Implementasi Kalium Humat di Muara Enim

Ecobiz.asia — PT Bukit Asam Tbk (PTBA) menggelar panen raya hasil implementasi kalium humat di Desa Tanjung Karangan, Kecamatan Tanjung Agung, Kabupaten Muara Enim,...

Optimalkan Potensi Cadangan Migas, PHKT Siapkan Pengeboran Sumur Infill di Selat Makassar

Pengeboran ini merupakan bagian langkah strategis pengelolaan lapangan tua (mature) untuk menjaga keberlanjutan operasi dan produksi migas PHKT dengan cara mengoptimalkan potensi cadangan dari lapangan yang sudah beroperasi.

PT Mifa Bersaudara Uji Coba Prime Mover Listrik untuk Hauling Batu Bara

Ecobiz.asia -- PT Mifa Bersaudara, perusahaan tambang batubara berbasis di Aceh terus memperkuat komitmen keberlanjutan (sustainability) dalam operasional pertambangan dengan menyiapkan penggunaan kendaraan listrik...

Riset ITB Ungkap Potensi Mikroalga untuk Penangkapan Karbon di Indonesia

Ecobiz.asia — Peneliti Kelompok Keahlian Biokimia dan Rekayasa Biomolekul FMIPA ITB, Alfredo Kono, menyampaikan bahwa mikroalga memiliki potensi menjadi solusi berbasis alam untuk mitigasi...

PLN Kembangkan Inovasi GCA, Optimalkan Pemanfaatan FABA untuk Pemulihan Kualitas Air

Ecobiz.asia -- PT PLN (Persero) terus mengoptimalkan pemanfaatan Fly Ash Bottom Ash (FABA) atau abu sisa pembakaran batu bara dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap...

TOP STORIES

Indonesia May Expand Palm Oil-based Biodiesel if Oil Supply Tightens, Minister Says

Ecobiz.asia — Indonesia may increase the use of crude palm oil (CPO) to produce biodiesel if global oil supplies become difficult to secure amid...

Indonesia, Singapore Advance Clean Power Export Plan, Explore CCS Cooperation

Ecobiz.asia — Indonesia and Singapore are advancing plans for cross-border clean electricity exports while exploring new collaboration on low-carbon technologies, including Carbon Capture and...

Sudah Kantongi Izin Lingkungan dan Hutan, INPEX Tegaskan Komitmen Percepat Proyek Masela

Ecobiz.asia — INPEX Corporation menegaskan komitmennya untuk mempercepat pengembangan Proyek Abadi Masela setelah proyek gas raksasa tersebut mengantongi sejumlah perizinan kunci dari pemerintah Indonesia,...

RI–Jepang Teken Kerja Sama Mineral Kritis dan Pengembangan Energi Nuklir

Ecobiz.asia — Pemerintah Indonesia dan Jepang menandatangani nota kerja sama di bidang mineral kritis dan energi nuklir untuk memperkuat ketahanan energi serta mendukung pengembangan...

Bahlil: Jika Pasokan Minyak Tak Aman, RI Akan Perbesar Biodiesel dari CPO

Ecobiz.asia — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menegaskan Indonesia siap meningkatkan pemanfaatan minyak sawit menjadi biodiesel jika pasokan minyak dunia tidak...