PT Mifa Bersaudara Uji Coba Prime Mover Listrik untuk Hauling Batu Bara

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — PT Mifa Bersaudara, perusahaan tambang batubara berbasis di Aceh terus memperkuat komitmen keberlanjutan (sustainability) dalam operasional pertambangan dengan menyiapkan penggunaan kendaraan listrik (electric vehicle/EV) untuk aktivitas pengangkutan batu bara. Perusahaan saat ini tengah melakukan uji coba truk listrik jenis prime mover yang akan digunakan untuk kegiatan hauling di area tambang.

Seprizki Prayuda, Technical Service & Engineering Group Head at PT Mifa Bersaudara mengatakan uji coba prime mover listrik telah memasuki minggu kedua. Uji coba tersebut dilakukan untuk mendapatkan pengalaman operasional pada berbagai parameter, termasuk kondisi cuaca yang berbeda di area tambang.

Read also:  MHI dan ITB Kolaborasi Riset Pengembangan Listrik Bersih Berbasis Amonia di Indonesia

“Saat ini kami masih menjalankan uji coba prime mover EV untuk hauling batu bara. Uji coba sudah memasuki minggu kedua agar kami mendapatkan gambaran performa unit di berbagai kondisi lapangan,” ujar Seprizki kepada Ecobiz.asia, Rabu (4/2).

Seprizki menambahkan, seiring dengan uji coba tersebut, perusahaan juga mempersiapkan pengadaan unit truk listrik secara paralel, termasuk swab battery station dan charging pile sebagai bagian dari ekosistem pendukung kendaraan listrik. Pengiriman unit ke lokasi tambang diperkirakan memakan waktu sekitar tiga bulan dan ditargetkan tiba di site pada awal Mei 2026.

Read also:  Bappenas–CSES Perkuat Kerja Sama Industri Sawit Rendah Emisi dan Berkelanjutan

Selain pengadaan unit kendaraan, perseroan juga menyiapkan infrastruktur pendukung, mulai dari pengadaan daya listrik dari PLN, peralatan kelistrikan seperti trafo dan panel, hingga pekerjaan sipil. Persiapan infrastruktur ini diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 2 hingga 2,5 bulan.

Adapun truk listrik yang akan dioperasikan secara bertahap hingga akhir semester I 2026 berjumlah empat unit, dan direncanakan meningkat menjadi 11 unit. Unit yang digunakan merupakan truk listrik SANY tipe SE588 dengan kapasitas angkut mencapai 140 ton.

Read also:  Pasok Energi Bersih ke Sektor Kesehatan, PGN Optimalkan Penyaluran Gas Bumi ke RSUP Dr. Sardjito

Langkah ini merupakan bagian dari upaya PT Mifa Bersaudara untuk menekan emisi karbon, meningkatkan efisiensi energi, serta mendukung praktik pertambangan yang lebih ramah lingkungan di tengah tuntutan transisi energi global.

PT Mifa Bersaudara merupakan salah satu entitas anak PT Media Djaya Bersama yang didirikan pada 2002. Perseroan mengantongi Izin Usaha Pertambangan (IUP) Operasi Produksi batu bara yang berlokasi di Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat, dengan luas wilayah tambang mencapai 3.134 hektare. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Indonesia–Jepang Percepat Realisasi Proyek Hijau, Dari PLTP hingga Waste to Energy

Ecobiz.asia — Pemerintah Indonesia dan Jepang mempercepat realisasi proyek-proyek energi hijau dalam kerangka Asia Zero Emission Community (AZEC). Pada pertemuan Asia Zero Emission Community–Expert Group...

Riset ITB Ungkap Potensi Mikroalga untuk Penangkapan Karbon di Indonesia

Ecobiz.asia — Peneliti Kelompok Keahlian Biokimia dan Rekayasa Biomolekul FMIPA ITB, Alfredo Kono, menyampaikan bahwa mikroalga memiliki potensi menjadi solusi berbasis alam untuk mitigasi...

Nitrogen Gas Blanketing Jadi Strategi MedcoEnergi Kurangi Emisi Metana, Seperti Apa?

Ecobiz.asia – MedcoEnergi memperkuat pengendalian emisi metana melalui penerapan nitrogen gas blanketing pada tangki penyimpanan fasilitas migas di Suban, Blok Corridor, Sumatra Selatan. Inisiatif ini...

CATIB Siapkan PLTS 18 MW untuk Operasional Pabrik Baterai Karawang

Ecobiz.asia -- PT Contemporary Amperex Technology Indonesia Battery (PT CATIB), perusahaan produsen baterei kendaraan listrik menegaskan komitmennya terhadap pengembangan industri hijau dengan menyiapkan Pembangkit...

PLN Kembangkan Inovasi GCA, Optimalkan Pemanfaatan FABA untuk Pemulihan Kualitas Air

Ecobiz.asia -- PT PLN (Persero) terus mengoptimalkan pemanfaatan Fly Ash Bottom Ash (FABA) atau abu sisa pembakaran batu bara dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap...

TOP STORIES

PGN Jadi Offtaker BioCNG Produksi KIS Group dan AEP Group

Ecobiz.asia - PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) melalui anak usahanya, PT Gagas Energi Indonesia (PGN Gagas) siap menjadi offtaker utama BioCNG dari...

Biorefinery Cilacap Optimalkan Pemanfaatan Minyak Jelantah Jadi Bahan Bakar Pesawat Ramah Lingkungan

Ecobiz.asia — Pertamina mempercepat pengembangan bahan bakar penerbangan berkelanjutan melalui Proyek Bioavtur/Biorefinery Cilacap yang mengolah minyak jelantah (used cooking oil/UCO) menjadi Sustainable Aviation Fuel...

Pemerintah Tetapkan Delapan Blok Mineral Tanah Jarang Prioritas, Di Sini Lokasinya

Ecobiz.asia - Pemerintah Indonesia telah mengidentifikasi delapan blok prioritas yang dinilai memiliki potensi besar mineral tanah jarang sebagai bagian dari strategi pengamanan pasokan mineral...

SPKLU PLN Melonjak 44 Persen Sepanjang 2025, Layanan Home Charging Naik Dua Kali Lipat

Ecobiz.asia — PT PLN (Persero) mempercepat penguatan infrastruktur kendaraan listrik nasional dengan menghadirkan 4.655 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) sepanjang 2025, meningkat...

Pertamina NRE–Medco Resmi Kolaborasi Pengembangan Bioenergi, Fokus Biodiesel HACPO dan Bioetanol

Ecobiz.asia — Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) dan PT Medco Energi Internasional Tbk melalui afiliasinya, PT Medco Intidinamika (MI), menjajaki pengembangan proyek...