PLN Operasikan BioCNG dari Limbah Sawit di PLTGU Belawan, Hasilkan Listrik Bersih 478 GWh per Tahun

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — PT PLN (Persero) resmi mengoperasikan co-firing Bio Compressed Natural Gas (BioCNG) berbahan baku limbah kelapa sawit pada Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) Belawan, Sumatera Utara.

Inisiatif ini menjadi yang pertama di Indonesia dan menandai langkah baru pemanfaatan energi terbarukan di sektor pembangkitan listrik.

Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi, menyebut penggunaan BioCNG di PLTGU Belawan sebagai tonggak penting transisi energi. “Ini akan menambah bauran energi terbarukan, khususnya di Sumatera Utara,” ujarnya saat peresmian, Kamis (14/8/2025).

Read also:  PDC Raih Dua Penghargaan Anugerah Humas Indonesia 2026 lewat Website Karir dan Buletin Binar

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan bahwa pemanfaatan limbah sawit sebagai energi bukan hanya memperkuat pasokan listrik ramah lingkungan, tetapi juga membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan petani, serta mengurangi kemiskinan.

BioCNG yang dipakai di PLTGU Belawan berasal dari pengolahan limbah cair kelapa sawit (Palm Oil Mill Effluent/POME). Indonesia sebagai produsen sawit terbesar di dunia dinilai memiliki potensi besar mengembangkan sumber energi terbarukan ini.

Read also:  Progres PLTS Terapung Tembesi Batam Capai 74%, Proyek 46 MWp Masuki Tahap Lanjutan

Direktur Teknologi, Enjiniring, dan Keberlanjutan PLN, Evy Haryadi, menyebut integrasi BioCNG mampu menghasilkan listrik bersih sebesar 478 GWh per tahun, menghemat biaya bahan bakar hingga Rp48 miliar per tahun, dan menekan emisi karbon sebesar 80 ribu ton per tahun.

PLTGU Belawan sendiri memiliki kapasitas terpasang 1.184 MW dan menyumbang hampir 11 persen pasokan listrik di Sumatera serta lebih dari 30 persen di Sumatera Bagian Utara.

Read also:  PLN Akan Luncurkan T-REC, Mudahkan Pelanggan Pantau Konsumsi Listrik Hijau Secara Rinci

Sepanjang 2024, PLN mencatat produksi listrik co-firing biomassa sebesar 854 ribu MWh, angka yang ditargetkan terus meningkat dengan pemanfaatan BioCNG.

Langkah ini sekaligus mempertegas komitmen PLN mencapai target Net Zero Emissions pada 2060 atau lebih cepat, dengan memanfaatkan potensi energi lokal yang berkelanjutan. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

ASCOPE Sepakati Penguatan Kerja Sama Energi Regional, dari Hulu Migas hingga CCS/CCUS

Ecobiz.asia -- Pertemuan Dewan ASEAN Council on Petroleum and Energy (ASCOPE) ke-51 menyepakati penguatan kerja sama energi regional, mencakup pengembangan hulu minyak dan gas...

Schneider Electric Targetkan 8.000 Teknisi Listrik Ikuti Electrician Academy

Ecobiz.asia -- Schneider Electric menargetkan 8.000 teknisi listrik dan 1.500 retailer mengikuti program Electrician Academy 2026 untuk memperkuat kompetensi tenaga teknik ketenagalistrikan dan meningkatkan...

Agrinas Palma dan Pertamina Bidik Fasilitas FAME 600.000 Ton di Riau, Dukung Program Biodiesel B50

Ecobiz.asia – PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) dan PT Pertamina Power Indonesia menjajaki pengelolaan dan pemanfaatan fasilitas produksi Fatty Acid Methyl Ester (FAME) milik...

AIIB dan KfW Kolaborasi Dukung Ketahanan Iklim Indonesia, Siapkan Pembiayaan Hingga Total US$850 Juta

Ecobiz.asia – Bank Pembangunan Infrastruktur Asia (Asian Infrastructure Investment Bank/AIIB) dan bank pembangunan Jerman, KfW, menjalin kerja sama untuk mendukung program adaptasi perubahan iklim...

PLTS Terapung Karangkates Capai 70% Konstruksi, Bidik Produksi Listrik Perdana Desember

Ecobiz.asia -- PT PLN Nusantara Power (PLN NP) mencatat progres konstruksi infrastruktur Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung Karangkates di Kabupaten Malang, Jawa Timur,...

TOP STORIES

ASCOPE Sepakati Penguatan Kerja Sama Energi Regional, dari Hulu Migas hingga CCS/CCUS

Ecobiz.asia -- Pertemuan Dewan ASEAN Council on Petroleum and Energy (ASCOPE) ke-51 menyepakati penguatan kerja sama energi regional, mencakup pengembangan hulu minyak dan gas...

Breakthrough Energy, Temasek Extend Southeast Asia Climate Tech Program Through 2030

Ecobiz.asia – Breakthrough Energy, Temasek and Enterprise Singapore have extended their climate technology innovation program in Southeast Asia for another three years, committing to...

Schneider Electric Targetkan 8.000 Teknisi Listrik Ikuti Electrician Academy

Ecobiz.asia -- Schneider Electric menargetkan 8.000 teknisi listrik dan 1.500 retailer mengikuti program Electrician Academy 2026 untuk memperkuat kompetensi tenaga teknik ketenagalistrikan dan meningkatkan...

Incar Dekarbonisasi Sektor Wisata, Pertamina NRE Garap Pasar Kredit Karbon Ritel Lewat Wisatawan Candi Borobudur

Ecobiz.asia – Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) bersama InJourney Destination Management (IDM) menghadirkan skema kompensasi emisi karbon sukarela bagi wisatawan Candi Borobudur,...

Singapura Periksa 10 Perusahaan Terkait Kabut Asap, Tegaskan Belum Ada Kesimpulan Pelanggaran

Ecobiz.asia – Pemerintah Singapura memeriksa dugaan keterkaitan 10 perusahaan yang terdaftar di negara tersebut dengan kebakaran hutan dan lahan di Indonesia yang memicu kabut...