PLN Operasikan BioCNG dari Limbah Sawit di PLTGU Belawan, Hasilkan Listrik Bersih 478 GWh per Tahun

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — PT PLN (Persero) resmi mengoperasikan co-firing Bio Compressed Natural Gas (BioCNG) berbahan baku limbah kelapa sawit pada Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) Belawan, Sumatera Utara.

Inisiatif ini menjadi yang pertama di Indonesia dan menandai langkah baru pemanfaatan energi terbarukan di sektor pembangkitan listrik.

Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi, menyebut penggunaan BioCNG di PLTGU Belawan sebagai tonggak penting transisi energi. “Ini akan menambah bauran energi terbarukan, khususnya di Sumatera Utara,” ujarnya saat peresmian, Kamis (14/8/2025).

Read also:  Dapat Pendanaan Rendah Karbon, Venambak Eksekusi Proyek Tambak Udang Ramah Lingkungan di Sumbawa

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan bahwa pemanfaatan limbah sawit sebagai energi bukan hanya memperkuat pasokan listrik ramah lingkungan, tetapi juga membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan petani, serta mengurangi kemiskinan.

BioCNG yang dipakai di PLTGU Belawan berasal dari pengolahan limbah cair kelapa sawit (Palm Oil Mill Effluent/POME). Indonesia sebagai produsen sawit terbesar di dunia dinilai memiliki potensi besar mengembangkan sumber energi terbarukan ini.

Read also:  PLN Nusantara Power Gandeng VOGO-ARSTROMA, Jakaki Pengembangan Teknologi CCUS Berbasis Membran

Direktur Teknologi, Enjiniring, dan Keberlanjutan PLN, Evy Haryadi, menyebut integrasi BioCNG mampu menghasilkan listrik bersih sebesar 478 GWh per tahun, menghemat biaya bahan bakar hingga Rp48 miliar per tahun, dan menekan emisi karbon sebesar 80 ribu ton per tahun.

PLTGU Belawan sendiri memiliki kapasitas terpasang 1.184 MW dan menyumbang hampir 11 persen pasokan listrik di Sumatera serta lebih dari 30 persen di Sumatera Bagian Utara.

Read also:  BRIN, Japan’s CAST Sign MoU to Develop Sensor Technology for Energy and Manufacturing

Sepanjang 2024, PLN mencatat produksi listrik co-firing biomassa sebesar 854 ribu MWh, angka yang ditargetkan terus meningkat dengan pemanfaatan BioCNG.

Langkah ini sekaligus mempertegas komitmen PLN mencapai target Net Zero Emissions pada 2060 atau lebih cepat, dengan memanfaatkan potensi energi lokal yang berkelanjutan. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Pertamina dan BGN Bangun Ekosistem SAF Berbasis Minyak Jelantah dari Program MBG

Ecobiz.asia - PT Pertamina (Persero) menggandeng Badan Gizi Nasional (BGN) membangun ekosistem bahan bakar pesawat berkelanjutan atau Sustainable Aviation Fuel (SAF) berbasis minyak jelantah...

PLN EPI Dorong Digitalisasi Pembibitan Mangrove di Cilacap, Dukung Rehabilitasi Pesisir

Ecobiz.asia – PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) bersama PT PLN (Persero) mendorong digitalisasi pembibitan mangrove di Desa Bunton, Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap,...

Pertamina dan LanzaTech Jajaki Pengolahan Sampah Jadi Bahan Bakar Rendah Karbon

Ecobiz.asia – PT Pertamina (Persero) menggandeng LanzaTech untuk mengembangkan solusi energi rendah karbon melalui pengolahan sampah perkotaan menjadi bahan bakar berbasis teknologi waste to...

Pertama dari Asia Tenggara, AMMAN Resmi Bergabung dengan International Copper Association

Ecobiz.asia — Di tengah meningkatnya kebutuhan global terhadap mineral penting untuk transisi energi, PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT), anak usaha PT Amman Mineral...

BKI dan PLN Indonesia Power Jajaki Kerja Sama Energi Berkelanjutan

Ecobiz.asia — PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) (BKI) menjajaki kerja sama strategis dengan PT PLN Indonesia Power melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) untuk pengembangan...

TOP STORIES

Pertamina dan BGN Bangun Ekosistem SAF Berbasis Minyak Jelantah dari Program MBG

Ecobiz.asia - PT Pertamina (Persero) menggandeng Badan Gizi Nasional (BGN) membangun ekosistem bahan bakar pesawat berkelanjutan atau Sustainable Aviation Fuel (SAF) berbasis minyak jelantah...

ACWA Power’s Saguling Floating Solar Project Delayed by Forestry Permit Issue

Ecobiz.asia — The US$80 million Saguling Floating Solar Power Plant project being developed by PT Indo ACWA Tenaga Saguling remains delayed due to the...

Menteri Jumhur Dapat Nasehat Emil Salim: Lingkungan Perlu Human Touch dan Gerakan Kolaboratif

Ecobiz.asia — Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Moh. Jumhur Hidayat, menegaskan pentingnya pendekatan humanis dan gerakan kolaboratif dalam pengelolaan lingkungan hidup saat...

Imbas Kematian Dua Gajah, Menhut Cabut Dua Konsesi Kehutanan (PBPH) di Kawasan Seblat

Ecobiz.asia – Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mencabut dua konsesi kehutanan atau Persetujuan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) milik PT Anugerah Pratama Inspirasi (API) dan...

DevvStream Named Exclusive Partner for PLN Indonesia Power’s Solar Carbon Credit Portfolio

Ecobiz.asia — PT PLN Indonesia Power has appointed DevvStream Corp. as the exclusive partner for managing carbon credits generated from its solar power portfolio...