PLN Nusantara Power Produksi Lebih dari 1 Juta Ton Faba per Tahun, Tingkat Pemanfaatan Tembus 85%

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — PT PLN Nusantara Power (PLN NP) mencatat produksi fly ash dan bottom ash (Faba) lebih dari 1 juta ton per tahun seiring peningkatan produksi listrik dari portofolio pembangkit berbasis batu bara. Namun, perseroan menegaskan bahwa lonjakan volume tersebut diimbangi dengan tingkat pemanfaatan yang juga terus meningkat, mencapai lebih dari 85%.

Direktur Utama PT PLN Nusantara Power Ruly Firmansyah mengatakan, peningkatan produksi Faba merupakan konsekuensi logis dari naiknya kapasitas pembangkitan listrik nasional, bukan cerminan meningkatnya pencemaran lingkungan.

“Yang ingin kami tekankan, peningkatan volume Faba tidak berarti peningkatan pencemaran. Justru tingkat pemanfaatannya meningkat signifikan dan dilakukan secara aman serta sesuai regulasi,” ujar Ruly dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi XII DPR RI, Senin (26/1).

Read also:  PHR Zona 4 Catat Hasil Positif Uji Inovasi Teknik Batch Drilling dan Dual Completion di Prabumulih Field

Saat ini, PLN NP mengelola unit pembangkit dengan total kapasitas sekitar 18 gigawatt (GW) yang tersebar di seluruh Indonesia, terdiri dari PLTU, PLTGU, PLTG, hingga pembangkit energi baru terbarukan. Selain aset milik PLN, PLN NP juga terlibat dalam proyek independent power producer (IPP) dan joint venture dengan total kapasitas 5,2 GW yang telah beroperasi serta 645 megawatt (MW) dalam tahap konstruksi.

Ruly menjelaskan, pengelolaan lingkungan menjadi bagian tak terpisahkan dari operasi pembangkitan. Untuk limbah B3, seperti oli bekas dan limbah terkontaminasi, seluruh pengelolaan dilakukan melalui pihak ketiga berizin, mulai dari penyimpanan sementara hingga pengangkutan, serta dilaporkan secara digital melalui sistem Kementerian Lingkungan Hidup.

Read also:  PHR Zona 4 Catat Hasil Positif Uji Inovasi Teknik Batch Drilling dan Dual Completion di Prabumulih Field

Sementara itu, untuk limbah non-B3 khususnya Faba, PLN NP menitikberatkan pada pemanfaatan melalui kerja sama dengan pemerintah daerah, pelaku usaha, serta masyarakat. Tantangan utama yang dihadapi adalah lokasi pembangkit yang relatif jauh dari pusat industri pemanfaat, sehingga berdampak pada tingginya biaya logistik dan keterbatasan perizinan lintas wilayah.

“Kami tetap mendorong pemanfaatan Faba secara terencana, bertahap, dan berkelanjutan dengan mengedepankan prinsip ekonomi sirkular,” kata Ruly.

Sesuai ketentuan pemerintah, Faba yang memenuhi baku mutu dikategorikan sebagai limbah non-B3 dan dapat dimanfaatkan kembali. Pemanfaatan terbesar dilakukan untuk stabilisasi tanah dan substitusi bahan baku semen, yang dinilai mampu menekan penggunaan material alam serta mengurangi emisi karbon dari industri semen dan beton.

Read also:  PHR Zona 4 Catat Hasil Positif Uji Inovasi Teknik Batch Drilling dan Dual Completion di Prabumulih Field

PLN NP juga mengembangkan pemanfaatan Faba berbasis pemberdayaan masyarakat melalui sejumlah program, antara lain Rumah BIMA dari Faba PLTU Paiton, Rumah Lestari berupa bata interlock dan beton berkelanjutan, pemanfaatan Faba untuk proyek Jembatan Pulau Balang di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), pupuk berbasis Faba yang mampu meningkatkan hasil pertanian hingga 15%, serta stabilisasi tanah.

Hingga kini, sebanyak 18 unit pembangkit PLN NP telah memaksimalkan pemanfaatan Faba melalui kerja sama dan nota kesepahaman dengan desa, UMKM, serta kelompok masyarakat.

“Dengan pengelolaan yang tepat, Faba tidak lagi kami pandang sebagai beban lingkungan, tetapi sebagai potensi sumber daya yang memberi nilai tambah ekonomi sekaligus mendukung agenda dekarbonisasi nasional,” pungkas Ruly. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

PHR Zona 4 Catat Hasil Positif Uji Inovasi Teknik Batch Drilling dan Dual Completion di Prabumulih Field

Ecobiz.asia — Pertamina Subholding Upstream Regional 1 Zona 4 menguji kombinasi batch drilling dan dual completion dalam pengembangan Sumur GNK-114 di Gunung Kemala, Prabumulih....

Rampungkan Proyek Strategis SNB AOI 1-3-5, Pertamina Hulu Mahakam Perkuat Pasokan Gas untuk Ketahanan Energi Nasional

Ecobiz.asia -- PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM), salah satu anak perusahaan PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI), berhasil merampungkan Proyek Pengembangan Sisi Nubi Area of...

PHR Resmikan EPF Libo GS untuk Perkuat Produksi dan Keandalan Operasi Migas

Ecobiz.asia -- PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona Rokan mengoperasikan Early Production Facility (EPF) baru di Libo Gathering Station (GS), Kabupaten Siak, Riau, untuk...

NHM Kembangkan Pertanian Modern 10 Hektare di Kao Barat untuk Dukung Ketahanan Pangan

Ecobiz.asia -- PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) mendorong modernisasi sektor pertanian di Kecamatan Kao Barat, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, melalui penerapan teknologi dan...

WRI Indonesia Dorong Penguatan Data dan MRV Emisi Metana Sektor Persampahan

Ecobiz.asia -- World Resources Institute (WRI) Indonesia mendorong penguatan kualitas data persampahan dan sistem measurement, reporting, and verification (MRV) untuk mempercepat upaya pengurangan emisi...

TOP STORIES

BPDLH Partners With JB Cocoa, Rainforest Alliance to Expand Sustainable Microfinance for Forest Communities

Ecobiz.asia – The Indonesian Environment Fund (IEF), or BPDLH, is expanding micro-scale financing for forest communities through a partnership with cocoa trader PT Jebe...

Indonesia, Norway Launch Fifth Small Grant Facility for FOLU Net Sink, Target 300 Groups

Ecobiz.asia – Indonesia and Norway have launched the fifth phase of the FOLU Net Sink 2030 Small Grant Facility, allocating Rp20 billion ($1.2 million)...

Satgas PKH Kuasai Kembali 6,21 Juta Hektare Kawasan Hutan Jadi Sawit, 14.633,79 Hektare Jadi Tambang

Ecobiz.asia — Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) telah menguasai kembali kawasan hutan seluas 6.206.212,14 hektare pada sektor perkebunan sawit dan 14.633,79 hektare...

Salurkan Dana Bergulir Skala Mikro Berkelanjutan, BPDLH Gandeng JB Cocoa dan Rainforest Alliance

Ecobiz.asia — Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) memperluas pembiayaan skala mikro bagi usaha masyarakat sekitar hutan dengan menggandeng PT Jebe Trading Indonesia (JB...

Indonesia-Norwegia Luncurkan Layanan Dana Masyarakat FOLU Net Sink Periode Kelima, Targetkan 300 Kelompok

Ecobiz.asia — Indonesia dan Norwegia kembali memperluas dukungan pendanaan berbasis masyarakat untuk agenda FOLU Net Sink 2030. Pada periode kelima, Layanan Dana Masyarakat FOLU Net...