PLN Beberkan Peran PLTA Sipansihaporas dalam Mitigasi Banjir di Sumatra, Seperti Apa?

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — PT PLN (Persero) menegaskan peran strategis Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Sipansihaporas dalam mitigasi banjir di wilayah Sumatra, khususnya di Kabupaten Tapanuli Tengah.

Keberadaan bendungan PLTA ini tidak hanya menopang pasokan listrik berbasis energi terbarukan, tetapi juga membantu menahan material banjir dari kawasan hulu.

Direktur Manajemen Pembangkitan PLN, Rizal Calvary Marimbo, mengatakan PLTA Sipansihaporas merupakan bagian dari pendekatan PLN dalam membangun infrastruktur yang adaptif terhadap risiko bencana sekaligus memperhatikan aspek sosial dan lingkungan.

“Bendungan PLTA Sipansihaporas memiliki peran dalam menahan material banjir dari wilayah hulu sehingga dampak yang dirasakan masyarakat di hilir dapat diminimalkan. Pada saat yang sama, PLN menjaga keandalan sistem kelistrikan agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan meski menghadapi kondisi alam yang ekstrem,” ujar Rizal dikutip Selasa (13/1/2026).

Read also:  Karhutla Dekati Sumur ML-12, Pertamina EP Lirik Kerahkan Fire Brigade

PLTA Sipansihaporas berlokasi di Desa Husor, Sibuluan, dan Sihaporas, Kabupaten Tapanuli Tengah. Pembangkit ini memanfaatkan aliran air dari kawasan pegunungan dan menjadi salah satu penopang sistem kelistrikan Sumatra Utara, sekaligus bagian dari bauran energi terbarukan nasional.

Direktur Utama PLN Nusantara Power Ruly Firmansyah menjelaskan bahwa secara teknis PLTA Sipansihaporas dirancang untuk mengendalikan aliran air saat curah hujan tinggi.

Sistem bendungan dan saluran air berfungsi menahan sedimen serta material padat, termasuk kayu gelondongan yang terbawa arus banjir.

Read also:  Elnusa Realisasikan 35% CAPEX Rp602 Miliar hingga Semester I 2026

“PLTA Sipansihaporas memanfaatkan aliran dari Sungai Aer Paramaan, Sungai Aek Natolbak, dan Sungai Aek Bargot. Saat banjir, sistem bendungan dan saluran air membantu menahan sedimen dan material padat sehingga aliran ke wilayah hilir tetap terkendali,” kata Ruly.

Selain berfungsi dalam mitigasi bencana, PLTA berkapasitas total 50 megawatt (MW) ini telah menyuplai listrik hijau bagi masyarakat Tapanuli Tengah dan sekitarnya selama lebih dari dua dekade.

Keberadaannya memperkuat komitmen PLN dalam mendukung transisi energi bersih nasional.

Ruly menambahkan, seluruh unit PLTA Sipansihaporas kembali beroperasi penuh pada Rabu, 2 Desember 2025, pascabencana banjir. Pulihnya operasional pembangkit tersebut menstabilkan kembali pasokan listrik bagi sektor rumah tangga, sosial, dan layanan publik di wilayah Kota Sibolga dan Pandan.

Read also:  PLTS Terapung Gajah Mungkur Ditarget Beroperasi 2027, Kapasitas 218 GWh

“PLN Nusantara Power tidak hanya berfokus pada produksi listrik, tetapi juga memastikan pengelolaan pembangkit memberi manfaat nyata bagi keselamatan masyarakat melalui operasional yang aman dan berkelanjutan,” ujar Ruly.

PLN menilai, di tengah meningkatnya frekuensi cuaca ekstrem, keberadaan PLTA Sipansihaporas menunjukkan bahwa infrastruktur energi terbarukan dapat berperan ganda, tidak hanya sebagai penyedia listrik hijau, tetapi juga sebagai bagian dari upaya perlindungan masyarakat dari risiko bencana. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

IIF Kantongi Akreditasi GCF, Buka Akses Pendanaan Iklim Global untuk Infrastruktur Berkelanjutan

Ecobiz.asia – PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) resmi memperoleh status Accredited Entity (AE) dari Green Climate Fund (GCF) per 1 Juli 2026, membuka akses...

Pertamina dan Eni Perkuat Kolaborasi, Dari Teknologi Eksplorasi Migas hingga SAF Berbasis Minyak Nabati

Ecobiz.asia — PT Pertamina (Persero) dan perusahaan energi asal Italia, Ente Nazionale Idrocarburi (Eni), menjajaki penguatan kerja sama di sektor hulu dan hilir energi,...

PLN-Pelindo Resmikan OPS Tanjung Priok, Perkuat Elektrifikasi Maritim Menuju Green Port

Ecobiz.asia — PT PLN (Persero) dan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) meresmikan dua unit Onshore Power Supply (OPS) berkapasitas total 1 megavolt ampere (MVA) di...

Siapkan Investasi Rp2,8 T, Danantara Mulai Pembangunan PSEL Bogor Raya 1 di Galuga

Ecobiz.asia - PT Danantara Investment Management melalui PT Daya Energi Bersih Nusantara (Denera) memulai pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Bogor Raya...

Trans Mall Group Resmikan PLTS Atap Terluas di Indonesia, Kolaborasi dengan Xurya

Ecobiz.asia — Trans Mall Group meresmikan instalasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di 16 lokasi yang tersebar di 14 kota dan 11 provinsi...

TOP STORIES

NCI, Infini Asia Launch FIST 1.0 to Strengthen Data Management for Nature-Based Solutions

Ecobiz.asia – Nusantara Climate Initiative (NCI), in collaboration with PT Inovasi Infini Asia (Infini Asia), has officially launched the Forest Integrated System for Transparency...

IDX Proposes Lower Non-Tax State Levy to Boost Carbon Trading on IDXCarbon

Ecobiz.asia – The Indonesia Stock Exchange (IDX) is preparing a proposal for an incentive and disincentive scheme to encourage companies to trade carbon units...

IIF Kantongi Akreditasi GCF, Buka Akses Pendanaan Iklim Global untuk Infrastruktur Berkelanjutan

Ecobiz.asia – PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) resmi memperoleh status Accredited Entity (AE) dari Green Climate Fund (GCF) per 1 Juli 2026, membuka akses...

Petani Sawit Kecil Siap Hadapi EUDR Tapi Pertanyakan Insentif

Ecobiz.asia – Petani sawit kecil menyatakan siap memenuhi standar European Union Deforestation Regulation (EUDR), namun masih mempertanyakan dukungan dan insentif ekonomi untuk menanggung biaya...

NCI dan Infini Asia Luncurkan FIST 1.0 untuk Perkuat Pengelolaan Data Proyek Nature-based Solutions

Ecobiz.asia — Nusantara Climate Initiative (NCI) bersama PT Inovasi Infini Asia (Infini Asia) meluncurkan Forest Integrated System for Transparency (FIST) Version 1.0, platform digital...