PHE ONWJ Rangkul Warga Lakukan Penanaman Masal di Desa Cemara Kulon

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – PHE ONWJ bekerja sama dengan Kelompok Tani Hutan (KTH) Taman Cemara Kulon Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat dan Dinas Pertanian Kabupaten Indramayu melakukan penanaman massal sebanyak 6.000 pohon di lahan seluas 2 hektare.

Berbagai elemen masyarakat dan instansi turut meramaikan acara, di antaranya Pemdes Cemara Kulon, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Indramayu, guru dan pelajar SDN Cemara Kulon, serta Pemerintah Kecamatan Losarang. 

“Kami menanam pohon untuk anak-cucu kami,” kata Sudarno, Kuwu Desa Cemara Kulon.

Baca juga: Dorong Industri Dalam Negeri, Realisasi TKDN Subholding Upstream Pertamina Lampaui Target

Read also:  ANTAM Kembali Masuk Tiga Indeks ESG KEHATI Periode Juni–November 2026

Penanaman diawali dengan penyerahan bibit secara simbolis oleh perwakilan PHE ONWJ, UPTD PPHH (Pelayanan Pengolahan Hasil Hutan) IX, dan Dinas Pertanian Kabupaten Indramayu kepada KTH Taman Cemara Kulon, Jumat (17/1/2025).

Bibit pohon produktif yang diserahkan termasuk jenis kelengkeng, kapas cinde, mangrove, jambu air, tanaman bunga, jagung, dan tanaman lainnya.  

Dalam sambutannya, Head of Communication, Relations & CID PHE ONWJ, R Ery Ridwan menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung pelestarian lingkungan dan pengembangan masyarakat. “Kegiatan ini adalah bagian dari tanggung jawab kami untuk menciptakan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat sekitar wilayah operasi.”  

Read also:  Pertamina Drilling Luncurkan Smart Bin Berbasis AI untuk Perkuat Program Green Drilling

Setelah serah terima, dilakukan penanaman bibit secara bersama-sama di area yang telah ditentukan, dengan tujuan menghijaukan lingkungan dan mendukung ekosistem setempat.

Selain bertujuan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan, program pelestarian ini juga dimaksudkan untuk mengembangkan potensi ekonomi masyarakat, melalui pengelolaan kawasan hijau produktif.

Baca juga: Fokus Infrastruktur dan Transisi Energi, PGN Siapkan Capex 338 Juta Dolar AS di 2025

Read also:  Pertamina Trans Kontinental Raih Top 10 Jakarta Water Heroes 2026 Berkat Efisiensi Pengelolaan Air

Penanaman pohon mangrove, misalnya, diharapkan dapat memperbaiki kualitas lingkungan pesisir, sekaligus mendukung pengembangan budidaya lebah di kawasan tersebut.  

“Melalui kolaborasi lintas sektor ini, kami berharap ribuan bibit pohon yang ditanam dapat dirawat dan tumbuh maksimal sehingga memberikan manfaat jangka panjang. Selain itu, Taman Cemara Kulon dapat menjadi model kawasan hijau produktif yang memberikan manfaat ekologis dan ekonomi bagi masyarakat setempat,” imbuh Ery. *** 

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

ASEAN Strengthens Regional Readiness for El Niño and Transboundary Haze

Ecobiz.asia — ASEAN environment ministers have reaffirmed their commitment to strengthening regional preparedness against forest fires and transboundary haze as the region faces an...

Pertamina dan Boeing Jajaki Pengembangan Ekosistem Sustainable Aviation Fuel (SAF) di Indonesia

Ecobiz.asia – PT Pertamina (Persero) dan Boeing menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) untuk menjajaki pengembangan ekosistem Sustainable Aviation Fuel (SAF) di Indonesia. Kerja...

PGN Kembangkan Gas Metana Batubara Tanjung Enim, Targetkan Pasokan Hingga 25 MMSCFD

Ecobiz.asia – PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) mempercepat pengembangan gas metana batubara (Coalbed Methane/CBM) di Tanjung Enim, Sumatera Selatan, sebagai sumber pasokan...

PHI Tanam 1.500 Mangrove dan Lamun di Kepulauan Seribu, Libatkan Pekerja dan Kelompok Tani

Ecobiz.asia – PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) menanam 1.000 bibit mangrove dan 500 bibit lamun di Pulau Pari, Kepulauan Seribu, sebagai upaya memperkuat perlindungan...

PTBA dan Pertamina NRE Jajaki Pengembangan PLTS di Lahan Pascatambang

Ecobiz.asia – PT Bukit Asam Tbk (PTBA) dan PT Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) menjajaki pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di...

TOP STORIES

Indonesia Issues Presidential Directive to Protect Sumatran and Bornean Elephants

Ecobiz.asia — Indonesian President Prabowo Subianto has issued a presidential directive mandating a coordinated, cross-government effort to protect the populations and habitats of the...

Indonesia Becomes First Country to Implement Global Carbon Data Standard in National Registry

Ecobiz.asia — Indonesia has become the first country to implement the Climate Data Steering Committee (CDSC)'s Common Carbon Credit Data Model through its newly...

SRUK Resmi Meluncur, Indonesia Jadi yang Pertama Terapkan Standar Data Karbon CDSC

Ecobiz.asia – Pemerintah Indonesia secara resmi meluncurkan Sistem Registri Unit Karbon (SRUK) di Jakarta, Kamis (9/7/2026), yang sekaligus menjadikan Indonesia sebagai negara pertama di...

ASEAN Strengthens Regional Readiness for El Niño and Transboundary Haze

Ecobiz.asia — ASEAN environment ministers have reaffirmed their commitment to strengthening regional preparedness against forest fires and transboundary haze as the region faces an...

SRUK: Tak Lagi Sekadar Trailer, Perang Karbon Indonesia Akhirnya Masuk Layar Lebar

Oleh: Gusti Hardiansyah (Guru Besar Universitas Tanjungpura, Ketua ICMI Orwil Kalbar) Ecobiz.asia - Pagi itu aroma kopi liberika dari lanskap rawa gambut asli Pontianak masih...