PHE ONWJ Rangkul Warga Lakukan Penanaman Masal di Desa Cemara Kulon

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – PHE ONWJ bekerja sama dengan Kelompok Tani Hutan (KTH) Taman Cemara Kulon Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat dan Dinas Pertanian Kabupaten Indramayu melakukan penanaman massal sebanyak 6.000 pohon di lahan seluas 2 hektare.

Berbagai elemen masyarakat dan instansi turut meramaikan acara, di antaranya Pemdes Cemara Kulon, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Indramayu, guru dan pelajar SDN Cemara Kulon, serta Pemerintah Kecamatan Losarang. 

“Kami menanam pohon untuk anak-cucu kami,” kata Sudarno, Kuwu Desa Cemara Kulon.

Baca juga: Dorong Industri Dalam Negeri, Realisasi TKDN Subholding Upstream Pertamina Lampaui Target

Read also:  Blackout Sumatra, PLN: Pemulihan PLTU Butuh Waktu Lebih Lama Dibanding Hidro dan Gas

Penanaman diawali dengan penyerahan bibit secara simbolis oleh perwakilan PHE ONWJ, UPTD PPHH (Pelayanan Pengolahan Hasil Hutan) IX, dan Dinas Pertanian Kabupaten Indramayu kepada KTH Taman Cemara Kulon, Jumat (17/1/2025).

Bibit pohon produktif yang diserahkan termasuk jenis kelengkeng, kapas cinde, mangrove, jambu air, tanaman bunga, jagung, dan tanaman lainnya.  

Dalam sambutannya, Head of Communication, Relations & CID PHE ONWJ, R Ery Ridwan menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung pelestarian lingkungan dan pengembangan masyarakat. “Kegiatan ini adalah bagian dari tanggung jawab kami untuk menciptakan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat sekitar wilayah operasi.”  

Read also:  Perluas Pemanfaatan Energi Bersih, Pertamina Pasang PLTS di Kapal Oil Barge

Setelah serah terima, dilakukan penanaman bibit secara bersama-sama di area yang telah ditentukan, dengan tujuan menghijaukan lingkungan dan mendukung ekosistem setempat.

Selain bertujuan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan, program pelestarian ini juga dimaksudkan untuk mengembangkan potensi ekonomi masyarakat, melalui pengelolaan kawasan hijau produktif.

Baca juga: Fokus Infrastruktur dan Transisi Energi, PGN Siapkan Capex 338 Juta Dolar AS di 2025

Read also:  Di Ajang IPA Convex 2026, PHE Pertegas Komitmen Jaga Ketahanan Energi Nasional dan Percepatan Transisi Energi

Penanaman pohon mangrove, misalnya, diharapkan dapat memperbaiki kualitas lingkungan pesisir, sekaligus mendukung pengembangan budidaya lebah di kawasan tersebut.  

“Melalui kolaborasi lintas sektor ini, kami berharap ribuan bibit pohon yang ditanam dapat dirawat dan tumbuh maksimal sehingga memberikan manfaat jangka panjang. Selain itu, Taman Cemara Kulon dapat menjadi model kawasan hijau produktif yang memberikan manfaat ekologis dan ekonomi bagi masyarakat setempat,” imbuh Ery. *** 

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

CBG Jadi Solusi Transisi dari LNG, Manfaatkan 130 Juta M3 Limbah Sawit

Ecobiz.asia - PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) mendorong pengembangan Compressed Biomethane Gas (CBG) berbasis limbah cair kelapa sawit atau Palm Oil Mill...

Perluas Pemanfaatan Energi Bersih, Pertamina Pasang PLTS di Kapal Oil Barge

Ecobiz.asia — PT Pertamina (Persero) mulai memperluas pemanfaatan energi bersih ke sektor maritim melalui pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Kapal Oil Barge...

PLN Nusantara Power Perkuat Kompetensi SDM Ketenagalistrikan, Learning Center Boiler USC Jawa 7 Resmi Beroperasi

Ecobiz.asia -- PLN Nusantara Power (PLN NP) terus memperkuat perannya sebagai penggerak transformasi sektor ketenagalistrikan nasional melalui pengembangan sumber daya manusia yang unggul dan...

Andalkan Elektrifikasi, KAI Targetkan Emisi Karbon Turun Hingga 100%

Ecobiz.asia – PT Kereta Api Indonesia (Persero) menargetkan penurunan emisi karbon hingga 100 persen pada 2060 melalui strategi dekarbonisasi berbasis elektrifikasi jalur kereta dan...

ANTAM Tebar Dividen Rp5,04 Triliun, Perkuat Langkah Menuju Pemimpin Ekosistem Baterai Nasional

Ecobiz.asia -- PT ANTAM Tbk (ANTM) menutup tahun buku 2025 dengan pencapaian yang menjadi tonggak penting dalam sejarah perusahaan. Di tengah ketidakpastian ekonomi global...

TOP STORIES

Pertamina dan BRIN Luncurkan Alat Pengubah Sampah Plastik Jadi Solar di Bantul

Ecobiz.asia – Pertamina melalui Pertamina Foundation bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Pemerintah Kabupaten Bantul meluncurkan alat pirolisis multikondensor Gen 5.0 (Faspol...

CBG Jadi Solusi Transisi dari LNG, Manfaatkan 130 Juta M3 Limbah Sawit

Ecobiz.asia - PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) mendorong pengembangan Compressed Biomethane Gas (CBG) berbasis limbah cair kelapa sawit atau Palm Oil Mill...

Tobat Ekologis, Suatu Pendekatan Ekoteologi

Oleh: Saiful Latief, M.Si (Pranata Humas Ahli Muda, Direktorat Inventarisasi GRK dan MPV, Deputi Bidang Pengendalian Perubahan Iklim dan TKNEK, Kementerian Lingkungan Hidup) Ecobiz.asia -...

Indonesia Launches SIGN SMART Robust to Strengthen Transparency of National Carbon Emissions Data

Ecobiz.asia — Indonesia’s Ministry of Environment/Environmental Control Agency (KLH/BPLH) has launched a new national greenhouse gas inventory platform called SIGN SMART Robust to improve...

KLH Luncurkan SIGN SMART Robust, Perkuat Transparansi Data Emisi Karbon Nasional

Ecobiz.asia – Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) meluncurkan Sistem Inventarisasi Gas Rumah Kaca Nasional (SIGN SMART Robust) untuk memperkuat kualitas, transparansi, dan...