Ecobiz.asia – PT Pertamina (Persero) mencatat transaksi penjualan kredit karbon sebesar 37 ribu ton setara CO₂ (CO₂e) kepada Bank Mandiri dan CIMB Niaga saat sesi Seller Meet Buyer di Paviliun Indonesia pada Konferensi Perubahan Iklim COP30 UNFCCC di Belém, Brasil, Selasa (11/11/2025).
Kredit karbon yang dijual berasal dari proyek Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg) Sei Mangkei di Sumatra Utara dan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lahendong di Sulawesi Utara.
Direktur Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis PT Pertamina (Persero) Agung Wicaksono mengatakan partisipasi Pertamina dalam COP30 merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk memanfaatkan peluang di pasar karbon global.
“Kehadiran Pertamina di COP30, khususnya pada sesi Seller Meet Buyer, menjadi langkah nyata untuk mempertemukan penjual dan pembeli kredit karbon serta menunjukkan komitmen kami terhadap pengurangan emisi,” ujar Agung dalam keterangan resminya.
Penjualan ini menambah capaian kumulatif Pertamina dalam perdagangan karbon. Sejak September 2023, Pertamina telah berhasil menjual 846 ribu ton CO₂e atau senilai sekitar 3 juta dolar AS dari berbagai proyek energi bersih yang dimilikinya. ***




