Pertamina Hulu Energi Nunukan Company Gelar Aksi Lingkungan,  Tanam Mangrove dan Coastal Clean Up

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – Di pengujung tahun 2024, PT Pertamina Hulu Energi Nunukan Company (PHENC) terus menggiatkan aktivitas yang berkaitan dengan pelestarian alam dan pengelolaan lingkungan di Pulau Bunyu, Kalimantan Utara. 

Pada pertengahan dan akhir Desember lalu, PHENC menggelar rangkaian acara Sosialisasi Pengelolaan Lingkungan, Reforestasi Penanaman 1.000 Bibit Mangrove, Coastal Clean Up, serta Penanaman 500 Bibit Pohon Daratan dan Aksi Peduli Lingkungan.

Manager Communication Relations & CID PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) Dony Indrawan menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Program Pengembangan Masyarakat (PPM) PHE Nunukan Company di bidang lingkungan. 

Baca juga: PLN Adopsi Kerangka TNFD, Pastikan Laporan Kinerja Sesuai Standar Pengelolaan Alam Global

Read also:  Elnusa Latih Kelompok Perempuan Olah Limbah Plastik Bernilai Ekonomi

“Kegiatan tersebut melibatkan masyarakat setempat serta unsur Muspika Bunyu Kabupaten Bulungan, yang turut berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan program. Kolaborasi ini sangat penting untuk memastikan keberlanjutan dan dampak positif jangka panjang bagi lingkungan Pulau Bunyu,” imbuhnya, dikutip Kamis (2/1/2025).

Sosialisasi Pengelolaan Lingkungan dilaksanakan di Aula Pertemuan Desa Bunyu Barat pada 15 Desember. Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan, khususnya di wilayah pesisir yang rentan terdampak abrasi pantai. 

Sosialisasi itu juga menjadi wadah untuk memberikan informasi mengenai cara-cara praktis dalam mengelola sumber daya alam secara berkelanjutan. 

Read also:  PHI Tanam 1.500 Mangrove dan Lamun di Kepulauan Seribu, Libatkan Pekerja dan Kelompok Tani

Selanjutnya, kegiatan Reforestasi Penanaman Mangrove dengan tema “1000 Bibit Sejuta Generasi” dilakukan di wilayah Pesisir Desa Bunyu Barat. Penanaman mangrove ini menjadi langkah penting dalam mengantisipasi abrasi pantai yang kerap mengancam ekosistem pesisir. 

Mangrove juga berfungsi sebagai pelindung pesisir dan tempat hidup bagi berbagai spesies laut.

Pada hari yang sama, Coastal Clean Up dilaksanakan di Pesisir Pantai Tempat Pendaratan Ikan (TPI) di Desa Bunyu Selatan. Aksi bersih-bersih pantai itu bertujuan menjaga kebersihan pesisir Pulau Bunyu dan mengurangi dampak buruk sampah plastik yang mencemari lingkungan.

Kegiatan tahap berikutnya berupa Reforestasi Penanaman 500 Bibit Pohon Daratan dan Aksi Peduli Lingkungan yang berlangsung di Wilayah Pantai Pesisir Desa Bunyu Timur pada 28 Desember. 

Read also:  PHKT Tambah Produksi Hampir 1.900 BOPD dari Lapangan Sejadi, Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Baca juga: Punya Portofolio EBT Lengkap, Pertamina NRE Bisa Jadi Motor Penggerak Holding di Masa Depan

Kegiatan itu bertujuan meningkatkan keberlanjutan ekosistem daratan yang juga berperan penting dalam menjaga keseimbangan alam dan mengurangi erosi.

Dony menambahkan, melalui kegiatan ini PHENC turut berkontribusi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDG) yakni Tujuan 13 tentang Mengurangi Risiko Perubahan Iklim, Tujuan 14 tentang Melindungi Ekosistem Laut, dan Tujuan 15 tentang Upaya Melestarikan Ekosistem Daratan melalui Penanaman Pohon dan Pemeliharaan Pantai. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

ASEAN Strengthens Regional Readiness for El Niño and Transboundary Haze

Ecobiz.asia — ASEAN environment ministers have reaffirmed their commitment to strengthening regional preparedness against forest fires and transboundary haze as the region faces an...

Pertamina dan Boeing Jajaki Pengembangan Ekosistem Sustainable Aviation Fuel (SAF) di Indonesia

Ecobiz.asia – PT Pertamina (Persero) dan Boeing menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) untuk menjajaki pengembangan ekosistem Sustainable Aviation Fuel (SAF) di Indonesia. Kerja...

PGN Kembangkan Gas Metana Batubara Tanjung Enim, Targetkan Pasokan Hingga 25 MMSCFD

Ecobiz.asia – PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) mempercepat pengembangan gas metana batubara (Coalbed Methane/CBM) di Tanjung Enim, Sumatera Selatan, sebagai sumber pasokan...

PHI Tanam 1.500 Mangrove dan Lamun di Kepulauan Seribu, Libatkan Pekerja dan Kelompok Tani

Ecobiz.asia – PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) menanam 1.000 bibit mangrove dan 500 bibit lamun di Pulau Pari, Kepulauan Seribu, sebagai upaya memperkuat perlindungan...

PTBA dan Pertamina NRE Jajaki Pengembangan PLTS di Lahan Pascatambang

Ecobiz.asia – PT Bukit Asam Tbk (PTBA) dan PT Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) menjajaki pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di...

TOP STORIES

Aroma Liberika dan Komitmen CSR untuk Kalimantan Barat

Oleh : Gusti Hardiansyah (Guru Besar Universitas Tanjungpura, Ketua ICMI Orwil Kalbar) Ecobiz.asia - Malam itu, Ballroom Hotel Borobudur Jakarta tidak hanya menjadi ruang pertemuan....

Cegah Karhutla, KLH Minta Perusahaan Bantu Restorasi Gambut di Sekitar Konsesi

Ecobiz.asia – Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) meminta perusahaan pemegang konsesi kehutanan, perkebunan kelapa sawit, dan kawasan industri ikut merestorasi ekosistem gambut...

Indonesia Issues Presidential Directive to Protect Sumatran and Bornean Elephants

Ecobiz.asia — Indonesian President Prabowo Subianto has issued a presidential directive mandating a coordinated, cross-government effort to protect the populations and habitats of the...

Indonesia Becomes First Country to Implement Global Carbon Data Standard in National Registry

Ecobiz.asia — Indonesia has become the first country to implement the Climate Data Steering Committee (CDSC)'s Common Carbon Credit Data Model through its newly...

SRUK Resmi Meluncur, Indonesia Jadi yang Pertama Terapkan Standar Data Karbon CDSC

Ecobiz.asia – Pemerintah Indonesia secara resmi meluncurkan Sistem Registri Unit Karbon (SRUK) di Jakarta, Kamis (9/7/2026), yang sekaligus menjadikan Indonesia sebagai negara pertama di...