Pertamina-GIZ Kolaborasi Perkuat Transisi Energi dan Keberlanjutan

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – PT Pertamina (Persero) dan Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ) GmbH resmi memperluas kerja sama pengembangan energi bersih dan keberlanjutan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) 2025 di Gedung Pertamina Club, Jakarta Selatan, Senin (8/12/2025).

MoU ditandatangani Direktur Keuangan Pertamina Emma Sri Martini dan Director GIZ Indonesia & ASEAN Hans-Ludwig Bruns, disaksikan Director of Energy Program GIZ Indonesia & ASEAN Elisabeth Tinschert. Kolaborasi ini berada dalam kerangka kerja sama bilateral Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Federal Jerman.

Read also:  PLTS Terapung Gajah Mungkur Ditarget Beroperasi 2027, Kapasitas 218 GWh

Kerja sama tersebut melanjutkan sinergi Pertamina dan GIZ yang pada 2024 mendukung program konservasi energi dan pemanfaatan energi terbarukan di Bandar Udara Pondok Cabe bersama Dirjen EBTKE Kementerian ESDM.

Ruang lingkup kolaborasi mencakup program dekarbonisasi, efisiensi energi, pembangunan infrastruktur hijau, transisi energi, pendampingan pembiayaan berkelanjutan dari lembaga internasional, perlindungan iklim dan lingkungan, ekonomi hijau, serta program terkait tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs).

Emma mengatakan kerja sama ini diharapkan mempercepat inisiatif rendah karbon di Pertamina sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.

Read also:  KPH Diarahkan Jadi “Konduktor” Pengelolaan Hutan di Tingkat Tapak

“Tantangan kami adalah memastikan pasokan energi tetap terjaga sambil mengurangi emisi. Ini mandat pemerintah bagi Pertamina sebagai perusahaan minyak nasional,” ujarnya.

Pertamina melihat GIZ memiliki akses pendanaan internasional yang dapat mendukung proyek hijau melalui skema pembiayaan berkelanjutan, termasuk fasilitas pengurangan risiko.

Country Director GIZ Indonesia & ASEAN Hans-Ludwig Bruns mengatakan kerja sama ini memperkuat dukungan GIZ terhadap inisiatif transisi energi di Indonesia.

Read also:  PGE Siapkan Listrik Baseload Panas Bumi untuk Green Data Center

“Kami berkomitmen mendukung studi teknis, pengembangan kapasitas, dan fasilitasi teknologi yang dibutuhkan untuk menjadikan Pertamina pionir transisi energi,” ujarnya.

Pertamina menegaskan kerja sama ini akan mendukung upaya perusahaan mempercepat transisi energi dan mencapai target Net Zero Emissions Indonesia pada 2060.

Vice President Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron mengatakan seluruh Subholding Pertamina telah menjalankan inisiatif yang mendukung pencapaian SDGs dan penerapan prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG). ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Elnusa Realisasikan 35% CAPEX Rp602 Miliar hingga Semester I 2026

Ecobiz.asia -- PT Elnusa Tbk (ELSA), perusahaan jasa energi dan migas yang tercatat di Bursa Efek Indonesia, telah merealisasikan sekitar 35% dari anggaran belanja...

PLN Nusantara Power Perluas Bisnis di Luar Pembangkitan, Raih Dua Penghargaan Marketing 2026

Ecobiz.asia -- Transformasi bisnis PT PLN Nusantara Power (PLN NP) dalam mencari sumber pertumbuhan baru di luar bisnis inti pembangkitan mendapat pengakuan melalui dua...

Gelar City Gas Tour 2026, PGN Tunjukkan Efisiensi Gas Bumi dari Transportasi hingga Usaha

Ecobiz.asia — Pemanfaatan gas bumi sebagai bahan bakar kendaraan dan kegiatan usaha dinilai mampu menekan biaya energi. PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN), Subholding...

WKS Jadi Contoh Penanganan Karhutla Gambut, Wamen LH Minta Perusahaan di Jambi Ikut Bangun Sekat Kanal

Ecobiz.asia — Wakil Menteri Lingkungan Hidup/Wakil Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) Diaz Hendropriyono menilai penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di lahan gambut...

PHE Raih Impact Masters Awards 2026, Perkuat Komitmen Pemberdayaan Masyarakat

Ecobiz.asia -- PT Pertamina Hulu Energi (PHE), Subholding Upstream Pertamina, meraih Impact Masters Awards 2026 dalam ajang Investortrust CSR Awards 2026 sebagai apresiasi atas...

TOP STORIES

Riau Moves to Register 2.6 Million-Hectare Forest Carbon Program Under ART-TREES

Ecobiz.asia — Indonesia’s Ministry of Forestry has backed Riau province’s plan to develop a jurisdictional forest carbon program under the ART-TREES standard, allowing the...

Singapore Opens Second-Stage Tender to Buy at Least 12 Million Article 6 Carbon Credits

Ecobiz.asia — Singapore has opened the second stage of a selective tender to procure at least 12 million internationally transferred mitigation outcomes (ITMOs) under...

Elnusa Realisasikan 35% CAPEX Rp602 Miliar hingga Semester I 2026

Ecobiz.asia -- PT Elnusa Tbk (ELSA), perusahaan jasa energi dan migas yang tercatat di Bursa Efek Indonesia, telah merealisasikan sekitar 35% dari anggaran belanja...

Dapat Dukungan Kemenhut, Riau Mantap Masuk Pasar Karbon Yurisdiksi ART-TREES

Ecobiz.asia - Provinsi Riau mulai memasuki tahap baru pengembangan kredit karbon hutan berbasis yurisdiksi setelah menyelesaikan konsep Green for Riau dan memperoleh dukungan pemerintah...

Pasar Karbon Indonesia Mulai Cari Talenta Baru, IDCTA Youth Gelar Carbon Youth Week 2026

Ecobiz.asia — Perkembangan pasar karbon Indonesia mulai menciptakan kebutuhan baru terhadap sumber daya manusia yang memahami tidak hanya isu perubahan iklim, tetapi juga mekanisme...