Ecobiz.asia — PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) memborong 13 penghargaan dalam Environmental and Social Innovation Awards (ENSIA) 2026 yang digelar PT Sucofindo (Persero) di Bali. Penghargaan tersebut mencakup inovasi lingkungan dan sosial dari lima wilayah operasi PGE.
Sebanyak empat penghargaan Platinum, lima Gold, tiga Silver, dan satu penghargaan Inovasi Khusus diraih PGE dalam ajang tersebut. Penghargaan berasal dari Area Kamojang, Karaha, Lahendong, Lumut Balai, dan Ulubelu.
Inovasi yang mendapat penghargaan mencakup berbagai program, mulai dari penurunan emisi, efisiensi penggunaan air, pengelolaan sampah, perlindungan keanekaragaman hayati hingga pemberdayaan masyarakat.
Direktur Utama PGE Ahmad Yani mengatakan penghargaan tersebut menunjukkan program keberlanjutan perusahaan berjalan bersamaan dengan pengembangan bisnis energi panas bumi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar wilayah operasi.
“Bagi kami, keberlanjutan tidak terpisah dari bisnis energi bersih, karena keduanya berjalan bersamaan. PGE tumbuh dari, bersama, dan untuk Indonesia, dan itu terlihat dari cara panas bumi bekerja, bukan di kota besar, melainkan langsung di daerah,” ujar Ahmad Yani dalam keterangannya, Jumat (11/9/2026).
Menurut dia, sebaran penghargaan di lima wilayah operasi menunjukkan inovasi lingkungan dan sosial PGE tidak terpusat pada satu lokasi.
PGE juga mengembangkan pemanfaatan langsung panas bumi (direct use) untuk kegiatan ekonomi masyarakat, termasuk pertanian, pengolahan hasil panen, dan usaha mikro.
Sejumlah program yang telah berjalan antara lain pengeringan hasil pertanian, rumah kaca geothermal, serta pengolahan kopi. Program tersebut melibatkan ratusan keluarga petani dan menghasilkan produk yang telah menjangkau pasar ekspor.
Ahmad Yani mengatakan PGE akan mereplikasi program yang dinilai berhasil ke wilayah operasi lainnya, sekaligus memperkuat pengukuran dampak sosial dan lingkungan.
“Penghargaan ini kami terima sebagai catatan bahwa arah yang kami tempuh sudah tepat, sekaligus pengingat bahwa masih banyak yang bisa dikerjakan bersama masyarakat,” katanya.
ENSIA 2026 mengusung tema “Innovation for Sustainable Business and Resilient Community”. Penghargaan diberikan kepada inovasi yang dinilai memiliki dampak nyata dan terukur serta melibatkan masyarakat dalam pelaksanaannya. ***




