Perkuat Dukungan Operasional Hulu Migas Pertamina, Elnusa Upgrade Teknologi Wireline Logging Services

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – PT Elnusa Tbk (Elnusa) merampungkan proses pembelian dan peningkatan teknologi canggih untuk mendukung kegiatan pengeboran dan workover di wilayah kerja Pertamina Hulu Energi (PHE). 

Teknologi yang diakuisisi meliputi alat Ultrasonic dan Electric Cutting Tools terbaru, yang diharapkan dapat mulai digunakan pada awal tahun 2025.

Teknologi Ultrasonic dan Electric Cutting Tools ini sangat penting dalam operasional pengeboran minyak dan gas bumi. Peralatan ini akan digunakan untuk memastikan evaluasi integrity sumur (well integrity) yang lebih akurat, khususnya dalam proses pemasangan casing hingga penyemenan. 

Baca juga: Transparansi dan Tata Kelola Unggul, ELNUSA Raih Penghargaan di Indonesia Annual Report Award (IARA) 2024

Read also:  Riset ITB Ungkap Potensi Mikroalga untuk Penangkapan Karbon di Indonesia

Dengan teknologi tersebut, Elnusa berharap dapat memberikan data yang lebih presisi, memungkinkan untuk meningkatkan produktivitas sumur-sumur minyaknya di berbagai wilayah kerja PHE.

Direktur Utama Elnusa, Bachtiar Soeria Atmadja, menjelaskan bahwa investasi ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang Elnusa dalam mendukung teknologi sektor hulu migas. 

“Kami berkomitmen untuk terus mendukung Pertamina Group melalui pengadaan teknologi mutakhir. Investasi ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan kami dalam menyediakan layanan Wireline Logging Services yang andal,” jelas Bachtiar dikutip Jumat, 11 Oktober 2024.

Peralatan Ultrasonic dan Electric Cutting Tools ini akan membantu dalam evaluasi dan penanganan teknis selama operasi pengeboran, terutama dalam proses penyemenan yang sangat penting untuk memastikan keamanan operasional dan produktivitas sumur. 

Read also:  PT Mifa Bersaudara Uji Coba Prime Mover Listrik untuk Hauling Batu Bara

“Teknologi ini memastikan bahwa integritas sumur tetap terjaga, meminimalisir risiko operasional, dan memastikan bahwa zona produktif dapat diisolasi dengan optimal. Pada akhirnya, teknologi ini akan berkontribusi besar dalam peningkatan produksi migas nasional,” tambahnya.

Sebagai bagian dari komitmen jangka panjang, penyediaan peralatan ini bukan hanya investasi teknologi, tetapi juga bentuk dukungan Elnusa terhadap program-program strategis PHE. Elnusa memastikan bahwa dengan layanan Wireline Logging Services terbaru ini, dapat menjalankan program pengeboran dan workover secara lebih efisien dan aman. 

Read also:  PLN Kembangkan Inovasi GCA, Optimalkan Pemanfaatan FABA untuk Pemulihan Kualitas Air

Baca juga: Peringatan Hari Jadi Pertambangan dan Energi, Bahlil Tekankan Percepatan Transisi Energi

“Teknologi ini akan memberikan data akurat terkait kondisi sumur di bawah permukaan, yang sangat penting dalam pengambilan keputusan terkait pengeboran dan peningkatan produksi,” kata Bachtiar.

Dengan investasi ini, Elnusa berharap dapat semakin mendukung PHE dalam mencapai target produksi migas nasional. Elnusa terus berinovasi dan memperkuat posisinya sebagai penyedia layanan energi yang berkelanjutan. Investasi dalam teknologi Ultrasonic dan Electric Cutting Tools ini menunjukkan keseriusan Elnusa dalam mengintegrasikan teknologi terbaru yang pada akhirnya mendukung ketahanan energi nasional. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

PT Mifa Bersaudara Uji Coba Prime Mover Listrik untuk Hauling Batu Bara

Ecobiz.asia -- PT Mifa Bersaudara, perusahaan tambang batubara berbasis di Aceh terus memperkuat komitmen keberlanjutan (sustainability) dalam operasional pertambangan dengan menyiapkan penggunaan kendaraan listrik...

Riset ITB Ungkap Potensi Mikroalga untuk Penangkapan Karbon di Indonesia

Ecobiz.asia — Peneliti Kelompok Keahlian Biokimia dan Rekayasa Biomolekul FMIPA ITB, Alfredo Kono, menyampaikan bahwa mikroalga memiliki potensi menjadi solusi berbasis alam untuk mitigasi...

PLN Kembangkan Inovasi GCA, Optimalkan Pemanfaatan FABA untuk Pemulihan Kualitas Air

Ecobiz.asia -- PT PLN (Persero) terus mengoptimalkan pemanfaatan Fly Ash Bottom Ash (FABA) atau abu sisa pembakaran batu bara dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap...

Terralogiq Dorong “Hyper-Local AI”, Redefinisi Efisiensi Enterprise Indonesia di 2026

Ecobiz.asia — Memasuki 2026, arah transformasi digital di Indonesia kian bergeser. Perusahaan tidak lagi sekadar mengejar adopsi cloud atau kecerdasan buatan (AI), melainkan menuntut...

PLN Nusantara Power Produksi Lebih dari 1 Juta Ton Faba per Tahun, Tingkat Pemanfaatan Tembus 85%

Ecobiz.asia -- PT PLN Nusantara Power (PLN NP) mencatat produksi fly ash dan bottom ash (Faba) lebih dari 1 juta ton per tahun seiring...

TOP STORIES

Tuntaskan 300 Proyek PLTS, Xurya Gencar Ekspansi ke Hybrid Off-Grid dan IPP pada 2026

Ecobiz.asia — Setelah menuntaskan lebih dari 300 proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) hingga akhir 2025, Xurya mempercepat transformasi bisnis dengan mengarahkan ekspansi ke...

Indonesia Begins Large-Scale Reforestation to Revive Tesso Nilo Elephant Habitat

Ecobiz.asia — The Indonesian government has officially launched a large-scale reforestation programme at Tesso Nilo National Park, Riau Province, as part of efforts to...

Menhut Luncurkan Reforestasi Taman Nasional Tesso Nilo, Target Luas 66.704 Ha

Ecobiz.asia - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kehutanan resmi memulai program reforestasi di Taman Nasional Tesso Nilo sebagai bagian dari langkah pemulihan ekosistem hutan di...

Gakkum Kehutanan Ungkap Perdagangan Sisik Trenggiling di Sintang, Barang Bukti 1,38 Kg Diamankan

Ecobiz.asia – Balai Gakkum Kehutanan Wilayah Kalimantan berhasil mengungkap kasus perdagangan ilegal bagian satwa dilindungi berupa sisik Trenggiling di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat. Dalam operasi...

Jangan Terus Bebani TPA, Menteri LH: Pengelolaan Sampah Kota Harus Dimulai Dari Rumah

Ecobiz.asia — Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, menegaskan bahwa pengelolaan sampah tidak boleh lagi bertumpu pada Tempat Pemrosesan Akhir...