Peringati HPSN,  Nestle Indonesia Edukasi Siswa SD Bijak Kelola Sampah

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – Nestle Indonesia bekerja sama dengan KSM Sahabat Lingkungan, dan Forum Kabupaten Karawang Sehat (FKKS) mengadakan edukasi untuk siswa-siswi Sekolah Dasar dalam memahami tahapan pengolahan sampah rumah tangga.

Program ini sekaligus mengajarkan praktik pengelolaan sampah organik dan anorganik yang dapat menjadi bekal mereka untuk menerapkan praktik pengelolaan sampah di sekolah maupun di rumah.

Kegiatan ini diikuti oleh 150 peserta yang terdiri dari siswa-siswi dan guru Sekolah Dasar penerima manfaat Gerakan Sekolah Sehat (GSS) di Kabupaten Karawang serta perwakilan berbagai institusi yang berkegiatan di fasilitas pengolahan sampah TPS3R Baraya Runtah, Desa Sukaluyu, Karawang.

Read also:  Bangun Ekosistem SAF Tersertifikasi Global, Pertamina Siap Tembus Pasar Internasional

Baca juga: KLH Targetkan Pengelolaan Sampah di Jakarta Jadi Percontohan Nasional

Salah satu kegiatan utama dalam program ini adalah lokakarya pembuatan ekoenzim, yaitu produk berbasis sampah organik yang dapat dimanfaatkan sebagai pupuk alami dan cairan pembersih ramah lingkungan.

“Kami percaya bahwa membangun kesadaran akan pentingnya pengelolaan sampah harus dimulai sejak dini. Dengan memberikan pengalaman langsung kepada anak-anak, kami berharap mereka dapat menjadi agen perubahan dalam upaya bijak kelola sampah dan menjaga lingkungan,” ujar Sustainability Delivery Lead PT Nestlé Indonesia Maruli Sitompul dalam keterangannya, dikutip Rabu (19/02/2025).

Read also:  Pelatihan Penyelamatan Arus Deras Perkuat Kompetensi Relawan di Indonesia

Baca juga: Peringati Hari Peduli Sampah Nasional 2025, KLH Bidik Asta Lokasi Aksi

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2025, dengan harapan dapat memperluas dampak positif terhadap masyarakat dan lingkungan.

Para pendamping dan guru yang mengikuti kegiatan tersebut juga mengapresiasi inisiatif ini. 

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi anak-anak kami. Mereka tidak hanya mendapatkan wawasan baru tentang pentingnya pengelolaan sampah, tetapi juga bisa langsung mempraktikkan cara membuat ekoenzim. Kami berharap program seperti ini terus berlanjut untuk membentuk kesadaran lingkungan sejak dini,” ujar Eli Herlina, Kepala SDN Plawad II yang turut hadir. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Bangun Ekosistem SAF Tersertifikasi Global, Pertamina Siap Tembus Pasar Internasional

Ecobiz.asia — PT Pertamina (Persero) mempercepat langkah masuk ke pasar internasional melalui pembangunan ekosistem Sustainable Aviation Fuel (SAF) yang terverifikasi secara global. Inisiatif ini diarahkan...

Samindo Resources Targetkan Pemindahan 34,5 Juta BCM Batuan Penutup pada 2026

Ecobiz.asia — PT Samindo Resources Tbk menetapkan target pemindahan batuan penutup (overburden removal) sebesar 34,5 juta bank cubic meter (BCM) sepanjang 2026, seiring upaya...

Ceria Corp Dukung Percepatan Koperasi Merah Putih di Lingkar Tambang Kolaka

Ecobiz.asia — Ceria Corp menyatakan dukungan terhadap percepatan pengembangan Koperasi Merah Putih di wilayah lingkar tambang perusahaan di Kecamatan Wolo, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara....

Diminati Filipina, Teknologi Panas Bumi Flow2Max PGE Menuju Pasar Global

Ecobiz.asia — PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) mulai menjajaki pasar internasional dengan menargetkan pemasangan perdana teknologi Flow2Max di lapangan panas bumi milik Energy...

Indocement Manfaatkan RDF dari Sampah Perkotaan Kabupaten Paser sebagai Bahan Bakar Alternatif

Ecobiz.asia — PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. (Indocement) menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Paser untuk memanfaatkan refuse-derived fuel (RDF) yang dihasilkan dari pengolahan...

TOP STORIES

Gakkum Kehutanan Ungkap Perdagangan Sisik Trenggiling di Sintang, Barang Bukti 1,38 Kg Diamankan

Ecobiz.asia – Balai Gakkum Kehutanan Wilayah Kalimantan berhasil mengungkap kasus perdagangan ilegal bagian satwa dilindungi berupa sisik Trenggiling di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat. Dalam operasi...

Jangan Terus Bebani TPA, Menteri LH: Pengelolaan Sampah Kota Harus Dimulai Dari Rumah

Ecobiz.asia — Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, menegaskan bahwa pengelolaan sampah tidak boleh lagi bertumpu pada Tempat Pemrosesan Akhir...

Terdaftar di IDX Carbon, NBE Tawarkan Kredit Karbon dari Proyek Biogas Limbah Sawit

Ecobiz.asia — PT Nagata Bio Energi (NBE), anak usaha PT ABM Investama Tbk, resmi bergabung dengan IDX Carbon, menawarkan kredit karbon yang dihasilkan dari...

Pertamina Targets Europe, Asia-Pacific with Globally Certified Sustainable Aviation Fuel

Ecobiz.asia — PT Pertamina is accelerating its entry into the international market by developing a globally certified sustainable aviation fuel (SAF) ecosystem, positioning Indonesia...

Bangun Ekosistem SAF Tersertifikasi Global, Pertamina Siap Tembus Pasar Internasional

Ecobiz.asia — PT Pertamina (Persero) mempercepat langkah masuk ke pasar internasional melalui pembangunan ekosistem Sustainable Aviation Fuel (SAF) yang terverifikasi secara global. Inisiatif ini diarahkan...