IICCS Forum 2025, Indonesia Ambisius Jadi Pusat Penangkapan dan Penyimpanan Karbon Asia Pasifik

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — Indonesia menegaskan ambisinya untuk menjadi pusat pengembangan teknologi Carbon Capture and Storage (CCS) di kawasan Asia Pasifik.

Komitmen tersebut ditandai dengan pembukaan The 3rd International & Indonesia CCS Forum (IICCS) 2025 di Hotel Mulia, Jakarta, mengusung tema “Advancing Indonesia as a CCS Hub Leader in the Asia Pacific: Achieving Net Zero and Economic Growth.”

Forum ini mendapat dukungan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, serta MPR RI.

Wakil Ketua MPR RI, Eddy Soeparno, menegaskan komitmen pemerintah dalam mempercepat implementasi CCS melalui kebijakan yang jelas, insentif investasi, dan koordinasi lintas kementerian.

“Namun, keberhasilan implementasi CCS tidak akan tercapai tanpa kolaborasi seluruh pihak—pemerintah, industri, akademisi, dan investor. Dengan kerja sama yang kuat, Indonesia dapat menjadi hub CCS di Asia Pasifik sekaligus memastikan transisi energi yang berkeadilan dan membawa manfaat ekonomi bagi masyarakat,” ujar Eddy.

Read also:  PGE Bukukan Laba Bersih Tumbuh 15,48%, Bidik Kapasitas Panas Bumi 1 GW pada 2028

Direktur Eksekutif Indonesia CCS Center (ICCSC), Belladonna Troxylon Maulianda, menyampaikan bahwa forum ini dirancang sebagai wadah kolaborasi nyata antar pemangku kepentingan.

“Kami berharap forum ini dapat menghasilkan rekomendasi kebijakan, kemitraan, dan proyek baru yang mempercepat implementasi CCS di Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana The 3rd IICCS Forum 2025 sekaligus Director of Indonesia Advocacy & Policy Development ExxonMobil Low Carbon Solutions, Evan Lukas, menambahkan bahwa forum ini tidak sekadar ruang diskusi.

Read also:  PIS Restorasi Terumbu Karang di Bali Barat, Tanam 100 Fragmen dan Edukasi Anak Pesisir

“Kami ingin memastikan setiap sesi menghasilkan langkah konkret agar Indonesia menjadi magnet investasi CCS dan contoh sukses di kawasan,” katanya.

Forum tahun ini menampilkan sesi pleno dan panel mengenai strategi menjadikan Indonesia sebagai regional CCS hub, sesi kebijakan dan investasi tentang kerangka regulasi dan model bisnis CCS, serta technical workshop dan project showcase yang menampilkan pengalaman lapangan dari proyek-proyek CCS dalam dan luar negeri.

Penyelenggaraan forum ini sejalan dengan komitmen Indonesia menurunkan emisi hingga 43,2% pada 2030 dengan dukungan internasional dan mencapai net zero emission pada 2060 atau lebih cepat. CCS menjadi teknologi kunci dalam mendukung transisi energi, terutama bagi sektor industri yang sulit didekarbonisasi.

Read also:  Didukung APP Group, Persemaian Sriwijaya Kemampo Siap Dukung Gerakan ASRI Presiden Prabowo

Selain menekan emisi, pengembangan CCS juga diharapkan menciptakan rantai nilai ekonomi baru, mulai dari pembangunan infrastruktur penyimpanan karbon, penciptaan lapangan kerja, hingga peluang bisnis di sektor energi, manufaktur, dan logistik.

Forum ini menandai langkah maju Indonesia dalam memastikan bahwa transisi energi tidak hanya berkontribusi pada target iklim, tetapi juga membawa manfaat ekonomi jangka panjang bagi masyarakat.

Dukungan kuat pemerintah, industri, dan mitra strategis seperti On Us Asia menjadikan forum ini tonggak penting menuju kepemimpinan Indonesia dalam transisi energi global. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

ADUPI, IDCTA dan ESGIN Bangun Infrastruktur Digital untuk Perkuat Industri Daur Ulang

Ecobiz.asia -- Transformasi industri daur ulang Indonesia memasuki tahap baru dengan semakin pentingnya infrastruktur data, ketertelusuran material dan verifikasi dampak lingkungan. Untuk mendukung agenda...

Pertamina Lampaui Target Dekarbonisasi, Emisi Karbon Turun 118% di Atas RKAP

Ecobiz.asia – PT Pertamina (Persero) melampaui target program dekarbonisasi yang ditetapkan dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2026. Sepanjang semester I 2026, Pertamina...

Didukung APP Group, Persemaian Sriwijaya Kemampo Siap Dukung Gerakan ASRI Presiden Prabowo

Ecobiz.asia – Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni meresmikan Pusat Persemaian Sriwijaya Kemampo di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Kemampo, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan,...

Pertama di Dunia, Terminal LPG Tanjung Sekong Pertamina Kantongi Sertifikat Green Terminal

Ecobiz.asia – Terminal LPG Tanjung Sekong milik PT Pertamina Energy Terminal (PET), anak usaha PT Pertamina International Shipping (PIS), menjadi terminal LPG pertama di...

Danantara Buka Lagi Pendaftaran Mitra Proyek PSEL, Bidik Investor Global

Ecobiz.asia – PT Danantara Investment Management (DIM) melalui anak usahanya PT Daya Energi Bersih Nusantara (Denera) kembali membuka pendaftaran Daftar Penyedia Terseleksi (DPT) untuk...

TOP STORIES

Elnusa Perkuat Kapabilitas Geoscience untuk Dukung Eksplorasi Energi

Ecobiz.asia -- PT Elnusa Tbk (Elnusa), perusahaan jasa energi terintegrasi yang merupakan bagian dari Subholding Upstream Pertamina, memperkuat kapabilitas Geoscience & Reservoir Services (GRS)...

ADUPI, IDCTA dan ESGIN Bangun Infrastruktur Digital untuk Perkuat Industri Daur Ulang

Ecobiz.asia -- Transformasi industri daur ulang Indonesia memasuki tahap baru dengan semakin pentingnya infrastruktur data, ketertelusuran material dan verifikasi dampak lingkungan. Untuk mendukung agenda...

Penyempurnaan PGN Mobile, Catat Meter Mandiri Kini Lebih Akurat

Ecobiz.asia — PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), Subholding Gas Pertamina, terus memperkuat transformasi digital untuk meningkatkan kualitas layanan dan kenyamanan pelanggan GasKita melalui...

VCarboN Eyes Compliance Carbon Markets, Seeks to Expand Indonesian Projects into South Korea

Ecobiz.asia – Indonesian carbon project developer VCarboN is looking beyond the voluntary carbon market (VCM) to tap compliance carbon markets, seeking to expand international...

Indonesia Expands GCF Results-Based Carbon Finance to 34 Provinces

Ecobiz.asia - Indonesia has expanded its Results-Based Payment (RBP) REDD+ Green Climate Fund (GCF) program to 34 provinces after adding 10 new provincial governments,...