Gelar Rakernas, Alumni Fahutan IPB Tetapkan Program Kerja Unggulan

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – Alumni FAHUTAN IPB akan menggelar Garut Go Green pada tahun ini. Hal tersebut menjadi salah satu program kerja unggulan Himpunan Alumni Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB University (HA-E IPB) tahun ini yang ditetapkan pada Rapat Kerja Nasional HA-E IPB Tahun 2025, Minggu (16/02/2025). 

Bertempat di Kampus FAHUTAN IPB University, Dramaga, Bogor, Ketua Umum DPP HA-E IPB, Erwan Sudaryanto menegaskan bahwa salah satu tujuan Rapat Kerja Nasional, sebagaimana diamanatkan dalam Anggaran Rumah Tangga HA-E IPB, adalah untuk menyusun dan menetapkan butir-butir umum program kerja HA-E IPB tiga tahun kedepan. 

Read also:  Pertamina Perluas Akses Pasar Global 7 UMK di CAEXPO 2026

Salah satu program kerja unggulan HA-E IPB tahun ini adalah Garut Go Green, yang merupakan seri ke-10 dari program Bogor Go Green. 

Baca juga: IPB University Kini Punya Smart Green House dan Plant Factory Ramah Lingkungan, Seperti Apa?

Garut menjadi kabupaten kedua di luar Bogor setelah sebelumnya pada tanggal 8 Juni 2024, HA-E IPB menggelar Kuningan Go Green di Kabupaten Kuningan.

Beberapa program kerja unggulan lainnya adalah HA-E IPB Peduli Bencana dan Kajian Strategis tentang Kehutanan.

“Seluruh program kerja yang ditetapkan berkaitan erat dengan tujuh pilar organisasi HA-E IPB, yaitu penguatan jiwa korsa rimbawan, penguatan kelembagaan dan organisasi, konsolidasi alumni, kolaborasi dengan para pihak, penguatan peran alumni dalam bidangnya masing-masing, menumbuhkembangkan daya, cipta, dan usaha, serta peningkatan kesejahteraan alumni,” tambah Erwan.

Read also:  PHI Raih Tujuh Penghargaan IABC Indonesia Awards 2026

Erwan menambahkan, lima lembaga otonom HA-E IPB, yaitu PT HAE Sylva Jaya, PT Foresta Darmaga Indonesia, Yayasan HA-E IPB Peduli, Yayasan Ar-Ridho, dan Kopi Oey Bogor juga memaparkan program-programnya ke depan.

“Selain itu, pada kesempatan kali ini para peserta Rakernas juga membahas dan menetapkan Kode Etik HA-E IPB,” imbuh Erwan.

Baca juga: Agrogeologi Jadi Solusi Inovatif Reklamasi Lahan Bekas Tambang, Guru Besar IPB Paparkan Alasannya

Read also:  PERHAPI: Industri Tambang Tak Cukup Hanya Kejar Produksi, Harus Beri Manfaat Berkelanjutan

Dalam sambutannya, Dekan FAHUTAN IPB University, Naresworo Nugroho selaku Ketua Dewan Pengawas HA-E IPB mengingatkan agar program kerja HA-E IPB tiga tahun ke depan harus mampu mengharumkan nama baik FAHUTAN IPB di tingkat nasional dan internasional, meningkatkan semangat kekeluargaan, dan menguatkan jiwa korsa.

“Semoga seluruh program kerja yang kita tetapkan hari ini dapat dilaksanakan dengan baik dan membawa manfaat bagi seluruh alumni FAHUTAN IPB University, bagi kampus kita, dan bagi Indonesia yang kita cintai bersama,” pungkas Erwan. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

TruCarbon dan AEI Gelar Webinar PSPK 1 & 2, Siapkan Emiten Hadapi Sustainability Disclosure 2027

Ecobiz.asia – Penerapan standar pengungkapan keberlanjutan PSPK 1 dan PSPK 2 mulai periode pelaporan tahunan 1 Januari 2027 mendorong emiten memperkuat kesiapan data, sistem...

Pertamina Perluas Akses Pasar Global 7 UMK di CAEXPO 2026

Ecobiz.asia -- PT Pertamina (Persero) memperluas peluang produk lokal tujuh Usaha Mikro dan Kecil (UMK) mitra binaan untuk menjangkau pasar internasional dalam The 23rd...

PHI Raih Tujuh Penghargaan IABC Indonesia Awards 2026

Ecobiz.asia -- PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) meraih tujuh penghargaan dalam ajang International Association of Business Communicators (IABC) Indonesia Awards 2026, sebagai bentuk apresiasi...

PERHAPI: Industri Tambang Tak Cukup Hanya Kejar Produksi, Harus Beri Manfaat Berkelanjutan

Ecobiz.asia -- Industri pertambangan Indonesia menghadapi tantangan yang semakin kompleks, mulai dari tekanan geopolitik dan fluktuasi harga komoditas hingga perubahan regulasi, pertambangan ilegal, serta...

Agincourt Resources Buka OlympiAR 2026, Dorong Talenta Geosains dan Praktik Tambang Berkelanjutan

Ecobiz.asia -- PT Agincourt Resources, pengelola Tambang Emas Martabe, bersama Masyarakat Geologi Ekonomi Indonesia (MGEI) kembali menggelar Olympiad Agincourt Resources (OlympiAR) 2026, kompetisi geosains...

TOP STORIES

Geger! Tengkorak Diduga Orangutan Ditemukan di Areal Bernilai Konservasi Tinggi Kebun Sawit PT KAL

Ecobiz.asia – Tim gabungan lintas instansi mengevakuasi tengkorak yang diduga milik orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus) dari areal bernilai konservasi tinggi (High Conservation Value/HCV) perkebunan...

PLTA Batang Toru Mulai Penggenangan, Siapkan Tambahan Kapasitas 510 MW

Ecobiz.asia -- Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Batang Toru berkapasitas 510 megawatt (MW) di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, mulai memasuki tahap penggenangan waduk...

Pertamina Dorong B50 untuk Kurangi Impor Solar dan Perkuat Ketahanan Energi

Ecobiz.asia -- PT Pertamina (Persero) mendorong diversifikasi sumber energi melalui pemanfaatan bahan bakar nabati, termasuk biodiesel B50, untuk mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor bahan...

Gold Standard Luncurkan Metodologi G-RESET, Perluas Akses Pembiayaan Karbon untuk Proyek Energi Terbarukan

Ecobiz.asia – Lembaga standar karbon Gold Standard meluncurkan metodologi Grid-Connected Renewables, Storage and Energy Transition (G-RESET) untuk memperluas akses sertifikasi kredit karbon bagi proyek...

Soroti Perdagangan Karbon, Wamenhut Bicara Soal Transformasi Ekonomi Kehutanan Saat Dies Natalis Fahutan UGM

Ecobiz.asia - Kementerian Kehutanan mendorong transformasi ekonomi kehutanan dengan mengoptimalkan potensi biodiversitas dan jasa ekosistem, termasuk perdagangan karbon, untuk meningkatkan nilai ekonomi hutan sekaligus...