Lakukan Inovasi Lingkungan dan Sosial, Hengjaya Mineralindo Sabet Tujuh Penghargaan Bergengsi

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – PT Hengjaya Mineralindo berhasil meraih tujuh penghargaan bergengsi di Indonesia terkait dengan inovasi lingkungan dan sosial dalam ajang ENSIA Awards.

Penyerahan penghargaan ENSIA Award dihadiri oleh Wakil Menteri Lingkungan Hidup Alue Dohong, di Nusa Dua, Bali, Rabu 31 Juli 2024.

Chief Operating Officer, PT Hengjaya Mineralindo  Tony Green, dalam kesempatan terpisah menyampaikan bahwa penghargaan tersebut membuktikan bahwa Hengjaya Mineralindo mampu secara konsisten menciptakan inovasi-inovasi lingkungan maupun sosial. 

Baca juga: Jadi Inisiatif Dekarbonisasi, Menko Luhut Sebut Indonesia Serius Implementasi Teknologi CCS

Read also:  PHM Gelar Safari Ramadan di Balikpapan, Salurkan Bantuan untuk Anak Disabilitas

“Kami selaku pimpinan selalu mendukung dan mangajak karyawan untuk semangat dan konsisten dalam mewujudkan perubahan positif sehingga tercipta praktik penambangan yang ramah terhadap lingkungan maupun sosial,” katanya.

Dia melanjutkan, komitmen perusahaan dalam isu lingkungan dan sosial, khususnya pada aspek Environmental, Social & Governance (ESG) merupakan main core perusahaan global yang bergerak dalam pertambangan nikel seperti halnya Hengjaya Mineralindo untuk menghasilkan nikel yang bertanggung jawab. 

Tony menambahkan, implementasi program yang dilakukan oleh teman-teman di lapangan adalah hasil dari proses konsultasi yang sangat baik bersama para pimpinan departemen dan seluruh karyawan dalam memecahkan persoalan lingkungan dan sosial yang terjadi di tiap lingkup pekerjaan yang berbeda-beda. 

Read also:  Pelatihan Penyelamatan Arus Deras Perkuat Kompetensi Relawan di Indonesia

Proses kolaborasi mulai dari perencanaan hingga evaluasi program telah dijalankan oleh menajamen dan seluruh karyawan Hengjaya Mineralindo. 

Sebagi contoh, manajemen perusahaan bersama Departemen Sustainability bertanggung jawab untuk mengadakan pertemuan rutin evaluasi monitoring program ESG mingguan bertajuk “Weekly ESG Monitoring” dan pertemuan bulanan untuk seluruh departemen melalui agenda “Chit-Chat ESG Ideas”

Baca juga: Harita Nickel Dukung Inisiasi Kemenkomarves Rehabilitasi Mangrove, Target Nasional 600.000 Hektare

Read also:  Kemenhut Luncurkan Program Ramah Hewan, Sediakan 10 Titik “Tempat Traktir Kucing”

“Kami tidak ingin melihat ESG sebagai tugas tambahan baru bagi manajemen, melainkan melihat itu sebagai budaya yang sudah seharusnya melekat dalam tiap lini pekerjaan secara holistik.  Oleh karena itu, perusahaan selalu mengajak karyawan untuk memulai inovasi dari hal-hal kecil namun memiliki arti yang hebat bagi keberlangsungan lingkungan dan manusia. Dan tentu saja mendorong terciptanya proses bisnis nikel yang berkelanjutan di masa kini dan masa mendatang” kata Tony. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Kemenhut Luncurkan Program Ramah Hewan, Sediakan 10 Titik “Tempat Traktir Kucing”

Ecobiz.asia — Kementerian Kehutanan (Kemenhut) meluncurkan program “Kemenhut Ramah Hewan” dengan menyediakan 10 titik “Tempat Traktir Kucing” di lingkungan kompleks Kemenhut Manggala Wanabakti Jakarta,...

PHM Gelar Safari Ramadan di Balikpapan, Salurkan Bantuan untuk Anak Disabilitas

Ecobiz.asia -- PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) bersama Badan Dakwah Islam (BDI) PHM menggelar kegiatan Safari Ramadan di Balikpapan pada akhir pekan lalu sebagai...

GeoDipa Salurkan Ribuan Paket Sembako bagi Masyarakat Dieng dan Patuha

Ecobiz.asia -- PT Geo Dipa Energi (Persero) kembali menggelar program Safari Ramadhan 1447 Hijriah dengan menyalurkan bantuan 10.115 paket sembako bagi masyarakat di wilayah...

Pelatihan Penyelamatan Arus Deras Perkuat Kompetensi Relawan di Indonesia

Ecobiz.asia — Upaya memperkuat kapasitas penyelamatan banjir dan arus deras ditegaskan melalui rangkaian kegiatan Swiftwater and Flood Rescue Technician yang berlangsung pada 14–17 Februari...

Gencar Kampanye Pelestarian Alam Lewat Lagu Bertema Gunung, Ady Eks Naff Siap Luncurkan “Merbabu”

Ecobiz.asia — Mantan vokalis band Naff, Rusyaedi Makmun yang lebih populer dipanggil Ady, bersiap merilis single lagu terbaru berjudul Merbabu yang mengusung pesan pelestarian...

TOP STORIES

Indonesia Explores Carbon, Biodiversity Credits to Finance National Park Management

Ecobiz.asia — The government is exploring alternative financing schemes, including carbon trading and biodiversity credits, to support the management of national parks and reduce...

Pemerintah Jajaki Kredit Karbon dan Biodiversity Credit untuk Biayai Pengelolaan Taman Nasional

Ecobiz.asia — Pemerintah mulai menjajaki berbagai skema pendanaan alternatif untuk pengelolaan taman nasional, termasuk perdagangan karbon dan kredit keanekaragaman hayati (biodiversity credit), guna mengurangi...

Tindak Lanjut COP30, KLH Susun Dua Peta Jalan Transisi Energi dan Hutan

Ecobiz.asia — Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) tengah merumuskan dua konsep peta jalan nasional yang berkaitan dengan transisi energi dan pengendalian deforestasi...

INPEX Dorong Optimalisasi TKDN Proyek LNG Abadi Lewat Workshop Industri Nasional

Ecobiz.asia — INPEX Masela Ltd. bersama SKK Migas menggelar workshop optimalisasi kandungan lokal untuk meningkatkan keterlibatan industri dalam negeri dalam pengembangan Proyek LNG Abadi...

INPEX Vows to Accelerate Masela Project After Securing Environmental, Forest Permits

Ecobiz.asia — INPEX Corporation has reaffirmed its commitment to accelerate development of the Abadi Masela Gas Project after the giant offshore gas project secured...