PLN EPI Digitalisasi Rumah Bibit Biomassa untuk Perkuat Cofiring dan Ekonomi Desa

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) bersama PT PLN (Persero) mendorong digitalisasi rumah bibit biomassa di Kalurahan Gombang, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, guna mendukung pengembangan cofiring PLTU sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat desa.

Program tersebut dijalankan melalui kolaborasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Electrifying Agriculture. Inisiatif ini menjadi bagian dari upaya modernisasi pembibitan tanaman energi berbasis masyarakat melalui pemanfaatan listrik dan teknologi digital.

Sekretaris Perusahaan PLN EPI, Mamit Setiawan, mengatakan program ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas pembibitan tanaman energi yang menjadi bagian dari transisi energi nasional.

“Program ini dirancang untuk mendorong modernisasi sektor pembibitan berbasis masyarakat melalui pemanfaatan energi listrik dan teknologi digital sehingga lebih efisien, produktif, dan berkelanjutan,” ujar Mamit, dikutip Minggu (10/6/2026).

Read also:  PTK Masuk Era Baru, Perkuat Green Vessel dan Terapkan AI

Melalui penerapan sistem penyiraman otomatis berbasis Internet of Things (IoT), proses pemeliharaan bibit dapat dilakukan secara terjadwal dan dipantau melalui perangkat ponsel. Teknologi tersebut dinilai mampu meningkatkan efisiensi penggunaan air, mengurangi pekerjaan manual, serta menjaga kualitas bibit secara lebih konsisten.

PLN EPI mengembangkan rumah pembibitan tanaman energi seperti indigofera dan kaliandra yang akan digunakan sebagai biomassa campuran batu bara dalam program cofiring PLTU. Program ini juga diarahkan untuk mendukung pengurangan emisi gas rumah kaca dan memperkuat ketahanan energi nasional.

Program Electrifying Agriculture di Gombang telah berjalan sejak 2023 dan dikelola oleh Gapoktan Tani Mulya. Selain dukungan sistem digitalisasi penyiraman dan instalasi listrik, kelompok tani juga mendapatkan pelatihan pengelolaan rumah bibit modern.

Read also:  Pertamina dan Eni Perkuat Kolaborasi, Dari Teknologi Eksplorasi Migas hingga SAF Berbasis Minyak Nabati

Panewu Kapanewon Ponjong, Asih Tri Wahyuni, menilai program tersebut relevan dengan kondisi lahan di Gunungkidul yang didominasi kawasan kering dan lahan kritis.

“Pendampingannya tidak hanya berhenti pada program, tetapi juga sampai masyarakat mampu mandiri mengelola rumah bibit,” ujarnya.

Ia menambahkan, manfaat program mulai dirasakan masyarakat. Selain sebagai tanaman energi, daun indigofera kini juga dimanfaatkan warga sebagai bahan pewarna alami untuk eco print.

Sementara itu, Manager PLN UP3 Jogja dan Wonosari, Agung Pratomo, mengatakan pengembangan biomassa berbasis masyarakat menjadi model kolaborasi yang mendukung keberlanjutan energi nasional.

“Tanaman energi ini nantinya digunakan sebagai campuran bahan bakar batu bara di PLTU melalui cofiring. Jadi masyarakat ikut berkontribusi dalam menjaga keberlanjutan energi,” katanya.

Read also:  ANTAM Lepas 50 Tukik dan Restorasi 55 Terumbu Karang di Lombok, Perkuat Aksi Konservasi Laut

Ketua Gapoktan Tani Mulya Kalurahan Gombang, Satiman, menyebut digitalisasi rumah bibit membantu meningkatkan efisiensi pengelolaan sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

“Dengan adanya sistem listrik dan digital ini, pengelolaan rumah bibit menjadi jauh lebih mudah dan efisien. Kami juga lebih yakin dalam menghasilkan bibit yang berkualitas, sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan bagi anggota kelompok,” ujar Satiman.

PLN EPI mencatat rumah bibit di Gombang memiliki kapasitas hingga 25 ribu bibit tanaman multifungsi dan biomassa. Selain mendukung cofiring, program tersebut juga diarahkan untuk penghijauan dan penguatan ekonomi kelompok tani lokal. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

APP Group Gabung Inisiatif RE100, Bidik 100% Listrik Terbarukan

Ecobiz.asia — APP Group menjadi perusahaan Indonesia pertama yang bergabung dengan RE100, inisiatif global yang mendorong perusahaan menggunakan 100% listrik terbarukan dalam kegiatan operasionalnya...

PHR Raih Upstream Energy Transformation Award, Perkuat Operasi Migas dengan Digital Twin dan AI

Ecobiz.asia – PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) meraih Upstream Energy Transformation Award dalam Dataiku Summit 2026 atas penerapan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI)...

Salurkan Dana Bergulir Skala Mikro Berkelanjutan, BPDLH Gandeng JB Cocoa dan Rainforest Alliance

Ecobiz.asia — Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) memperluas pembiayaan skala mikro bagi usaha masyarakat sekitar hutan dengan menggandeng PT Jebe Trading Indonesia (JB...

Jadi Offtaker dan Transporter, PGN Siapkan Infrastruktur Gas Biomethane dari Limbah Sawit

Ecobiz.asia — PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) menyiapkan infrastruktur gas untuk menyalurkan biomethane yang diproduksi dari limbah pabrik kelapa sawit di Sumatera Selatan...

Manfaatkan Energi Air Dunia, Low Carbon Aluminium INALUM Bidik Pasar Global

Ecobiz.asia — PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM memperkuat pemasaran aluminium rendah karbon dengan meluncurkan Sertifikasi Low Carbon Aluminium (Green Aluminium) kepada pelanggan...

TOP STORIES

PSEL Palembang Hasilkan Listrik 21,55 MW, Siap Beroperasi Penuh Mulai Desember

Ecobiz.asia — Fasilitas Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) Palembang telah menghasilkan listrik 21,55 megawatt (MW), melampaui capaian awal yang diperkirakan sekitar 20 MW....

Parlemen Godok RUU Perubahan Iklim Berkeadilan, Jaga Kepastian Aturan Proyek Karbon

Ecobiz.asia – Parlemen mulai menyiapkan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perubahan Iklim Berkeadilan untuk memberikan kepastian dan menjaga konsistensi regulasi bagi proyek-proyek karbon yang...

Prabowo Resmikan 11 Proyek Hilirisasi Nikel Senilai US$10,2 Miliar di IWIP

Ecobiz.asia — Presiden Prabowo Subianto meresmikan komersialisasi dan groundbreaking 11 proyek dalam ekosistem hilirisasi nikel di Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Halmahera Tengah,...

Populasi Satwa Liar Global Turun 73%, Peluang Pemulihan Tumbuh di Indonesia

Ecobiz.asia — Populasi satwa liar yang dipantau di dunia turun rata-rata 73% dalam 52 tahun, tetapi sejumlah pemulihan spesies menunjukkan bahwa tren kehilangan keanekaragaman...

Tiga Start Up Iklim Dapat Suntikan Rp15 Miliar, Siap Uji Coba dan Komersialisasi di Indonesia

Ecobiz.asia – Tiga perusahaan start up teknologi iklim mendapat suntikan dana Rp15 miliar untuk menguji solusi mereka di Indonesia, menandai meningkatnya aliran modal ke...