AIGIS 2024, Unit Usaha APP Group Raih Penghargaan Industri Hijau dari Kemenperin

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – Unit usaha dari APP Group, PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (Tjiwi Kimia) berhasil meraih Penghargaan Industri Hijau dalam rangkaian Annual Indonesia Green Industry Summit (AIGIS) 2024.

AIGIS 2024 merupakan platform penting yang diinisiasi oleh Kementerian Perindustrian untuk mempercepat transformasi industri menuju keberlanjutan.  Industri hijau menjadi kunci untuk memastikan pertumbuhan ekonomi yang tetap ramah lingkungan saat tantangan perubahan iklim semakin mendesak. 

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita saat membuka AIGIS 2024 mengatakan bahwa peningkatan nilai tambah manufaktur di Indonesia dilakukan dengan berpedoman pada prinsip-prinsip industri hijau yang berkelanjutan. 

Read also:  Samindo Resources Targetkan Pemindahan 34,5 Juta BCM Batuan Penutup pada 2026

Baca juga: Unit Usaha APP Group Raih Penghargaan Adi Niti 2024 dari KLHK

“Kami yakin dapat mencapai net zero emission pada sektor manufaktur di tahun 2050, lebih awal 10 tahun dari target nasional tahun 2060,” ungkapnya di Jakarta, Kamis 19 September 2024.

Agus juga menambahkan bahwa penghargaan industri hijau mencerminkan keberhasilan Perusahaan dalam mencapai efisiensi sumber daya serta memitigasi emisi dan limbah secara lebih baik. 

Read also:  Top! PGN Masuk Daftar 500 Perusahaan Terbaik Asia-Pasifik Versi TIME

“Perusahaan-perusahaan yang telah mendapatkan penghargaan ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi seluruh industri di Indonesia untuk terus berinovasi dan berkontribusi dalam menciptakan masa depan yang berkelanjutan,” terangnya.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan AIGIS 2024, penghargaan Industri Hijau diberikan kepada Perusahaan-perusahaan yang menunjukkan komitmen kuat dalam mengurangi jejak karbon dan meningkatkan efisiensi energi melalui penerapan teknologi hijau. 

Baca juga: Cemari Udara Jabodetabek, KLHK Segel 11 Industri Peleburan Logam dan Pengelola Limbah B3

Read also:  Malaysia Apresiasi PLN, Proyek Elektrifikasi Kereta Listrik di Kelantan dan Pahang Tuntas Lebih Awal

Tjiwi Kimia diakui atas pencapaian signifikan dalam pemanfaatan energi terbarukan serta inisiatif-inisiatif berkelanjutan yang sejalan dengan visi keberlanjutan.

“Penghargaan ini merupakan pengakuan atas komitmen kami untuk terus berinovasi dalam menjaga keseimbangan antara keberlanjutan lingkungan dan pertumbuhan industri. Inisiatif-inisiatif kami, termasuk pemanfaatan energi terbarukan dan pengurangan emisi karbon, sejalan dengan visi APP Group dalam Sustainability Roadmap Vision 2030, yang bertujuan menciptakan masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan,” ungkap Managing Director APP Group Suhendra Wiriadinata. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

PGN Perkuat Integrasi Infrastruktur Gas untuk Perluas Akses Energi Bersih

Ecobiz.asia -- PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), Subholding Gas PT Pertamina (Persero), terus memperkuat pengembangan infrastruktur gas bumi nasional guna memperluas akses energi...

Chandra Asri Pasok Aspal Plastik Daur Ulang di Proyek Jalan PLTU Jawa 9 dan 10

Ecobiz.asia — Produsen petrokimia PT Chandra Asri Pacific Tbk memasok material plastik daur ulang untuk campuran aspal plastik yang digunakan pada pembangunan jalan di...

PGE Bidik Rekor Produksi Listrik 5.255 GWh pada 2026, Begini Caranya

Ecobiz.asia — PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) menargetkan produksi listrik mencapai sekitar 5.255 gigawatt hour (GWh) pada 2026 atau tumbuh sekitar 3,14% secara...

PLN Nusantara Power Percepat Pengembangan PLTS Terapung Karangkates 100 MW

Ecobiz.asia -- PT PLN Nusantara Power melalui anak usahanya PLN Nusantara Renewables mempercepat pengembangan proyek pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) terapung Karangkates yang berlokasi...

Elnusa Realisasikan 95% Capex 2025 untuk Perkuat Teknologi dan Kapasitas Layanan Energi

Ecobiz.asia — PT Elnusa Tbk (IDX: ELSA) terus memperkuat fondasi pertumbuhan bisnis melalui realisasi belanja modal (capital expenditure/Capex) yang solid sepanjang 2025. Perusahaan jasa...

TOP STORIES

Govt Reviews Scheme as Norway Eyes Carbon Credits from Indonesia Floating Solar Projects

Ecobiz.asia — The government is currently reviewing the scheme in greater detail, including assessing long-term price considerations and mechanisms to ensure that potential funding...

Gold Standard Rilis Metodologi Kredit Karbon untuk Proyek Pensiun Dini PLTU

Ecobiz.asia — Lembaga sertifikasi iklim Gold Standard meluncurkan metodologi baru untuk mendukung percepatan pensiun dini pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) batubara sekaligus memastikan transisi...

Pakar IPB: Perdagangan Karbon Sah dalam Perspektif Ekonomi Syariah

Ecobiz.asia — Perdagangan karbon dinilai dapat diterima dalam perspektif ekonomi syariah sepanjang memenuhi prinsip transparansi, verifikasi ilmiah, serta bebas dari unsur spekulasi dan riba. Ketua...

Dua Perusahaan Besi dan Baja Segera Disidangkan Atas Pidana Lingkungan, KLH Tak Toleransi Pencemar

Ecobiz.asia — Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup menyerahkan tersangka dan barang bukti (Tahap II) dalam perkara dugaan tindak...

Indonesia Removes Sea Sand Export Provision in New Marine Sedimentation Rule

Ecobiz.asia — Indonesia’s Ministry of Marine Affairs and Fisheries has issued a new regulation revising the implementation rules for managing marine sedimentation, including the...