Dorong Transisi Energi dan Praktik Berkelanjutan, PLN Nusantara Power Borong Empat Penghargaan ASEAN Energy Awards

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — PLN Nusantara Power (PLN NP) meraih empat penghargaan dalam ajang ASEAN Energy Awards 2025. Capaian ini menegaskan posisi Indonesia sebagai salah satu pemimpin inovasi energi bersih di kawasan Asia Tenggara.

Empat penghargaan tersebut terdiri atas tiga juara utama dan satu runner-up di kategori ASEAN Renewable Energy Project Awards. Penghargaan diserahkan pada acara yang digelar di Kuala Lumpur Convention Centre, Malaysia.

Penghargaan utama diraih melalui, Proyek Integration of TMC GBG and Hydroboot in Supporting Sustainable Energy and Food Security oleh UP Brantas (kategori Energy Management in Small and Medium Industries),

Read also:  ADB Luncurkan Dana Regional Pengembangan ASEAN Power Grid, Modal Awal US$25 Juta

Kemudian, Proyek Green kWh Enhancement at Bakaru Hydro Electric Power Plant based on Weather Modification Technology Using Autonomous Drone oleh UP Bakaru (kategori Enabler Technology),

Lalu, Proyek Waste Management into Refused Derived Fuel (RDF) through Social and Environmental Responsibility Program to Support the Need for High Ratio Cofiring Biomass at Indramayu Power Plant oleh UP Indramayu (kategori Biofuels), serta satu runner-up melalui proyek Heat Utilization in a Converted Multi Fuel Power Plant using Sawdust from a Coal Fired Power Plant at Paiton 2×400 MW oleh UP Paiton (kategori Combined Heat and Power Generation).

Read also:  Terobosan Green CCS: PLN Nusantara Power Uji Teknologi Alga di Muara Karang

Inovasi teknologi menjadi kunci keberhasilan PLN NP. Di UP Bakaru, penerapan teknologi modifikasi cuaca berbasis drone otonom meningkatkan debit air dari 22,37 m³/detik menjadi 30,37 m³/detik, menaikkan kapasitas produksi listrik dari 52,29 MW menjadi 73,16 MW, serta menekan emisi karbon hingga 770 ton CO₂ per bulan.

Sementara di UP Indramayu, proyek pengolahan limbah organik menjadi bahan bakar alternatif (Refused Derived Fuel atau RDF) melibatkan masyarakat sekitar dalam rantai pasok energi bersih. RDF berkalor tinggi ini digunakan untuk mendukung program biomass co-firing, memperkuat bauran energi terbarukan nasional sekaligus menciptakan nilai ekonomi baru di tingkat lokal.

Read also:  PLN EPI Kembangkan Gasifikasi Biomassa, Karimun Jadi Proyek Percontohan Dedieselisasi

Direktur Utama PLN Nusantara Power Ruly Firmansyah menyebut penghargaan ini sebagai pengakuan atas komitmen perusahaan dalam mempercepat transisi energi di Indonesia.

“Empat penghargaan ini bukan hanya pengakuan atas inovasi teknis, tetapi juga bukti semangat kami membangun ekosistem energi terbarukan yang inklusif dan berkelanjutan,” ujarnya, Minggu (19/10/2025)

Pencapaian di ajang ASEAN Energy Awards 2025 semakin menegaskan peran PLN Nusantara Power sebagai motor penggerak transisi energi di Indonesia dan kawasan. Perusahaan berkomitmen memperkuat inovasi teknologi, efisiensi energi, serta kolaborasi dengan masyarakat untuk mendukung target Net Zero Emission 2060. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Vale Perkuat Kinerja ESG 2025, Investasi Lingkungan Naik 54,3%

Ecobiz.asia — PT Vale Indonesia Tbk memperkuat kinerja lingkungan, sosial, dan tata kelola (environmental, social, and governance/ESG) sepanjang 2025 dengan peningkatan signifikan investasi lingkungan...

PT Muliaglass dan PT Muliakeramik Indahraya Gandeng Xurya Resmikan PLTS Atap Terbesar di Indonesia Berkapasitas 22,5 MW

Ecobiz.asia -- Kebutuhan energi yang besar dan berkelanjutan di sektor industri mendorong semakin banyak pelaku manufaktur mengintegrasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) ke dalam...

AMMAN Bukukan Laba US$163 Juta di Q1 2026, Ditopang Ekspor Konsentrat dan Kinerja Operasional

Ecobiz.asia -- PT Amman Mineral Internasional Tbk (IDX: AMMN) mencatatkan kinerja solid pada kuartal pertama 2026, dengan laba bersih mencapai US$163 juta, berbalik dari...

Tak Kunjung Dibayar, Eks Pekerja Newcrest Mining Siap Eskalasi Sengketa ke Level Global

Ecobiz.asia — Sengketa ketenagakerjaan di sektor tambang kembali menemukan babak baru. Kali ini, ratusan pekerja memilih membawa persoalan mereka melampaui batas nasional. Sebanyak 735...

PLN Rampungkan Infrastruktur Listrik Data Center Microsoft, Perkuat Ekonomi Digital Berkelanjutan

Ecobiz.asia — PT PLN (Persero) merampungkan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan untuk data center Microsoft di kawasan Greenland International Industrial Center (GIIC) Deltamas, Cikarang, dan Karawang...

TOP STORIES

Asia Pacific Ports Advance Cross-Sector Hydrogen and E-Fuel Development

Ecobiz.asia — Ports across the Asia Pacific are accelerating efforts to develop hydrogen and e-fuel ecosystems through cross-sector collaboration, positioning the region as a...

Two Sumatran Elephants Found Dead in Bengkulu, Investigation Underway

Ecobiz.asia — Two Sumatran elephants have been found dead in Mukomuko Regency, Bengkulu Province, prompting an investigation by Indonesia’s Ministry of Forestry to determine...

Induk dan Anak Gajah Sumatra Ditemukan Mati di Bengkulu, Kemenhut Lakukan Investigasi

Ecobiz.asia — Dua individu Gajah Sumatra ditemukan mati di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu. Kementerian Kehutanan (Kemenhut) memastikan kasus tersebut tengah dalam proses investigasi untuk...

Vale Perkuat Kinerja ESG 2025, Investasi Lingkungan Naik 54,3%

Ecobiz.asia — PT Vale Indonesia Tbk memperkuat kinerja lingkungan, sosial, dan tata kelola (environmental, social, and governance/ESG) sepanjang 2025 dengan peningkatan signifikan investasi lingkungan...

PT Muliaglass dan PT Muliakeramik Indahraya Gandeng Xurya Resmikan PLTS Atap Terbesar di Indonesia Berkapasitas 22,5 MW

Ecobiz.asia -- Kebutuhan energi yang besar dan berkelanjutan di sektor industri mendorong semakin banyak pelaku manufaktur mengintegrasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) ke dalam...