IIGCE 2025 Resmi Ditutup, Tegaskan Peran Generasi Muda dalam Transisi Energi Bersih

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — The 11th Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition (IIGCE) 2025 resmi ditutup dengan catatan partisipasi besar dari industri, pemerintah, akademisi, dan masyarakat.

Tahun ini, forum tersebut tidak hanya menjadi ajang bisnis dan pameran teknologi panas bumi, tetapi juga ruang bagi generasi muda untuk terlibat dalam isu energi bersih.

Ketua Panitia IIGCE 2025 Ismoyo Argo mengatakan kompetisi foto, video, dan esai yang diikuti generasi muda dari berbagai daerah membuktikan besarnya perhatian publik terhadap masa depan energi. “Mereka bukan hanya melihat masalah, tetapi juga punya ide-ide segar untuk mencari solusinya,” ujarnya, Jumat (19/9/2025).

Read also:  TruCarbon dan AEI Gelar Webinar PSPK 1 & 2, Siapkan Emiten Hadapi Sustainability Disclosure 2027

Ketua Asosiasi Panasbumi Indonesia (API) Julfi Hadi menambahkan bahwa IIGCE kini menjadi forum lintas sektor yang melibatkan pemerintah, industri, akademisi, dan masyarakat.

“Tahun ini, generasi muda diberi ruang untuk ikut bicara. Ini langkah penting agar transisi energi bisa didukung semua lapisan,” katanya.

IIGCE 2025 mencatat kehadiran 758 peserta konvensi yang mengikuti paparan 19 pembicara, terdiri dari 17 pakar dalam negeri dan dua pembicara internasional.

Read also:  PHI Raih Tujuh Penghargaan IABC Indonesia Awards 2026

Pameran berhasil menarik lebih dari 15.000 pengunjung dengan peserta dari 34 negara. Ajang ini juga didukung 18 sponsor dan 70 exhibitor yang menampilkan teknologi terbaru sektor panas bumi.

Selain konvensi utama, IIGCE 2025 menghadirkan rangkaian pra-acara seperti media gathering, turnamen golf, kompetisi sepak bola, fun walk & run, field trip, serta lokakarya pra-konferensi. Seluruh kegiatan tersebut bertujuan memperluas jejaring dan meningkatkan kesadaran publik mengenai pentingnya pemanfaatan energi panas bumi.

Read also:  Pertamina Perluas Akses Pasar Global 7 UMK di CAEXPO 2026

Dengan tema “Fostering Collaboration for a Green Economy in Indonesia: The Role of Geothermal Energy in Sustainable Growth”, IIGCE 2025 menegaskan perannya sebagai katalis kolaborasi lintas sektor.

Forum ini memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pemimpin global dalam pengembangan energi panas bumi, sekaligus menegaskan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam mewujudkan transisi energi berkelanjutan. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

TruCarbon dan AEI Gelar Webinar PSPK 1 & 2, Siapkan Emiten Hadapi Sustainability Disclosure 2027

Ecobiz.asia – Penerapan standar pengungkapan keberlanjutan PSPK 1 dan PSPK 2 mulai periode pelaporan tahunan 1 Januari 2027 mendorong emiten memperkuat kesiapan data, sistem...

Pertamina Perluas Akses Pasar Global 7 UMK di CAEXPO 2026

Ecobiz.asia -- PT Pertamina (Persero) memperluas peluang produk lokal tujuh Usaha Mikro dan Kecil (UMK) mitra binaan untuk menjangkau pasar internasional dalam The 23rd...

PHI Raih Tujuh Penghargaan IABC Indonesia Awards 2026

Ecobiz.asia -- PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) meraih tujuh penghargaan dalam ajang International Association of Business Communicators (IABC) Indonesia Awards 2026, sebagai bentuk apresiasi...

PERHAPI: Industri Tambang Tak Cukup Hanya Kejar Produksi, Harus Beri Manfaat Berkelanjutan

Ecobiz.asia -- Industri pertambangan Indonesia menghadapi tantangan yang semakin kompleks, mulai dari tekanan geopolitik dan fluktuasi harga komoditas hingga perubahan regulasi, pertambangan ilegal, serta...

Agincourt Resources Buka OlympiAR 2026, Dorong Talenta Geosains dan Praktik Tambang Berkelanjutan

Ecobiz.asia -- PT Agincourt Resources, pengelola Tambang Emas Martabe, bersama Masyarakat Geologi Ekonomi Indonesia (MGEI) kembali menggelar Olympiad Agincourt Resources (OlympiAR) 2026, kompetisi geosains...

TOP STORIES

Cair! Minat Pendanaan PSEL Melonjak, Danantara Himpun 34 Lembaga Keuangan Calon Pemberi Pinjaman

Ecobiz.asia — Danantara Indonesia melalui PT Danantara Investment Management (DIM) dan PT Daya Energi Bersih Nusantara (Denera) menetapkan 34 institusi keuangan sebagai calon pemberi...

Pusat Data Butuh Tambahan 20 GW, Bahlil Siapkan Energi Bersih untuk Batam–Karimun–Bintan

Ecobiz.asia — Indonesia membutuhkan tambahan pasokan listrik sekitar 20 gigawatt (GW) untuk memenuhi kebutuhan pengembangan pusat data. Pemerintah menyiapkan Batam, Karimun, dan Bintan sebagai...

Progres PLTS Terapung Tembesi Batam Capai 74%, Proyek 46 MWp Masuki Tahap Lanjutan

Ecobiz.asia — Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung Tembesi berkapasitas 46 megawatt peak (MWp) di Waduk Tembesi, Batam, Kepulauan Riau, telah mencapai sekitar...

KLH Dorong Pemda Beralih ke Ekonomi Restoratif, Karbon Bisa Jadi Sumber Pembiayaan

Ecobiz.asia – Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) mendorong pemerintah daerah menggeser pendekatan pembangunan dari model ekstraktif menuju ekonomi restoratif yang tidak hanya...

Pertamina Kerahkan 108 Mobil Tangki, Stok BBM Bali Capai 48 Juta Liter

Ecobiz.asia -- PT Pertamina (Persero) mengerahkan 108 mobil tangki dan meningkatkan pengawasan pasokan bahan bakar minyak (BBM) di Bali, dengan stok mencapai 48 juta...