Gerakan Jemaat Jaga Bumi, KLH Dorong HKBP Perkuat Pilah Sampah Menuju Gereja Hijau

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) mendorong organisasi keagamaan mengambil peran lebih besar dalam pengelolaan sampah melalui perubahan perilaku jemaat.

Menteri LH/Kepala BPLH Moh Jumhur Hidayat menggerakkan 171.987 jemaat HKBP Distrik VIII DKI Jakarta untuk memperkuat kebiasaan memilah sampah dari sumber sebagai bagian dari gerakan menuju konsep gereja hijau.

Dorongan tersebut disampaikan dalam deklarasi “Gereja HKBP Pilah Sampah” di Jakarta, Kamis (20/8/2026). Jumhur menilai persoalan sampah tidak dapat diselesaikan hanya melalui kebijakan pemerintah, tetapi membutuhkan gerakan kultural yang tumbuh dari kesadaran masyarakat sehari-hari.

“Gerakan pengelolaan sampah akan jauh lebih kuat ketika didukung organisasi keagamaan. HKBP memiliki jaringan yang luas dan kuat, sehingga praktik baik yang dimulai dari Jakarta dapat menjadi contoh untuk diperluas ke seluruh Indonesia,” kata Jumhur.

Read also:  Perkuat Penjagaan Kawasan Hutan, Prabowo Setujui Penambahan 21.000 Polhut

Ia menyebut pemilahan sampah sebagai pintu masuk untuk membangun kesadaran lingkungan, yang perlu diperkuat dengan regulasi seperti Extended Producer Responsibility (EPR).

Menurut Jumhur, perubahan perilaku dapat dimulai dari rumah dengan mengurangi penggunaan barang sekali pakai, menggunakan kembali barang yang masih layak, menghabiskan makanan, serta memilah sampah organik dan anorganik.

Ephorus HKBP Pdt. Victor Tinambunan menyatakan keterlibatan jemaat dalam menjaga lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab keagamaan.

Ia berharap deklarasi tersebut dapat menjadikan HKBP sebagai salah satu penggerak kebiasaan memilah dan mengelola sampah di tengah jemaat dan masyarakat.

Read also:  Kemenhut Perkuat Diplomasi Publik, Siapkan SDM Hadapi Negosiasi Kehutanan Global

HKBP Distrik VIII DKI Jakarta membawahi 84 gereja dalam 54 resort dengan total 171.987 jemaat. Sebanyak 600 perwakilan jemaat yang hadir dalam deklarasi tersebut disiapkan sebagai penggerak awal untuk memperluas kebiasaan memilah sampah ke lingkungan keluarga, sekolah, tempat kerja, dan ruang sosial.

Gerakan tersebut menjadi bagian dari upaya menghadapi persoalan sampah perkotaan. Data SIPSN yang dikutip KLH/BPLH menunjukkan timbulan sampah nasional mencapai 31,46 juta ton per tahun.

Di Jakarta, timbulan sampah mencapai 9.059 ton per hari, dengan sekitar 7.871 ton per hari dikirim ke TPST Bantargebang.

Read also:  Indonesia Usulkan Hasil Hutan Bukan Kayu Masuk Agenda Strategis APEC EGILAT

Jumhur menegaskan keberhasilan gerakan pilah sampah tidak diukur dari banyaknya tempat sampah yang dibagikan, melainkan dari kemampuan mengurangi residu yang berakhir di tempat pemrosesan akhir.

Pada saat yang sama, pemerintah memperkuat penerapan EPR untuk memastikan produsen ikut bertanggung jawab atas daur ulang kemasan produk.

Melalui deklarasi tersebut, HKBP Distrik VIII DKI Jakarta menyatakan komitmen mewujudkan gereja hijau (green church) dengan menjadikan pemilahan sampah sebagai bagian dari rutinitas jemaat dan memperluas kolaborasi lintas sektor. KLH/BPLH menyatakan akan mendampingi gerakan tersebut agar dapat menjadi model yang direplikasi komunitas keagamaan lain di Indonesia. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Karhutla Meningkat, Pemerintah Perkuat Operasi Terpadu di Tiga Provinsi Kalimantan

Ecobiz.asia — Pemerintah memperkuat operasi terpadu pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan menyusul peningkatan hotspot berkepercayaan...

Karhutla Capai 202 Ribu Hektare, 57 Persen di Kawasan Hutan

Ecobiz.asia – Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menyampaikan bahwa berdasarkan pemantauan periode Januari hingga Juli 2026, luas kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) nasional...

Resmi! Pemerintah Serahkan Dua Izin Panas Bumi, Siapkan Lima WKP dan Tujuh WPSE

Ecobiz.asia — Pemerintah menyiapkan lima Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) dan tujuh Wilayah Penugasan Survei Pendahuluan dan Eksplorasi (WPSPE) untuk ditawarkan pada 2026 guna...

Dorong Pemanfaatan Panas Bumi 23,2 GW, Pemerintah Minta Pemegang Konsesi Segera Realisasikan Proyek

Ecobiz.asia — Pemerintah mendorong percepatan pengembangan panas bumi nasional dengan meminta pemegang konsesi segera merealisasikan proyek yang telah memperoleh izin. Langkah tersebut diperlukan untuk...

Perkuat Penjagaan Kawasan Hutan, Prabowo Setujui Penambahan 21.000 Polhut

Ecobiz.asia – Presiden Prabowo Subianto menyetujui penambahan 21.000 personel Polisi Kehutanan (Polhut) yang akan direkrut secara bertahap untuk memperkuat pengamanan kawasan hutan Indonesia. Wakil Menteri...

TOP STORIES

MedcoEnergi Salurkan Bantuan Logistik bagi Masyarakat Terdampak Gempa NTT

Ecobiz.asia -- PT Medco Energi Internasional Tbk (MedcoEnergi) menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa kebutuhan logistik dan kebutuhan dasar bagi masyarakat terdampak gempa bumi bermagnitudo 7,7...

WRI Indonesia Dorong Penguatan Data dan MRV Emisi Metana Sektor Persampahan

Ecobiz.asia -- World Resources Institute (WRI) Indonesia mendorong penguatan kualitas data persampahan dan sistem measurement, reporting, and verification (MRV) untuk mempercepat upaya pengurangan emisi...

PGN Gagas Ajukan Tambahan Alokasi Gas CNG hingga 30 BBTUD untuk Periode 2026-2030

Ecobiz.asia -- PT Gagas Energi Indonesia (PGN Gagas), anak usaha PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), mengajukan tambahan alokasi gas bumi untuk kebutuhan compressed...

Karhutla Meningkat, Pemerintah Perkuat Operasi Terpadu di Tiga Provinsi Kalimantan

Ecobiz.asia — Pemerintah memperkuat operasi terpadu pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan menyusul peningkatan hotspot berkepercayaan...

Pertamina Trans Kontinental Salurkan Bantuan Bencana di NTT, Pastikan Layanan Maritim Tetap Berjalan

Ecobiz.asia – PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) menyalurkan bantuan kebutuhan dasar bagi masyarakat terdampak bencana alam di Nusa Tenggara Timur (NTT) sekaligus memastikan keandalan...