Edi Permadi Luncurkan Buku Perjalanan Karier dari Penjual Kacang hingga Direktur Tambang di Usia 29 Tahun

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — Profesional pertambangan sekaligus Tenaga Profesional Bidang Sumber Kekayaan Alam di Lemhannas RI, Edi Permadi, meluncurkan buku berjudul Direktur di Usia 29 Tahun di Sekolah Master (Masjid Terminal), Depok, Senin (1/6/2026). Buku tersebut mengangkat perjalanan hidup Edi dari keluarga sederhana hingga mencapai posisi direktur di industri pertambangan sebelum usia 30 tahun.

Peluncuran buku mendapat apresiasi dari berbagai kalangan, termasuk Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Menurutnya, kisah Edi menunjukkan bahwa keberhasilan tidak ditentukan oleh latar belakang, melainkan oleh ketekunan, disiplin, keberanian mengambil tanggung jawab, serta komitmen untuk terus belajar.

Read also:  Program Rejuvenation Tuntas, PHM Perkuat Keandalan Operasi Lapangan Handil

Buku ini mengisahkan perjalanan Edi yang sejak usia delapan tahun membantu perekonomian keluarga dengan berjualan makanan ringan setelah ayahnya meninggal dunia. Lulusan Teknik Elektro Universitas Indonesia tersebut kemudian meniti karier di industri pertambangan hingga dipercaya menjadi Director of External Relations PT International Nickel Indonesia (kini PT Vale Indonesia Tbk) pada usia 29 tahun. Kariernya berlanjut hingga menjabat Direktur Utama PT J Resources Asia Pasifik Tbk.

Sejumlah tokoh industri turut memberikan pandangan positif terhadap sosok Edi. Director & Principal Advisor PT Quintave Kinerja Mulia, Eddie Arsyad, menilai pencapaian tersebut merupakan hasil pengembangan potensi dan kapasitas kepemimpinan yang telah terlihat sejak awal karier. Sementara Ketua Umum IAGI, Budi Santoso, menyoroti kemampuan Edi memadukan kompetensi teknis, kepemimpinan, serta pendekatan humanis dalam membangun hubungan dengan para pemangku kepentingan.

Read also:  Blackout Sumatra, PLN: Pemulihan PLTU Butuh Waktu Lebih Lama Dibanding Hidro dan Gas

Dalam sambutannya, Edi mengatakan buku tersebut lahir dari dorongan sahabat dan kolega yang mendorongnya mendokumentasikan pengalaman hidup dan kariernya. Ia membagi perjalanan tersebut ke dalam tiga fase, yakni sebagai profesional, entrepreneur, dan warga negara yang ingin berkontribusi bagi pembangunan bangsa.

Salah satu gagasan utama yang diangkat dalam buku ini adalah konsep “Tujuh E” yang terdiri dari Ethos, Effectiveness, Efficiency, Empathy, Ethics, Eling, dan Emak. Menurut Edi, etos kerja, integritas, serta dukungan keluarga dan doa orang tua menjadi fondasi penting dalam mencapai keberhasilan.

Read also:  Dari Pernah Merugi hingga Raup Puluhan Juta, Petani Semangka di Musi Banyuasin Bangkit Bersama Program MedcoEnergi

“Buku ini bukan tentang resep sukses, melainkan berbagi pengalaman, pelajaran, kegagalan, dan proses panjang yang membentuk perjalanan hidup saya,” ujar Edi. Ia berharap kisah tersebut dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda dan para profesional untuk terus mengembangkan potensi diri dan berkontribusi bagi bangsa. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

PHI Perkuat Konservasi Terumbu Karang dan Ekosistem Laut di Kalimantan Timur

Ecobiz.asia – Grup PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) memperkuat upaya pelestarian terumbu karang dan ekosistem laut di Kalimantan Timur melalui program konservasi berbasis masyarakat...

PHM Rampungkan Pemasangan Platform Offshore Manpatu, Siap Tambah Produksi Gas Mahakam 20% pada 2027

Ecobiz.asia -- PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) berhasil menyelesaikan pemasangan jacket dan topside Platform Offshore Manpatu pada 27 Mei 2026, menandai tonggak penting dalam...

PLN EPI Jajaki Kolaborasi dengan KLH, Manfaatkan Limbah untuk Energi

Ecobiz.asia – PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) menjajaki kerja sama strategis dengan Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) untuk mempercepat pemanfaatan...

Pertamina Drilling-Halliburton Perkuat Kerja Sama, Bidik Proyek Migas hingga Geothermal Global

Ecobiz.asia -- PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) dan PT Halliburton Indonesia melakukan kerja sama strategis melalui penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU)...

NHM Tebar Kepedulian Idul Adha, 66 Ekor Sapi Kurban Didistribusikan di Halmahera Utara

Ecobiz.asia -- Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, PT Nusa Halmahera Minerals (NHM), pengelola Tambang Emas Gosowong, kembali menunjukkan komitmen sosialnya...

TOP STORIES

Menteri LH Siapkan Aturan Penanaman Air (Water Farming) untuk Atasi Tanah Ambles

Ecobiz.asia – Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) tengah menyiapkan regulasi mengenai water farming atau penanaman air untuk mengendalikan laju penurunan permukaan tanah...

PHI Perkuat Konservasi Terumbu Karang dan Ekosistem Laut di Kalimantan Timur

Ecobiz.asia – Grup PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) memperkuat upaya pelestarian terumbu karang dan ekosistem laut di Kalimantan Timur melalui program konservasi berbasis masyarakat...

PHM Rampungkan Pemasangan Platform Offshore Manpatu, Siap Tambah Produksi Gas Mahakam 20% pada 2027

Ecobiz.asia -- PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) berhasil menyelesaikan pemasangan jacket dan topside Platform Offshore Manpatu pada 27 Mei 2026, menandai tonggak penting dalam...

PLN EPI Jajaki Kolaborasi dengan KLH, Manfaatkan Limbah untuk Energi

Ecobiz.asia – PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) menjajaki kerja sama strategis dengan Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) untuk mempercepat pemanfaatan...

Ekspor Batu Bara, Sawit, dan Ferro Alloy Satu Pintu, Dunia Usaha Minta Kepastian Hukum

Ecobiz.asia – Kalangan dunia usaha mendukung rencana pemerintah menerapkan tata kelola ekspor satu pintu untuk komoditas sumber daya alam (SDA) strategis berupa batu bara,...