INPEX Masela dan Pemda Kepulauan Tanimbar Tanam 1.000 Mangrove, Perkuat Pengelolaan Lingkungan Pesisir

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — INPEX Masela, Ltd., operator Proyek Lapangan Gas Abadi di Wilayah Kerja Masela, bersama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) melakukan penanaman 1.000 bibit mangrove dan aksi bersih pantai di Desa Bomaki, Kecamatan Tanimbar Selatan, Maluku, sebagai bagian dari penguatan pengelolaan lingkungan pesisir dan keterlibatan masyarakat lokal.

Kegiatan yang digelar pada 24 Januari 2026 ini merupakan kolaborasi INPEX dengan SKK Migas dan pemerintah daerah, yang diarahkan untuk menjaga ketahanan ekosistem pesisir sekaligus memperkuat basis sosial proyek migas strategis nasional di wilayah tersebut. Sekitar 150 peserta terlibat, terdiri dari unsur pemerintah daerah, pelajar, organisasi kepemudaan, masyarakat desa, serta perwakilan perusahaan.

Read also:  Agrinas Palma dan Pertamina Bidik Fasilitas FAME 600.000 Ton di Riau, Dukung Program Biodiesel B50

Ekosistem mangrove dinilai memiliki nilai strategis, tidak hanya sebagai pelindung alami pantai dari abrasi dan gelombang laut, tetapi juga sebagai habitat biota laut yang menopang produktivitas perikanan. Dalam konteks ekonomi lokal, keberlanjutan mangrove berpotensi meningkatkan hasil tangkapan nelayan dan menjaga stabilitas mata pencaharian pesisir.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup KKT Christianus Fatlolon menyampaikan pentingnya pemantauan berkelanjutan atas mangrove yang ditanam agar manfaat ekologis dan sosialnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Penanaman mangrove harus dijaga bersama agar hasilnya dapat dirasakan secara berkelanjutan,” ujarnya..

Read also:  Nusantara Regas Salurkan 33 Kargo LNG hingga September 2026

Senada dengan hal tersebut, Manager Social Performance INPEX Masela, Ltd., Dian Fiana, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari Program Pelibatan dan Pengembangan Masyarakat (PPM) bidang lingkungan yang bertujuan membangun kesadaran serta perlindungan lingkungan hidup melalui kerja sama dengan pemda dan masyarakat setempat.

Selain penanaman mangrove, aksi bersih pantai dilakukan untuk mengurangi sampah pesisir dan memperkuat kesadaran kolektif menjaga kawasan pantai sebagai aset lingkungan dan ekonomi daerah.

Kepala Perwakilan SKK Migas Papua dan Maluku (Pamalu) Mardianto menyampaikan bahwa kegiatan penanaman mangrove sejalan dengan komitmen industri hulu migas dalam menjaga keberlanjutan lingkungan serta menunjukkan dampak positif keberadaan industri hulu migas.

Read also:  ANTAM Catat Efisiensi Energi, Andalkan PLTS untuk Tekan Pemakaian BBM

Sinergi antara SKK Migas, INPEX, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci dalam menjaga keseimbangan antara pengembangan energi dan pelestarian lingkungan.

Proyek Lapangan Gas Abadi Masela sendiri merupakan Proyek Strategis Nasional dengan kapasitas produksi gas alam sekitar 10,5 juta ton LNG per tahun, termasuk pasokan gas pipa domestik dan kondensat. Dalam konteks tersebut, pengelolaan lingkungan dan penerimaan sosial dipandang sebagai fondasi penting bagi keberlanjutan investasi energi jangka panjang di kawasan timur Indonesia. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

PGN Teken Tujuh Kesepakatan Pasokan Gas, Bidik LNG Masela untuk 15 Tahun

Ecobiz.asia – PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) menandatangani tujuh kesepakatan komersial untuk memperkuat pasokan gas bumi melalui jaringan pipa dan gas alam...

PDC Dukung Pengembangan Talenta Muda Melalui Program Pemagangan Pemprov DKI Jakarta

Ecobiz.asia – PT Patra Drilling Contractor (PDC) turut berkontribusi dalam pengembangan kompetensi dan kesiapan kerja generasi muda melalui Program Pemagangan APBD Provinsi DKI Jakarta. Bekerja...

ASCOPE Sepakati Penguatan Kerja Sama Energi Regional, dari Hulu Migas hingga CCS/CCUS

Ecobiz.asia -- Pertemuan Dewan ASEAN Council on Petroleum and Energy (ASCOPE) ke-51 menyepakati penguatan kerja sama energi regional, mencakup pengembangan hulu minyak dan gas...

Schneider Electric Targetkan 8.000 Teknisi Listrik Ikuti Electrician Academy

Ecobiz.asia -- Schneider Electric menargetkan 8.000 teknisi listrik dan 1.500 retailer mengikuti program Electrician Academy 2026 untuk memperkuat kompetensi tenaga teknik ketenagalistrikan dan meningkatkan...

Agrinas Palma dan Pertamina Bidik Fasilitas FAME 600.000 Ton di Riau, Dukung Program Biodiesel B50

Ecobiz.asia – PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) dan PT Pertamina Power Indonesia menjajaki pengelolaan dan pemanfaatan fasilitas produksi Fatty Acid Methyl Ester (FAME) milik...

TOP STORIES

Kemenhut Dorong BLUD Penanganan Iklim untuk Buka Akses Pemanfaatan Ekonomi Karbon Daerah

Ecobiz.asia – Kementerian Kehutanan mendorong pengembangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Penanganan Iklim untuk memperluas akses pembiayaan aksi iklim dan mengoptimalkan potensi ekonomi karbon...

PGN Teken Tujuh Kesepakatan Pasokan Gas, Bidik LNG Masela untuk 15 Tahun

Ecobiz.asia – PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) menandatangani tujuh kesepakatan komersial untuk memperkuat pasokan gas bumi melalui jaringan pipa dan gas alam...

PDC Dukung Pengembangan Talenta Muda Melalui Program Pemagangan Pemprov DKI Jakarta

Ecobiz.asia – PT Patra Drilling Contractor (PDC) turut berkontribusi dalam pengembangan kompetensi dan kesiapan kerja generasi muda melalui Program Pemagangan APBD Provinsi DKI Jakarta. Bekerja...

COP17 CBD, Indonesia Dorong Pendanaan Biodiversitas Global yang Adil bagi Negara Berkembang

Ecobiz.asia – Indonesia mendorong mekanisme pendanaan keanekaragaman hayati global dan pembagian keuntungan dari pemanfaatan sumber daya genetik yang lebih adil bagi negara berkembang. Kedua isu...

ASCOPE Sepakati Penguatan Kerja Sama Energi Regional, dari Hulu Migas hingga CCS/CCUS

Ecobiz.asia -- Pertemuan Dewan ASEAN Council on Petroleum and Energy (ASCOPE) ke-51 menyepakati penguatan kerja sama energi regional, mencakup pengembangan hulu minyak dan gas...