Vanda RE Gandeng Black & Veatch untuk Proyek Surya-Baterai di Kepulauan Riau

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – Perusahaan pengembang energi terbarukan Vanda RE Pte Ltd resmi menunjuk Black & Veatch sebagai Konsultan Teknik Utama untuk proyek pembangkit listrik tenaga surya dan penyimpanan energi di Kepulauan Riau, Indonesia.

Black & Veatch, perusahaan global di bidang solusi infrastruktur, akan bertanggung jawab atas perancangan teknik dan pengadaan proyek sistem tenaga surya fotovoltaik (PV) dan sistem penyimpanan energi baterai (BESS) berkekuatan 2 gigawatt peak (GWp) dan 4,4 gigawatt hour (GWh). 

Read also:  Pemerintah Targetkan 1 Juta Sambungan Jargas hingga 2028

Proyek ini merupakan bagian dari pengembangan koridor ekonomi hijau antara Indonesia dan Singapura.

Baca juga: DevvStream Garap Dua Proyek Energi dari Sampah (Waste to Energy) di Indonesia

“Dengan pengalaman lebih dari 50 tahun di Indonesia dan lebih dari 55 GW proyek solar dan BESS secara global, kami siap menerapkan praktik terbaik untuk proyek regional penting ini,” ujar Jerin Raj, Managing Director Asia Pasifik Black & Veatch, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (11/6/2025).

Read also:  Magnifina Bawa PHR Berjaya di ENSIA 2026, Pemberdayaan Pembudidaya Ikan Hasilkan Dampak Ekonomi dan Lingkungan

Penunjukan ini dinilai memperkuat kredibilitas dan kelayakan proyek Vanda RE, yang merupakan hasil kerja sama antara Gurīn Energy Pte Ltd dan Gentari melalui Gentari International Renewables Pte Ltd.

Enda Ginting, Country Manager Indonesia Gurīn Energy, menyatakan bahwa kolaborasi dengan Black & Veatch diharapkan dapat mempercepat transisi energi bersih di kawasan dan menjadikan Indonesia pusat teknologi ramah lingkungan di masa depan.

Baca juga: Vanda RE Gandeng LONGi Pasok 1 GW Panel Surya untuk Proyek PLTS di Kepulauan Riau

Read also:  Siapkan Investasi Rp2,8 T, Danantara Mulai Pembangunan PSEL Bogor Raya 1 di Galuga

Sebelumnya pada Mei 2025, Vanda RE juga menandatangani framework supply agreement dengan perusahaan teknologi surya terkemuka untuk pasokan panel surya hingga 1 GW guna mendukung proyek ini.

Vanda Solar & Battery menjadi salah satu proyek andalan dalam koridor ekonomi hijau yang dirancang untuk menarik investasi sektor teknologi ramah lingkungan, sekaligus menurunkan biaya energi terbarukan domestik dalam jangka panjang. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Pertamina Drilling Kelola 58 Rig, Bidik National Champion Well Construction

Ecobiz.asia -- PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) tak ingin hanya dikenal sebagai perusahaan yang mengelola armada pengeboran besar. Dengan 58 rig yang...

MedcoEnergi Catat Kinerja Solid pada Semester I 2026

Ecobiz.asia -- PT Medco Energi Internasional Tbk (”MedcoEnergi” atau ”Perseroan”) mengumumkan laporan keuangan untuk semester pertama tahun 2026 yang telah diaudit pada hari ini....

Pemerintah Bangun 119.379 Sambungan Jargas, Gresik-Sidoarjo Dapat 14.000

Ecobiz.asia — Pemerintah tengah membangun sekitar 119.379 sambungan rumah (SR) jaringan gas bumi (jargas) yang tersebar di 15 kabupaten/kota pada 2025–2026. Dari jumlah tersebut,...

PHR Perkuat Mutu dan Akses Pasar UMKM, Dorong Produk Lokal Naik Kelas

Ecobiz.asia – PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) mendorong peningkatan daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Dumai, Riau, melalui penguatan mutu produk,...

Pemerintah Targetkan 1 Juta Sambungan Jargas hingga 2028

Ecobiz.asia -- Pemerintah terus memperluas pemanfaatan gas bumi untuk kebutuhan rumah tangga melalui pembangunan jaringan gas bumi rumah tangga (jargas), dengan target mencapai 1...

TOP STORIES

Dekarbonisasi Jadi Tuntutan Industri Tambang, Wamen LH Minta Emisi Dilaporkan ke SIGN-SMART

Ecobiz.asia – Wakil Menteri Lingkungan Hidup/Wakil Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) Diaz Hendropriyono mendorong industri pertambangan mempercepat dekarbonisasi dengan menghitung dan melaporkan emisi...

Wamen LH: Profit Besar Tambang Harus Diikuti Tanggung Jawab Lingkungan

Ecobiz.asia – Wakil Menteri Lingkungan Hidup/Wakil Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) Diaz Hendropriyono meminta industri pertambangan memperkuat dekarbonisasi seiring besarnya keuntungan yang diperoleh...

AFD-Backed Roadmap Seeks to Unlock Investment in Indonesia’s Blue Carbon Ecosystems

Ecobiz.asia – Indonesia has launched a 2026–2045 roadmap for protecting and managing its blue carbon ecosystems, with French development agency Agence Française de Développement...

PHI Raih Tujuh Penghargaan IABC Indonesia Awards 2026

Ecobiz.asia -- PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) meraih tujuh penghargaan dalam ajang International Association of Business Communicators (IABC) Indonesia Awards 2026, sebagai bentuk apresiasi...

Pertamina Drilling Kelola 58 Rig, Bidik National Champion Well Construction

Ecobiz.asia -- PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) tak ingin hanya dikenal sebagai perusahaan yang mengelola armada pengeboran besar. Dengan 58 rig yang...