SKK Migas dan PetroChina Gelar Edukasi Kantin Sehat bagi Pelaku UMKM di Tanjung Jabung Barat

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — SKK Migas dan PetroChina International Jabung Ltd menyelenggarakan seminar bimbingan teknis tentang penyajian makanan sehat di Rec Hall Betara Base Camp, Desa Pematang Lumut, Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jumat (13/6/2025). 

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM) serta pemangku kepentingan terkait terhadap pentingnya pengelolaan makanan yang higienis dan aman.

Seminar tersebut dihadiri oleh 17 pelaku UMKM rumah makan, tenaga kesehatan dari Puskesmas, serta sejumlah narasumber dari Dinas Kesehatan setempat. Para peserta mendapatkan materi tentang keamanan pangan, pengelolaan dapur, serta teknik penyajian makanan siap saji yang sehat dan sesuai standar.

Read also:  PHI Raih Tujuh Penghargaan IABC Indonesia Awards 2026

Baca juga: SKK Migas-KKKS dan Pemprov Riau Bentuk Satgas Percepatan Produksi Migas

“Kami sangat senang dengan adanya kegiatan ini. Ada ilmu yang sangat bermanfaat dari para narasumber tentang tata cara penyajian makanan sehat,” ujar Sarimah, pelaku UMKM pecel lele asal Betara.

Muhammad Yunus, pemilik rumah makan di Serdang Jaya, juga mengapresiasi pelatihan tersebut. “Kami mendapat banyak pengetahuan praktis tentang pengolahan hingga penyajian makanan yang bersih dan sehat,” katanya.

Read also:  TruCarbon dan AEI Gelar Webinar PSPK 1 & 2, Siapkan Emiten Hadapi Sustainability Disclosure 2027

Sulatin, Penanggung Jawab Program Kesehatan Lingkungan Puskesmas Sukarejo, menekankan pentingnya penerapan ilmu yang diperoleh dalam praktik sehari-hari. “Semoga seluruh peserta bisa menerapkan teknis pengelolaan makanan sehat di warung mereka masing-masing,” ujarnya.

Sejumlah perwakilan dari PetroChina International Jabung Ltd turut hadir dalam kegiatan ini, antara lain Health Management Supervisor QHSE M. Nasaruddin, Production Superintendent M. Nur, serta tim medis dan industrial hygiene perusahaan.

Read also:  PERHAPI: Industri Tambang Tak Cukup Hanya Kejar Produksi, Harus Beri Manfaat Berkelanjutan

Baca juga: Cek Kesiapan Operasional, SKK Migas Kunjungi HCML

Narasumber utama dalam seminar ini antara lain La Ode Nazaruddin, Pj Kesling Kerja dan Olahraga Dinas Kesehatan Tanjung Jabung Barat, dan Sulatin dari Puskesmas Sukarejo.

Kegiatan edukatif ini menjadi bagian dari komitmen SKK Migas dan PetroChina untuk mendukung penguatan kapasitas UMKM sekaligus mendorong terciptanya lingkungan kerja dan konsumsi pangan yang lebih sehat dan berkelanjutan di wilayah operasional mereka. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

TruCarbon dan AEI Gelar Webinar PSPK 1 & 2, Siapkan Emiten Hadapi Sustainability Disclosure 2027

Ecobiz.asia – Penerapan standar pengungkapan keberlanjutan PSPK 1 dan PSPK 2 mulai periode pelaporan tahunan 1 Januari 2027 mendorong emiten memperkuat kesiapan data, sistem...

Pertamina Perluas Akses Pasar Global 7 UMK di CAEXPO 2026

Ecobiz.asia -- PT Pertamina (Persero) memperluas peluang produk lokal tujuh Usaha Mikro dan Kecil (UMK) mitra binaan untuk menjangkau pasar internasional dalam The 23rd...

PHI Raih Tujuh Penghargaan IABC Indonesia Awards 2026

Ecobiz.asia -- PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) meraih tujuh penghargaan dalam ajang International Association of Business Communicators (IABC) Indonesia Awards 2026, sebagai bentuk apresiasi...

PERHAPI: Industri Tambang Tak Cukup Hanya Kejar Produksi, Harus Beri Manfaat Berkelanjutan

Ecobiz.asia -- Industri pertambangan Indonesia menghadapi tantangan yang semakin kompleks, mulai dari tekanan geopolitik dan fluktuasi harga komoditas hingga perubahan regulasi, pertambangan ilegal, serta...

Agincourt Resources Buka OlympiAR 2026, Dorong Talenta Geosains dan Praktik Tambang Berkelanjutan

Ecobiz.asia -- PT Agincourt Resources, pengelola Tambang Emas Martabe, bersama Masyarakat Geologi Ekonomi Indonesia (MGEI) kembali menggelar Olympiad Agincourt Resources (OlympiAR) 2026, kompetisi geosains...

TOP STORIES

PSEL Palembang Hasilkan Listrik 21,55 MW, Siap Beroperasi Penuh Mulai Desember

Ecobiz.asia — Fasilitas Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) Palembang telah menghasilkan listrik 21,55 megawatt (MW), melampaui capaian awal yang diperkirakan sekitar 20 MW....

Parlemen Godok RUU Perubahan Iklim Berkeadilan, Jaga Kepastian Aturan Proyek Karbon

Ecobiz.asia – Parlemen mulai menyiapkan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perubahan Iklim Berkeadilan untuk memberikan kepastian dan menjaga konsistensi regulasi bagi proyek-proyek karbon yang...

Prabowo Resmikan 11 Proyek Hilirisasi Nikel Senilai US$10,2 Miliar di IWIP

Ecobiz.asia — Presiden Prabowo Subianto meresmikan komersialisasi dan groundbreaking 11 proyek dalam ekosistem hilirisasi nikel di Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Halmahera Tengah,...

Populasi Satwa Liar Global Turun 73%, Peluang Pemulihan Tumbuh di Indonesia

Ecobiz.asia — Populasi satwa liar yang dipantau di dunia turun rata-rata 73% dalam 52 tahun, tetapi sejumlah pemulihan spesies menunjukkan bahwa tren kehilangan keanekaragaman...

Tiga Start Up Iklim Dapat Suntikan Rp15 Miliar, Siap Uji Coba dan Komersialisasi di Indonesia

Ecobiz.asia – Tiga perusahaan start up teknologi iklim mendapat suntikan dana Rp15 miliar untuk menguji solusi mereka di Indonesia, menandai meningkatnya aliran modal ke...