Cek Kesiapan Operasional, SKK Migas Kunjungi HCML

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – EcobizSatuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi mengunjungi Gas Metering Station (GMS) Husky-CNOOC Madura Limited (HCML) di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.

Kegiatan “Management Walk Through (MWT)” dan kunjungan kerja lapangan ini merupakan bagian dari upaya untuk mengoptimalkan capaian target produksi dan lifting minyak dan gas bumi tahun ini. Target produksi minyak pada 2024 adalah 635 ribu BOPD dan target gas 5.785 MMSCFD.

“Kegiatan MWT ini dilakukan dengan membawa pesan mengenai optimasi capaian produksi, lifting dan stok 2024 dengan tanpa mengurangi aspek kesehatan dan keselamatan kerja,” kata Manager Regional Office & Relations HCML, Hamim Tohari dikutip Jumat (27/12/2024).

Read also:  Perta Daya Gas Perkuat Infrastruktur Gas untuk Dukung Ketahanan Energi Nasional

Baca juga: Jalankan Program Difabel in Action, PIEP Wujudkan Ruang Berkarya Anak Disabilitas Berkarya 

Kunjungan SKK Migas ke HCML dilakukan pada 23 Desember 2024.
Kegiatan itu juga dilakukan untuk mendukung kesiapan kegiatan operasional HCML sebagai Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) yang sudah direncanakan untuk tahun 2025. 

Pemerintah saat ini memasang target produksi minyak bumi sebesar 1 juta barel per hari dan gas bumi 12 miliar standar kaki kubik per hari pada tahun 2030.

Read also:  PIS Restorasi Terumbu Karang di Bali Barat, Tanam 100 Fragmen dan Edukasi Anak Pesisir

Hamim mengatakan, HCML berkomitmen menjadi mitra strategis bagi pemerintah dalam penyediaan energi yang murah dan ramah lingkungan untuk kebutuhan dalam negeri. 

“Kami siap mendukung target pemerintah. Saat ini, proyek Lapangan BD, MDA, MBH dan MAC diharapkan bisa meningkatkan pasokan gas nasional dan semuanya untuk kepentingan dalam negeri,” katanya.

HCML sudah menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk memenuhi target. “Tentu saja kami akan selalu siap bekerja sama dengan SKK Migas untuk memenuhi target nasional,” kata Hamim.

Baca juga: Transisi Energi, Pertamina Hulu Energi dan SKK Migas Pastikan Kinerja Lapangan Jambaran Tiung Biru

Read also:  PHM Ubah Limbah Makanan Menjadi Pendorong Ekonomi Sirkular di Pesisir Kalimantan Timur

Sementara itu, VP Operations HCML, Perkasa Sinagabariang mengatakan bahwa di tahun 2024 HCML  berkontribusi menjadi salah satu jangkar utama produksi gas di Jawa Timur. 

“HCML membantu mengamankan kebutuhan gas apabila ada kegiatan pemeliharaan fasilitas atau permasalahan operasi dari lapangan-lapangan lain,” kata Perkasa.

Kepala UPP Lapangan Abadi SKK Migas, Ardiansyah, berterimakasih atas kontribusi HCML. “SKK Migas mengucapkan terima kasih atas upaya mempertahankan pasokan gas untuk kebutuhan industri strategis di Jawa Timur sepanjang tahun 2024 yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” puji Ardiansyah.****

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

PGN Gagas Perluas Akses Gas Bumi di Yogya Lewat Skema CNG

Ecobiz.asia -- Keterbatasan jaringan pipa gas bumi mendorong PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) melalui anak usahanya PT Gagas Energi Indonesia (PGN Gagas) memperluas...

PGN Dorong Pemanfaatan Jargas sebagai Penggerak Ekonomi Masyarakat Sleman

Ecobiz.asia -- PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) terus mengoptimalkan pemanfaatan jaringan gas bumi (jargas) di Sleman, Yogyakarta, tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan rumah...

PHE Dorong Percepatan Ekosistem Natural Hydrogen untuk Perkuat Ketahanan Energi Indonesia

Ecobiz.asia — PT Pertamina Hulu Energi (PHE), Subholding Upstream Pertamina, mendorong percepatan pengembangan natural hydrogen di Indonesia sebagai salah satu sumber energi masa depan...

PGN Gagas Ajukan Tambahan Alokasi Gas CNG hingga 30 BBTUD untuk Periode 2026-2030

Ecobiz.asia -- PT Gagas Energi Indonesia (PGN Gagas), anak usaha PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), mengajukan tambahan alokasi gas bumi untuk kebutuhan compressed...

Pertamina Trans Kontinental Salurkan Bantuan Bencana di NTT, Pastikan Layanan Maritim Tetap Berjalan

Ecobiz.asia – PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) menyalurkan bantuan kebutuhan dasar bagi masyarakat terdampak bencana alam di Nusa Tenggara Timur (NTT) sekaligus memastikan keandalan...

TOP STORIES

Indonesia Looks to Climate Finance to Unlock 100 GW Solar Ambition

Ecobiz.asia – Indonesia is looking to international climate finance and private capital to help turn its 100 GW solar ambition into investment projects, as...

GIZ: Indonesia Faces 3.8 GW Annual Renewable Buildout Gap as Procurement Stalls

Ecobiz.asia – Indonesia needs to accelerate annual renewable power additions by around 3.8 GW to stay on track with its latest electricity supply plan,...

Indonesia’s Cheap Gas Recipients Still Lag on Energy Efficiency

Ecobiz.asia – Only 41 of 164 Indonesian companies receiving special natural gas prices and consuming more than 4,000 tonnes of oil equivalent (TOE) a...

Presiden Prabowo Pantau Langsung Penanganan Karhutla di Kalimantan, Perkuat Operasi Pemadaman

Ecobiz.asia — Presiden Prabowo Subianto memantau langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan di tengah kondisi cuaca yang sangat kering akibat fenomena...

West Java Explores 900 Nm3/Hour Waste-to-Hydrogen Project at Sarimukti

Ecobiz.asia – The West Java Provincial Government is exploring a waste-to-hydrogen project at the Sarimukti regional waste facility with planned hydrogen production capacity of...