Ecobiz.asia — PT Pertamina Gas (Pertagas), bagian dari Subholding Gas Pertamina, mengerahkan tim tanggap darurat dan mobil pemadam kebakaran untuk membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Cambai, Sumatra Selatan. Perusahaan juga menyalurkan bantuan logistik dan alat pelindung diri (APD) bagi petugas gabungan serta masyarakat yang terdampak asap.
Dukungan tersebut mencakup koordinasi operasional pemadaman dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Manggala Agni, perusahaan lain, serta Satuan Tugas (Satgas) Karhutla setempat.
Corporate Secretary Pertagas Sulthani Adil Mangatur mengatakan, perusahaan berupaya mendukung percepatan penanganan kebakaran melalui bantuan kemanusiaan, pengerahan personel, dan koordinasi lintas instansi, dengan tetap mengutamakan keselamatan petugas dan masyarakat.
“Penanganan karhutla membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, baik pemerintah, petugas pemadam, aparat, relawan, maupun dunia usaha. Pertagas berupaya mengambil bagian melalui penyaluran bantuan extra fooding dan APD, serta dukungan Tim Tanggap Darurat dan mobil pemadam kebakaran perusahaan untuk membantu penanganan kebakaran di wilayah Palembang,” ujar Sulthani dalam keterangan perusahaan, Kamis (22/10).
Selain mendukung pemadaman, Pertagas menyalurkan bantuan berupa paket makanan tambahan (extra fooding) dan APD kepada BPBD Sumatra Selatan. Bantuan tersebut diserahkan di Posko 4 Kertapati, Kantor Kecamatan Kertapati, Palembang, pada Jumat (16/10).
Paket bantuan makanan tambahan meliputi susu murni, minuman penyegar, air mineral, biskuit, dan mi instan untuk membantu memenuhi kebutuhan konsumsi serta menjaga stamina petugas dan relawan selama penanganan karhutla.
Sementara itu, APD yang disalurkan mencakup masker KN95, kacamata pelindung, sarung tangan antipotong, serta perlengkapan kesehatan dan medis sekali pakai. Pertagas juga menyediakan komponen penyaring (cartridge filter) sesuai kebutuhan perangkat filtrasi yang digunakan di lapangan.
Perwakilan BPBD Sumatra Selatan Dwi Zadine mengapresiasi dukungan perusahaan tersebut, terutama dalam membantu menjaga stamina dan keselamatan petugas gabungan yang menghadapi paparan asap.
“Bantuan logistik berupa extra fooding dan Alat Pelindung Diri (APD) sangat krusial untuk menjaga stamina serta keselamatan petugas gabungan di lapangan dari paparan asap pekat,” kata Dwi.
Menurut dia, pengerahan tim tanggap darurat dan armada pemadam kebakaran oleh Pertagas juga menunjukkan pentingnya kolaborasi pemerintah dan dunia usaha dalam mempercepat pemadaman serta melindungi masyarakat dan lingkungan.
Pertagas turut menyalurkan bantuan kepada masyarakat di sekitar jalur pipa perusahaan yang terdampak asap karhutla. Bantuan tersebut berupa susu, minuman penyegar, masker respirator setengah wajah yang dapat digunakan kembali, serta kacamata pelindung untuk membantu mengurangi paparan asap dan partikel di udara.
Sulthani mengatakan, perusahaan akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait dan memantau perkembangan kondisi di lapangan agar dukungan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan penanganan darurat.
Di tengah upaya tersebut, Pertagas juga berupaya menjaga keandalan infrastruktur dan kontinuitas pasokan gas bagi pelanggan industri, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta rumah tangga.
Dukungan penanggulangan karhutla ini merupakan bagian dari pelaksanaan program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) Pertagas, sekaligus upaya perusahaan dalam mendukung keselamatan masyarakat dan perlindungan fasilitas operasional di sekitar wilayah terdampak.***




