Santi Energi Hijau Gandeng Pemkab Sumba Timur Kembangkan Bioenergi Malapari

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – PT Santi Energi Hijau dan Pemerintah Kabupaten Sumba Timur menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) untuk penelitian dan pengembangan Pongamia pinnata (Malapari) di wilayah itu, sebagai langkah awal pengembangan sumber energi hijau berbasis tanaman lokal.

Penandatanganan dilakukan oleh Bupati Umbu Lili Pekuwali dan Direktur Utama PT Santi Yusuf Reza Shahab.

Diktip dari laman resmi Pemkab Sumba Timur, Jumat (12/12/2025), PKS itu, bertujuan melakukan riset teknis, perbanyakan bibit unggul, dan studi kelayakan komersial Malapari sebagai komoditas bioenergi yang dapat dikembangkan di lahan marginal di Sumba Timur.

Read also:  PLN Klaim Program TJSL Jangkau Lebih dari 700 Ribu Penerima Manfaat, Gunakan Pendekatan CSV

Pemerintah daerah berharap kerja sama ini membuka peluang investasi hijau dan memberi nilai ekonomi bagi masyarakat pesisir dan lahan kering.

Pongamia pinnata yang dikenal di Indonesia sebagai Malapari adalah pohon leguminosa yang bijinya mengandung minyak yang potensial diolah menjadi biodiesel.

Kandungan minyak biji Malapari dilaporkan berkisar antara sekitar 20–45% berat biji tergantung varietas dan lokasi tumbuhnya, sehingga cocok dikaji sebagai sumber minyak nabati untuk bioenergi dan produk turunan lainnya. Selain biodiesel, penelitian menunjukkan potensi konversi menjadi produk bernilai tambah lain termasuk biojet fuel.

Read also:  SPKLU PLN Melonjak 44 Persen Sepanjang 2025, Layanan Home Charging Naik Dua Kali Lipat

Pohon Malapari tahan terhadap kondisi lahan marginal—termasuk tanah kering, salinitas, dan pH tidak ideal serta mampu memperbaiki kesuburan tanah melalui fiksasi nitrogen.

Karakter ini membuatnya potensial untuk rehabilitasi lahan kritis dan konservasi lahan kering sambil menghasilkan output ekonomi. Sebagai tanaman agroforestri multiproduk, Malapari juga menyediakan kayu, pakan ternak, serta potensi sumber bahan bakar dan pupuk organik. Namun, pengembangan skala besar memerlukan pengelolaan yang menghindarkan konflik alokasi lahan dengan pangan. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Bangun Ekosistem SAF Tersertifikasi Global, Pertamina Siap Tembus Pasar Internasional

Ecobiz.asia — PT Pertamina (Persero) mempercepat langkah masuk ke pasar internasional melalui pembangunan ekosistem Sustainable Aviation Fuel (SAF) yang terverifikasi secara global. Inisiatif ini diarahkan...

Samindo Resources Targetkan Pemindahan 34,5 Juta BCM Batuan Penutup pada 2026

Ecobiz.asia — PT Samindo Resources Tbk menetapkan target pemindahan batuan penutup (overburden removal) sebesar 34,5 juta bank cubic meter (BCM) sepanjang 2026, seiring upaya...

Ceria Corp Dukung Percepatan Koperasi Merah Putih di Lingkar Tambang Kolaka

Ecobiz.asia — Ceria Corp menyatakan dukungan terhadap percepatan pengembangan Koperasi Merah Putih di wilayah lingkar tambang perusahaan di Kecamatan Wolo, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara....

Diminati Filipina, Teknologi Panas Bumi Flow2Max PGE Menuju Pasar Global

Ecobiz.asia — PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) mulai menjajaki pasar internasional dengan menargetkan pemasangan perdana teknologi Flow2Max di lapangan panas bumi milik Energy...

Indocement Manfaatkan RDF dari Sampah Perkotaan Kabupaten Paser sebagai Bahan Bakar Alternatif

Ecobiz.asia — PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. (Indocement) menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Paser untuk memanfaatkan refuse-derived fuel (RDF) yang dihasilkan dari pengolahan...

TOP STORIES

Gakkum Kehutanan Ungkap Perdagangan Sisik Trenggiling di Sintang, Barang Bukti 1,38 Kg Diamankan

Ecobiz.asia – Balai Gakkum Kehutanan Wilayah Kalimantan berhasil mengungkap kasus perdagangan ilegal bagian satwa dilindungi berupa sisik Trenggiling di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat. Dalam operasi...

Jangan Terus Bebani TPA, Menteri LH: Pengelolaan Sampah Kota Harus Dimulai Dari Rumah

Ecobiz.asia — Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, menegaskan bahwa pengelolaan sampah tidak boleh lagi bertumpu pada Tempat Pemrosesan Akhir...

Terdaftar di IDX Carbon, NBE Tawarkan Kredit Karbon dari Proyek Biogas Limbah Sawit

Ecobiz.asia — PT Nagata Bio Energi (NBE), anak usaha PT ABM Investama Tbk, resmi bergabung dengan IDX Carbon, menawarkan kredit karbon yang dihasilkan dari...

Pertamina Targets Europe, Asia-Pacific with Globally Certified Sustainable Aviation Fuel

Ecobiz.asia — PT Pertamina is accelerating its entry into the international market by developing a globally certified sustainable aviation fuel (SAF) ecosystem, positioning Indonesia...

Bangun Ekosistem SAF Tersertifikasi Global, Pertamina Siap Tembus Pasar Internasional

Ecobiz.asia — PT Pertamina (Persero) mempercepat langkah masuk ke pasar internasional melalui pembangunan ekosistem Sustainable Aviation Fuel (SAF) yang terverifikasi secara global. Inisiatif ini diarahkan...