Punya Portofolio EBT Lengkap, Pertamina NRE Bisa Jadi Motor Penggerak Holding di Masa Depan

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – Pertamina NRE siap menjadi motor penggerak bisnis masa depan Pertamina (Persero). 

Melalui portofolio bisnis yang lengkap di sektor energi baru terbarukan Pertamina NRE siap menyelaraskan sesuai Paris Agreement, dengan tujuan untuk membatasi kenaikan suhu global menjadi kurang dari 2°C di atas tingkat pra-industri. 

Untuk mencapai target ini, maka diperlukan transformasi lebih lanjut dalam sistem energi global yang berfokus pada peningkatan sumber energi terbarukan, peningkatan efisiensi energi, dan penerapan teknologi inovatif yang dapat mendukung upaya dekarbonisasi sistem energi serta mengurangi dampak lingkungan.

Baca juga: Komitmen Menerapkan ESG, PHE Raih Skor Rating BBB

Read also:  Jaga Ekosistem Bahari, Pertamina Trans Kontinental Tanam 512 Fragmen Terumbu Karang di Sulut

Direktur Perencanaan Strategis & Pengembangan Bisnis Pertamina NRE Fadli Rahman mengungkapkan, Indonesia dihadapkan pada tantangan untuk memenuhi permintaan energi yang terus berkembang, sembari dengan menangani dampak lingkungan yang ada. 

“Selain pengurangan emisi karbon, terdapat peluang signifikan dalam sumber energi terbarukan,” ungkap dia di Institut Teknologi Bandung (ITB) beberapa waktu lalu.

Kata dia, sumber-sumber ini merupakan kunci untuk mendiversifikasi bauran energi, mempromosikan ketahanan energi, dan mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan, hal ini sejalan dengan aspirasi “Asta Cita” oleh Presiden Indonesia, Prabowo Subianto perihal swasembada energi. 

Fadli menjelaskan, visi ini bertujuan agar Indonesia tidak hanya memenuhi kebutuhan energinya dari sumber domestik, tetapi juga menjadi pemimpin dalam energi terbarukan, mengurangi ketergantungan pada impor, dan memperkuat ketahanan energi.

Read also:  Pertamina Drilling dan Iceland Drilling Bidik Peluang Bisnis Geothermal dan Migas

Sebagai salah satu perusahaan energi terbesar di Indonesia, Pertamina menyadari peran krusial yang harus dimainkan dalam memimpin transisi energi nasional. 

Melalui anak perusahaannya, Pertamina New and Renewable Energy (PNRE), Pertamina berkomitmen untuk mempercepat investasi dalam teknologi energi terbarukan, dengan fokus pada energi geotermal, surya, angin, bioetanol, efisiensi & konservasi energi, dan sektor-sektor baru seperti karbon, hidrogen bersih, dan teknologi rendah karbon lainnya seperti flare-to-power. 

“Dengan mendiversifikasi ke sumber energi baru ini, Pertamina tidak hanya berkontribusi pada dekarbonisasi, tetapi juga mendorong inovasi, menciptakan lapangan kerja, dan memastikan pembangunan berkelanjutan,” tuturnya.

Read also:  BRI Kucurkan Pembiayaan Sosial dan Lingkungan Rp842,1 Triliun, 58% dari Total Kredit

Baca juga: Catatan Akhir Tahun: Refleksi tentang Tekanan Green Global Regulation pada Indonesia melalui Trade and Market

Ia menjelaskan, meskipun tantangan ini besar, hal ini juga membuka peluang untuk transformasi yang signifikan. 

Melalui kolaborasi, inovasi, dan strategi yang visioner, Pertamina NRE siap membantu Indonesia membangun sistem energi yang lebih resilient dan berkelanjutan, yang dapat memenuhi kebutuhan energi saat ini dan masa depan, sekaligus berkontribusi pada pencapaian tujuan iklim global. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Trans Mall Group Resmikan PLTS Atap Terluas di Indonesia, Kolaborasi dengan Xurya

Ecobiz.asia — Trans Mall Group meresmikan instalasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di 16 lokasi yang tersebar di 14 kota dan 11 provinsi...

Pangkas Penggunaan BBM, PLN EPI Siapkan Gasifikasi Pembangkit 477 MW di Nusa Tenggara

Ecobiz.asia — PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) menyiapkan jaringan logistik Liquefied Natural Gas (LNG) untuk memasok gas ke pembangkit berkapasitas total 477...

MNK Rokan Jadi Pijakan Awal Pertamina Kembangkan Ekosistem Migas Non-Konvensional

Ecobiz.asia -- PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) menjadikan pengembangan Migas Non Konvensional (MNK) di Wilayah Kerja Rokan sebagai pijakan awal untuk membangun kapabilitas dan...

Pertamina NRE Bangun Pusat Pengembangan Bioetanol di Lampung, Bidik Produksi 1 Juta KL

Ecobiz.asia — PT Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) meluncurkan Bioethanol Development Center di Tegineneng, Kabupaten Pesawaran, Lampung, sebagai fasilitas percontohan untuk mengembangkan...

ANTAM Lepas 50 Tukik dan Restorasi 55 Terumbu Karang di Lombok, Perkuat Aksi Konservasi Laut

Ecobiz.asia – PT ANTAM (Persero) Tbk (ANTM) bersama peserta Women On The Move 2026 melakukan aksi konservasi laut di Medana Bay, Lombok, dengan melepasliarkan...

TOP STORIES

Verra Launches Scope 3 Standard Program to Certify Value Chain Climate Action

Ecobiz.asia – Verra has launched its Scope 3 Standard (S3S) Program, a framework designed to quantify, verify and certify the climate outcomes of projects...

Pantauan Karhutla Kemenhut: Hotspot Kalteng dan Kalbar Turun Tajam, Sumsel Malah Naik

Ecobiz.asia — Jumlah titik panas dengan tingkat kepercayaan tinggi (high confidence) secara nasional turun 400 titik menjadi 1.037 titik hingga Selasa (15/9/2026) malam....

B50 Sudah Mengalir di 94% SPBU, Pemerintah Kejar Deadline Transisi 1 Oktober

Ecobiz.asia — Implementasi biodiesel 50% atau B50 telah menjangkau 6.050 dari 6.412 SPBU di seluruh Indonesia atau sekitar 94%. Pemerintah kini mengejar penyelesaian transisi...

Trans Mall Group Resmikan PLTS Atap Terluas di Indonesia, Kolaborasi dengan Xurya

Ecobiz.asia — Trans Mall Group meresmikan instalasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di 16 lokasi yang tersebar di 14 kota dan 11 provinsi...

WWF Indonesia dan DIPI Dorong Transformasi Ritel untuk Perkuat Pangan Sehat dan Berkelanjutan

Ecobiz.asia — Transformasi sistem pangan di Indonesia perlu didorong dari hulu hingga hilir dengan melibatkan peritel sebagai penghubung utama antara produsen dan konsumen. Penguatan...