Proyek SEABLUE KKP Targetkan Kesejahteraan 1.500 Nelayan Kecil di Morotai dan Tanimbar Lewat Ekonomi Biru

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) meluncurkan proyek SEABLUE (Strengthening Livelihood of Small-Scale Fishermen with Promoting Sustainable Local Economic Development) yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan nelayan kecil melalui pendekatan ekonomi biru berkelanjutan. 

Program ini dijalankan bersama United Nations Development Programme (UNDP) dan didukung oleh Pemerintah Jepang.

SEABLUE akan dilaksanakan di dua wilayah prioritas Pulau Morotai di Maluku Utara dan Kepulauan Tanimbar di Maluku, yang dipilih karena tingginya angka kemiskinan dan kerentanan gizi kronis, serta ketergantungan masyarakat pada sektor perikanan.

Read also:  PSEL Palembang Hasilkan Listrik 21,55 MW, Siap Beroperasi Penuh Mulai Desember

Baca juga: KKP Luncurkan SeaBLUE, Dorong Perikanan Ramah Lingkungan dan Inklusif

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP), I Nyoman Radiarta, mengatakan program ini menargetkan pemberdayaan 1.500 nelayan skala kecil. 

Dukungan yang diberikan meliputi integrasi ke sistem data nasional, pelatihan diversifikasi usaha, serta akses teknologi dan pembiayaan, termasuk bagi perempuan di komunitas pesisir.

Read also:  Industri Kelola Emisi Karbon Layak Dapat ‘Sweetener’ Pembiayaan, Persiapan Hadapi CBAM

“Ini bukan sekadar proyek, tetapi langkah nyata membangun ekosistem perikanan yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan,” kata Nyoman, Kamis (19/6/2025).

Baca juga: KKP Tetapkan Dua Kawasan Konservasi Laut Baru, Luasnya Ratusan Ribu Hektar

SEABLUE juga memperkenalkan teknologi ramah lingkungan, seperti mesin kapal berbahan bakar gas, kapal listrik, dan cold storage hemat energi untuk menekan emisi serta mengurangi kerugian pasca panen. Inisiatif ini juga merupakan bagian dari program Kampung Nelayan Merah Putih yang dicanangkan pemerintah.

Read also:  Negosiasi INC on Plastic Pollution Alot, Indonesia Tak Tinggal Diam Tangani Sampah Plastik

Program ini diharapkan menjadi katalis perubahan struktural sektor perikanan skala kecil melalui kolaborasi antara pemerintah, mitra pembangunan, akademisi, dan masyarakat lokal. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Hotspot Turun 1.019 Titik, Operasi Karhutla dan Perlindungan Satwa Terus Diperkuat

Ecobiz.asia — Jumlah titik panas (hotspot) dengan tingkat kepercayaan tinggi di Indonesia turun 1.019 titik dalam sehari menjadi 317 titik pada Sabtu (24/10/2026). Meski penurunan...

IWC-11 Dorong Pembiayaan Inovatif untuk Perluas Solusi Pengelolaan Perairan Berkelanjutan

Ecobiz.asia – Pembiayaan inovatif dan keterlibatan masyarakat menjadi kunci untuk memperluas penerapan solusi pengelolaan perairan, mulai dari konservasi pesisir hingga penanganan sampah plastik. Isu...

Tak Tebang Pilih, Menhut Bekukan Izin Enam Perusahaan di Kalteng terkait Karhutla

Ecobiz.asia — Kementerian Kehutanan (Kemenhut) membekukan izin enam perusahaan yang terkait dengan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah. Dengan penambahan tersebut,...

Kemenhut Tanggapi Kritik Greenpeace Soal Karhutla, Beberkan Operasi Pemadaman hingga Sanksi ke Perusahaan

Ecobiz.asia - Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menanggapi kritik Greenpeace Indonesia dengan menegaskan bahwa anggapan pemerintah tidak bertindak dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak...

Pusat Data Butuh Tambahan 20 GW, Bahlil Siapkan Energi Bersih untuk Batam–Karimun–Bintan

Ecobiz.asia — Indonesia membutuhkan tambahan pasokan listrik sekitar 20 gigawatt (GW) untuk memenuhi kebutuhan pengembangan pusat data. Pemerintah menyiapkan Batam, Karimun, dan Bintan sebagai...

TOP STORIES

Hotspot Turun 1.019 Titik, Operasi Karhutla dan Perlindungan Satwa Terus Diperkuat

Ecobiz.asia — Jumlah titik panas (hotspot) dengan tingkat kepercayaan tinggi di Indonesia turun 1.019 titik dalam sehari menjadi 317 titik pada Sabtu (24/10/2026). Meski penurunan...

PHE Andalkan Teknologi Geosains untuk Optimalkan Potensi Migas Nasional

Ecobiz.asia — PT Pertamina Hulu Energi (PHE), Subholding Upstream Pertamina, mendorong pemanfaatan teknologi geosains untuk meningkatkan keberhasilan eksplorasi dan mengoptimalkan produksi lapangan minyak dan...

Pertagas Kerahkan Tim Tanggap Darurat untuk Bantu Penanganan Karhutla di Sumsel

Ecobiz.asia -- PT Pertamina Gas (Pertagas), bagian dari Subholding Gas Pertamina, mengerahkan tim tanggap darurat dan mobil pemadam kebakaran untuk membantu penanganan kebakaran hutan...

Uni Eropa Sepakati Kenaikan Ambang Penghapusan Kuota Karbon, Jaga Stabilitas Pasar

Ecobiz.asia – Dewan Uni Eropa dan Parlemen Eropa mencapai kesepakatan sementara untuk menaikkan ambang penghapusan kuota emisi dalam Market Stability Reserve (MSR) dari 400...

IWC-11 Dorong Pembiayaan Inovatif untuk Perluas Solusi Pengelolaan Perairan Berkelanjutan

Ecobiz.asia – Pembiayaan inovatif dan keterlibatan masyarakat menjadi kunci untuk memperluas penerapan solusi pengelolaan perairan, mulai dari konservasi pesisir hingga penanganan sampah plastik. Isu...