Program Daur Ulang Seragam, Pertamina Hemat Emisi Karbon Lebih Dari 41,8 ton Karbon

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – PT Pertamina (Persero) berhasil melakukan daur ulang 7.066 baju seragam yang dikumpulkan secara sukarela oleh 1.834 Perwira Pertamina Group. 

Total limbah dari program daur ulang baju seragam Pertamina ini sekitar 2,4 ton, dan dikalkulasi sebagai penghematan emisi karbon setara dengan 41,8 ton CO2e.

Vice President Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso menjelaskan, program daur ulang baju seragam Perwira ini merupakan salah satu program unggulan Environmental, Social, Governance (ESG) Pertamina. 

Baca juga: EcoMatcher-VNV Advisory Luncurkan Proyek Pengurangan Karbon Lewat Penanaman Pohon TREES+, Ada di Indonesia

Melalui Sustainable Fashion, Pertamina berupaya meningkatkan kesadaran Perwira terhadap pengurangan limbah, salah satunya dari baju seragam. Seragam yang didaur ulang terkumpul dari Pertamina Group, yakni dari Perwira Holding sebanyak 1.397 helai baju dan sisanya dari berbagai subholding dan anak usaha. 

Read also:  PHE Dorong Percepatan Ekosistem Natural Hydrogen untuk Perkuat Ketahanan Energi Indonesia

“Dengan pengolahan limbah pakaian sebanyak 2,4 ton, Perwira telah memulai gerakan nyata bagi penurunan emisi karbon. Kami berharap, Perwira Pertamina dapat menjadikan prinsip keberlanjutan sebagai gaya hidup, sehingga Perwira dapat menjadi agen keberlanjutan untuk edukasi upaya keberlanjutan ini di masyarakat,” ujar Fadjar, Selasa, 13 Agustus 2024.

Program daur ulang Pertamina bertajuk “Uniform Recycling Program” #2Renew1 dimulai dari 2 Mei 2024 hingga 30 Juni 2024. 

Baca juga: KLHK Lepasliarkan 4.605 Individu Kura-Kura Moncong Babi Hasil Ranching, Freeport Indonesia Berikan Dukungan  

Read also:  PGN Dorong Pemanfaatan Jargas sebagai Penggerak Ekonomi Masyarakat Sleman

Program ini mendorong Perwira Pertamina untuk memaksimalkan penggunaan baju seragamnya, sehingga seragam lama yang sudah tak terpakai dapat dikumpulkan secara sukarela, untuk didaur ulang menjadi produk seragam daur ulang yang lebih ramah lingkungan. 

Sejalan dengan program sustainable fashion, tagline “Give Your Uniform A Second Life” bertujuan untuk membudayakan gaya hidup berkelanjutan (sustainable way of life) yang mendukung implementasi circular economy dan pengurangan emisi scope 3 secara nyata.
 
Hasil dari “Uniform Recycling Program” ini dapat menghilangkan potensi emisi karbon hingga 41,8 ton Co2e melalui pengolahan limbah tekstil seragam (circular textile). 

Read also:  Pertamina Lampaui Target Dekarbonisasi, Emisi Karbon Turun 118% di Atas RKAP

Baca juga: Mahasiswa UGM Bikin Casspa Pouch, Kantong Kemasan Ramah Lingkungan dari Limbah Padi dan Kulit Singkong 

Penghindaran emisi ini, setara dengan menjaga kesuburan lahan seluas 14.281 m3. Pengolahan limbah daur ulang baju seragam tersebut, juga mampu menghindari penggunaan air hingga 15 juta liter air. 

Selain itu, implementasi terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) nomor 12 yakni Konsumsi dan Produksi yang bertanggung jawab.

“Ke depan sustainable fashion diharapkan dapat menjadi gaya hidup para Perwira Pertamina. Sehingga, seluruh Perwira dapat berkontribusi mendukung target Net Zero Emission (NZE),” pungkas Fadjar. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Pertagas Catat Kepuasan Pelanggan 4,46, Naik 2,53% pada 2026

Ecobiz.asia – PT Pertamina Gas (Pertagas), bagian dari Subholding Gas Pertamina, mencatat tingkat kepuasan pelanggan atau Customer Satisfaction Index (CSI) sebesar 4,46 pada 2026,...

PGE Siapkan Listrik Baseload Panas Bumi untuk Green Data Center

Ecobiz.asia — PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) menyiapkan pasokan listrik baseload dari energi panas bumi untuk mendukung pengembangan green data center dan ekosistem...

Pertamina dan IBC Jajaki Pengembangan Ekosistem Industri Baterai Terintegrasi

Ecobiz.asia — PT Pertamina (Persero) dan PT Industri Baterai Indonesia (IBC) menjajaki pengembangan ekosistem industri baterai terintegrasi, termasuk Battery Energy Storage System (BESS), daur...

Perkuat Pasokan Gas Bumi, PGN Dapat Tambahan 5,45 BBTUD dari WK Tungkal

Ecobiz.asia -- PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) selaku Subholding Gas Pertamina memperkuat pasokan gas bumi domestik melalui kerja sama dengan Mont D’Or Oil...

PDC Perkuat Tata Kelola AI untuk Mitigasi Risiko Data dan Hukum

Ecobiz.asia — PT Patra Drilling Contractor (PDC) memperkuat tata kelola penggunaan Artificial Intelligence (AI) di lingkungan perusahaan untuk mengantisipasi risiko keamanan data, aspek hukum,...

TOP STORIES

Pertagas Catat Kepuasan Pelanggan 4,46, Naik 2,53% pada 2026

Ecobiz.asia – PT Pertamina Gas (Pertagas), bagian dari Subholding Gas Pertamina, mencatat tingkat kepuasan pelanggan atau Customer Satisfaction Index (CSI) sebesar 4,46 pada 2026,...

Karhutla, Kemenhut Kembali Sanksi Administratif Lima Perusahaan PBPH

Ecobiz.asia - – Kementerian Kehutanan (Kemenhut) kembali menjatuhkan sanksi administratif kepada lima perusahaan pemegang Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) di Kalimantan Barat setelah ditemukan...

KLH Bangun Ekosistem Pengelolaan Limbah Baterai Mobil Listrik, Timbulan Diproyeksi Memuncak 2040

Ecobiz.asia — Ledakan penggunaan kendaraan listrik berpotensi menghadirkan persoalan baru: gunungan baterai bekas. Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) memperkirakan timbulan limbah baterai kendaraan listrik akan...

PGE Siapkan Listrik Baseload Panas Bumi untuk Green Data Center

Ecobiz.asia — PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) menyiapkan pasokan listrik baseload dari energi panas bumi untuk mendukung pengembangan green data center dan ekosistem...

Sungai Mengering, Ketergantungan Batu Bara Dinilai Perparah Krisis Iklim di Kalimantan

Ecobiz.asia -- Kekeringan dan pendangkalan sejumlah sungai besar di Kalimantan di tengah fenomena El Niño menjadi alarm bagi pemerintah untuk mengevaluasi kembali ketergantungan Indonesia...