Program BISA Dorong Terobosan Inklusif untuk Ekonomi Biru, Libatkan Komunitas dan Teknologi

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — Pemerintah Inggris bersama Forum Negara-Negara Kepulauan dan Pulau Kecil (AIS Forum) memperkuat kerja sama untuk mendorong ekonomi biru di Indonesia melalui program Blue Innovative Startup Acceleration (BISA). 

Puncak program ini digelar lewat Demo Day di Jakarta, Selasa (1/7/2025), dengan menampilkan sepuluh kelompok inovator dari berbagai wilayah pesisir.

Program BISA merupakan inisiatif bersama UK–Indonesia Tech Hub dan UNDP Indonesia yang bertujuan mencari solusi teknologi untuk tantangan pesisir, mulai dari pengelolaan sampah laut, budidaya perairan, konservasi, hingga penyediaan energi terbarukan. 

Baca juga: Proyek SEABLUE KKP Targetkan Kesejahteraan 1.500 Nelayan Kecil di Morotai dan Tanimbar Lewat Ekonomi Biru

Read also:  Kebutuhan Listrik Data Center Diproyeksi Tembus 32 GW pada 2032

Sejak diluncurkan pada Januari 2025, program ini mendorong keterlibatan komunitas lokal, startup, dan mahasiswa dalam memperkuat ekonomi maritim berbasis inovasi.

Wakil Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Matthew Downing, menyatakan program ini mencerminkan komitmen Inggris terhadap pengembangan ekonomi biru yang inklusif dan berkelanjutan. 

Ia menyebut program BISA selaras dengan agenda strategis bilateral yang disepakati oleh Perdana Menteri Keir Starmer dan Presiden Prabowo Subianto tahun lalu di London.

Dari sepuluh kelompok yang tampil, lima di antaranya dipilih sebagai penerima hibah untuk mengimplementasikan solusi mereka di wilayah pesisir. 

Inovasi yang terpilih mencakup pengolahan sampah nelayan di Kepulauan Anambas, pemanfaatan limbah ikan menjadi pupuk organik di Larantuka, konversi limbah rumput laut menjadi biostimulan di Lombok, teknologi air bersih bertenaga surya dan angin di Pulau Liukang Tupabbiring, serta pengembangan material grafin dari sampah pesisir di Takalar.

Read also:  Ekonomi Hijau Jadi Mesin Pertumbuhan Baru Indonesia, Potensi Serap 5,3 Juta Lapangan Kerja

Baca juga: Potensi Kredit Karbon Ekonomi Biru Rp994,5 T Terancam Menguap Akibat Ekspor Pasir Laut, Studi: Puluhan Ribu Pekerja Terancam  

Wakil Menteri Luar Negeri Arif Havas Oegroseno menyebut BISA sebagai contoh praktik baik yang bisa direplikasi oleh negara pulau lainnya. Ia menekankan pentingnya solusi komunitas dalam menghadapi tantangan iklim dan pembangunan pesisir. 

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono menegaskan bahwa program ini mendukung visi pemerintah dalam membangun kawasan pesisir yang berdaya saing dan berkelanjutan.

Read also:  Negosiasi INC on Plastic Pollution Alot, Indonesia Tak Tinggal Diam Tangani Sampah Plastik

Deputi Kepala Perwakilan UNDP Indonesia, Sujala Pant, menyebut BISA sebagai langkah nyata dalam menciptakan ekosistem inovasi biru yang melibatkan peran aktif generasi muda dan perempuan. Menurutnya, program ini membuktikan bahwa inovasi lokal dapat menjadi cetak biru pembangunan ekonomi pesisir yang tangguh terhadap perubahan iklim.

Demo Day BISA menandai babak baru dalam kemitraan Inggris–Indonesia di sektor maritim. Inisiatif ini tidak hanya memperkuat solidaritas global dalam pembangunan berkelanjutan, tetapi juga membuka jalan bagi solusi transformatif yang merespons kebutuhan nyata masyarakat pesisir. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Lulus Diklat, 586 Polisi Kehutanan Langsung Terjun ke Tapak Dukung Pengendalian Karhutla

Ecobiz.asia — Sebanyak 586 personel Polisi Kehutanan (Polhut) menyelesaikan pendidikan dan pelatihan selama 60 hari dan disiapkan untuk memperkuat perlindungan hutan, penegakan hukum, serta...

Kronologi Gugurnya Empat Petugas Pemadam Karhutla di Bromo, Terjebak Api hingga Luka Bakar Berat

Ecobiz.asia — Empat petugas dan mitra pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) meninggal dunia saat berupaya memadamkan kebakaran di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger...

Bali Butuh Rp623,28 Triliun untuk Capai Emisi Nol Bersih 2045, Kesiapan Proyek Jadi Tantangan

Ecobiz.asia – Provinsi Bali membutuhkan investasi hijau sebesar Rp623,28 triliun hingga 2045 untuk mencapai target emisi nol bersih. Namun, keterbatasan fiskal daerah dan kesiapan...

Negosiasi INC on Plastic Pollution Alot, Indonesia Tak Tinggal Diam Tangani Sampah Plastik

Ecobiz.asia – Negosiasi perjanjian internasional untuk mengatasi polusi plastik, Intergovernmental Negotiating Committee (INC) on Plastic Pollution* masih menemui jalan buntu meski telah berlangsung sejak...

BPGMN Perkuat Pengelolaan Gambut dan Pemantauan Permukaan Air untuk Tekan Karhutla, 40 Cm Jadi Warning

Ecobiz.asia — Badan Pengelolaan Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) akan memperkuat pengelolaan gambut melalui pemetaan risiko kebakaran, pemodelan kondisi kekeringan, dan pemantauan tinggi muka...

TOP STORIES

Lulus Diklat, 586 Polisi Kehutanan Langsung Terjun ke Tapak Dukung Pengendalian Karhutla

Ecobiz.asia — Sebanyak 586 personel Polisi Kehutanan (Polhut) menyelesaikan pendidikan dan pelatihan selama 60 hari dan disiapkan untuk memperkuat perlindungan hutan, penegakan hukum, serta...

Sukses Ubah Emisi Karbon Jadi Soda Ash Bernilai Ekonomi, Kemenperin Dorong Teknologi CCU

Ecobiz.asia – Kementerian Perindustrian mendorong perluasan penerapan teknologi Carbon Capture and Utilization (CCU) untuk menekan emisi sekaligus menghasilkan produk bernilai ekonomi dari pemanfaatan kembali...

Sang Hyang Seri dan Legasi Alam Kembangkan Biochar, Bidik Peluang Perdagangan Karbon

Ecobiz.asia – PT Sang Hyang Seri (Persero) menjajaki pengembangan teknologi biochar untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus membuka peluang perdagangan karbon melalui penyimpanan karbon jangka...

NHM-Perhapi Maluku Utara Perkuat Link and Match Pendidikan dan Industri Tambang

Ecobiz.asia – PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) menggandeng Student Chapter Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (PERHAPI) Provinsi Maluku Utara untuk memperkuat keterkaitan antara pendidikan tinggi...

Kronologi Gugurnya Empat Petugas Pemadam Karhutla di Bromo, Terjebak Api hingga Luka Bakar Berat

Ecobiz.asia — Empat petugas dan mitra pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) meninggal dunia saat berupaya memadamkan kebakaran di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger...