Produsen Keramik Arwana Gandeng Xurya Bangun PLTS Atap di Lima Pabrik, Kurangi Emisi Karbon 12 Juta Kg per Tahun

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – PT Arwana Citramulia Tbk (Arwana), salah satu produsen keramik terkemuka di Indonesia bekerja sama dengan Xurya menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di 5 lokasi pabrik, yaitu Cikande, Gresik, Mojokerto, Palembang, dan Tangerang. 

PLTS ini dapat menghasilkan energi bersih lebih dari 14 juta kWh/tahun yang setara dengan pengurangan emisi karbon sebesar lebih dari 12 juta kg/tahun, setara dengan menanam lebih dari 169 ribu pohon.

“Dengan memanfaatkan atap bangunan yang sudah ada, PLTS ini dapat menjadi solusi energi yang efisien dan ramah lingkungan. Selain itu, dari sisi investasi, PLTS juga lebih terjangkau dibandingkan dengan energi terbarukan lainnya,” kata Edy Suyanto, Chief Operating Officer Arwana, Kamis, 27 September 2024.

Read also:  PIS Kerahkan Armada untuk Jaga Distribusi Energi dan Salurkan Bantuan ke Wilayah Bencana di Sumatra

Baca juga: Polytama Targetkan Produksi Bahan Baku Plastik Ramah Lingkungan Naik Dua Kali Lipat

Pemanfaatan PLTS menjadi bagian dari komitmen Arwana tentang keberlanjutan dengan mengimplementasikan berbagai program Environment, Social, Governance (ESG) dalam seluruh aspek bisnisnya. 

Selain penggunaan PLTS atap, Arwana juga menjalankan berbagai inisiatif keberlanjutan lainnya, seperti penerapan prinsip ekonomi sirkular dalam proses produksi. 

Arwana mengolah limbah produksi kembali menjadi bahan baku untuk memastikan tidak ada yang mencemari lingkungan. Selain itu, Arwana juga memiliki program penghijauan dengan menanam 3.000 pohon setiap tahun di masing-masing pabrik yang dimilikinya.

Read also:  Huayou Klaim Proyek Nikel di Indonesia Paling Rendah Emisi di Dunia, Targetkan Net Zero pada 2050

Sebagai bagian dari sektor yang menggunakan energi dalam jumlah besar, Edy menjelaskan Arwana menyadari peran pentingnya dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan nasional. Edy menegaskan bahwa industri keramik harus aktif berperan dalam mengurangi pemakaian energi fosil dan beralih ke energi terbarukan. 

“Kami berharap langkah ini dapat menjadi inspirasi bagi perusahaan lain untuk turut serta dalam menjaga keberlanjutan lingkungan,” pungkasnya.

Dengan berbagai inisiatif yang telah dijalankan, Arwana berharap dapat terus menjadi pionir dalam penerapan program ESG dan menjadi contoh bagi perusahaan lain untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga keberlanjutan lingkungan demi masa depan yang lebih baik.

Baca juga: Energia Prima Nusantara dan Astra Daihatsu Motor Jalin Kerja Sama Bangun PLTS Atap, Total Kapasitas 8,1 MWp

Read also:  PLN Nusantara Power Raih Platinum ASRRAT 2025 untuk Ketiga Kalinya

Sementara itu Eka Himawan, Managing Director Xurya Daya Indonesia, menyambut baik kerja sama dengan Arwana. 

“Kerja sama ini merupakan bukti nyata bahwa sektor industri dapat berkontribusi signifikan dalam mencapai target emisi nol tahun 2060 mendatang. Kami sangat mengapresiasi langkah yang telah dilakukan oleh Arwana serta berterima kasih atas kepercayaan mereka kepada Xurya untuk menjadi rekan dalam proyek PLTS ini. Kami akan selalu berusaha memberikan layanan terbaik dengan memastikan bahwa sistem PLTS yang dipasang dapat beroperasi secara optimal dan memberikan manfaat maksimal,” katanya. ***

TOP STORIES

MORE ARTICLES

Kurangi Risiko Bencana, PLN Nusantara Power Rehabilitasi Lahan Kritis di Megamendung

Ecobiz.asia – PLN Nusantara Power (PLN NP) memperluas program rehabilitasi lahan kritis melalui penanaman 3.000 pohon di kawasan Hutan Organik Megamendung, Bogor, bekerja sama...

PIS Kerahkan Armada untuk Jaga Distribusi Energi dan Salurkan Bantuan ke Wilayah Bencana di Sumatra

Ecobiz.asia – PT Pertamina International Shipping (PIS) mengerahkan armada kapal dan meningkatkan kesiagaan pelaut untuk menjaga distribusi energi di tengah cuaca ekstrem yang melanda...

PT Agincourt Resources Salurkan Bantuan ke 3.000 Warga Terdampak Banjir dan Longsor di Tapanuli Selatan

Ecobiz.asia – PT Agincourt Resources (PTAR) menyalurkan bantuan darurat kepada lebih dari 3.000 warga terdampak banjir dan tanah longsor di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatra...

United Tractors Perkuat Ketangguhan Bencana dan Pemulihan Lingkungan di Jawa Timur

Ecobiz.asia — PT United Tractors Tbk (UT) memperluas program ketangguhan bencana dan pemulihan lingkungan di Jawa Timur melalui serangkaian inisiatif mitigasi, respons darurat, dan...

PLN Nusantara Power Raih Platinum ASRRAT 2025 untuk Ketiga Kalinya

Ecobiz.asia — PT PLN Nusantara Power (PLN NP) kembali meraih penghargaan Platinum pada ajang Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) 2025 di Nusa Dua, Bali....

TOP STORIES

Kurangi Risiko Bencana, PLN Nusantara Power Rehabilitasi Lahan Kritis di Megamendung

Ecobiz.asia – PLN Nusantara Power (PLN NP) memperluas program rehabilitasi lahan kritis melalui penanaman 3.000 pohon di kawasan Hutan Organik Megamendung, Bogor, bekerja sama...

Banjir Sumatera, Menteri LH Setop Operasional Tambang Emas Martabe, PTPN III, dan PLTA Batang Toru

Ecobiz.asia - Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) menghentikan operasional PT Agincourt Resources (Tambang Emas Martabe), PTPN III, dan PT North Sumatera Hydro...

Kemenhut Kejar 12 Subjek Hukum di Tapanuli Terindikasi Penyebab Banjir Sumatera, Termasuk TPL

Ecobiz.asia — Kementerian Kehutanan (Kemenhut) mempercepat penegakan hukum terhadap 12 subjek hukum (korporasi dan perorangan) yang diduga berkontribusi pada kerusakan Daerah Aliran Sungai (DAS)...

EcoSecurities to Support Indonesia–UK Initiative on High-Integrity Carbon Markets

Ecobiz.asia - EcoSecurities has secured a technical-assistance contract under the UK PACT (Partnering for Accelerated Climate Transitions) programme to help Indonesia strengthen its carbon-market...

Terratai Tanam Investasi di Birufinery, Perluas Model Rumput Laut Berkelanjutan

Ecobiz.asia – Terratai mengumumkan investasi di Birufinery, perusahaan biotek berbasis rumput laut yang beroperasi di Nusa Tenggara Timur dan mengembangkan produk biostimulan untuk mengurangi...