IWIP Perkuat Ketertelusuran Nikel dan Data Emisi, Jawab Tuntutan Pembeli Global

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) memperkuat pencatatan asal bahan baku, penggunaan energi, dan emisi untuk memenuhi kebutuhan pembeli serta investor global. Data tersebut menjadi bagian penting dalam penilaian lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG), terutama untuk memastikan ketertelusuran rantai pasok nikel hingga produk bahan baterai.

General Manager of Health, Safety, and Environment IWIP Iwan Kurniawan mengatakan, pembeli dan investor tidak hanya memperhatikan mutu dan keandalan pasokan, tetapi juga asal bahan baku, pengelolaan risiko lingkungan dan sosial, serta tata kelola perusahaan.

Karena itu, perusahaan perlu menyediakan bukti yang dapat diperiksa, mulai dari catatan pemasok, informasi mutu produk, hingga penghitungan jejak karbon.

Kebutuhan tersebut juga berkaitan dengan kesiapan penerapan paspor baterai. Iwan mengatakan, informasi harus terhubung dari kegiatan pertambangan hingga pengolahan bahan baterai agar asal nikel dan proses produksinya dapat ditelusuri.

Read also:  Jadi Offtaker dan Transporter, PGN Siapkan Infrastruktur Gas Biomethane dari Limbah Sawit

Di kawasan Weda Bay, sejumlah perusahaan mengolah bijih nikel menggunakan teknologi pelindian asam bertekanan tinggi atau high pressure acid leaching (HPAL). Proses tersebut menghasilkan mixed hydroxide precipitate (MHP), produk antara yang mengandung nikel dan kobalt.

MHP selanjutnya dapat diolah menjadi bahan katoda baterai. Menurut Iwan, perkembangan rantai industri tersebut harus diikuti kelengkapan data mengenai bahan baku, penggunaan energi, dan emisi dalam proses produksi.

Di sisi operasional, IWIP menjalankan efisiensi energi melalui pemanfaatan panas sisa proses industri. Perusahaan juga melakukan penggunaan kembali air dan pengelolaan limbah.

“Seluruh upaya ini dipantau dan diaudit, sehingga hasilnya dapat dievaluasi dan menjadi bukti bagi pelanggan saat melakukan uji tuntas,” ujar Iwan dalam Executive Dialogue bertema “Memperkuat Praktik ESG Menuju Industri Pertambangan yang Berdaya Saing Global” di Jakarta, Selasa (3/11/2026).

Read also:  Retrofit Mitsubishi Power Tambah Kapasitas PLTP Darajat Unit 3 Menjadi 129 MW

Pengendalian emisi udara dilakukan melalui penggunaan peralatan penangkap debu dan teknologi pengurangan emisi sulfur oksida. IWIP juga memantau emisi cerobong serta kualitas udara di kawasan industri dan wilayah sekitarnya.

Untuk kualitas air, perusahaan melakukan pemeriksaan harian dan pengambilan sampel secara berkala oleh pihak ketiga terakreditasi. Hasil pemantauan digunakan untuk mengevaluasi kinerja peralatan dan menentukan langkah perbaikan.

Dalam aspek penilaian keberlanjutan, Iwan mengatakan proses evaluasi berdasarkan standar internasional masih berjalan. Menanggapi pertanyaan mengenai Initiative for Responsible Mining Assurance (IRMA), ia tidak menyebut perusahaan telah memperoleh sertifikasi tersebut.

Read also:  Potensi Biomassa Indonesia Capai 83,4 Juta Ton, PLN EPI Perluas Bisnis Bioenergi

Iwan mengakui aspek sosial menjadi salah satu tantangan dalam proses penilaian karena adanya perbedaan cara pandang terhadap kondisi masyarakat setempat.

“Terutama di sosial. Ada beberapa cara pandang yang berbeda,” katanya.

Untuk memahami konteks lokal, perusahaan berdiskusi dengan kalangan akademisi. Pelibatan masyarakat juga dilakukan melalui kunjungan, konsultasi, pemetaan partisipatif, dan wawancara. Masukan warga digunakan dalam kajian lingkungan, rencana pelibatan masyarakat, serta penyusunan program sosial.

IWIP juga menyediakan saluran pengaduan melalui tim hubungan eksternal. Setiap keluhan diverifikasi dan ditindaklanjuti. Masyarakat yang masih memiliki keberatan dapat mengajukan banding melalui mekanisme yang disediakan perusahaan.

Di bidang ketenagakerjaan, perusahaan memberikan pelatihan langsung di unit kerja serta pelatihan dan sertifikasi sesuai bidang pekerjaan. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

PTBA Ingin Ubah Batu Bara Jadi Bahan Baterai, Butuh Dukungan Kebijakan

Ecobiz.asia - PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) membidik bisnis baru dari hilirisasi batu bara, mulai dari dimetil eter (DME), gas alam sintetis (SNG),...

Perkuat Program ESG, ANTAM Raih Lima Penghargaan Apresiasi Minerba 2026

Ecobiz.asia – PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTAM) meraih lima penghargaan dalam ajang Apresiasi Minerba 2026 yang diselenggarakan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral...

Dukung Upstream Youth Champs 2026, PEP Sangasanga Field Ajak Mahasiswa Kenali Peran Strategis Industri Hulu Migas

Ecobiz.asia – PT Pertamina EP (PEP) Sangasanga mengenalkan proses bisnis dan peran industri hulu minyak dan gas bumi (migas) kepada mahasiswa Politeknik Negeri Samarinda...

Agrinas Palma Perkuat Sinergi dengan BNPB untuk Cegah Karhutla

Ecobiz.asia -- PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) memperkuat koordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan mencegah kebakaran hutan dan lahan...

Bahlil Tekankan Hilirisasi Berkeadilan, 2.587 UMKM Dibina Industri Minerba

Ecobiz.asia — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa hilirisasi mineral dan batu bara harus memberikan manfaat ekonomi yang lebih...

TOP STORIES

PTBA Ingin Ubah Batu Bara Jadi Bahan Baterai, Butuh Dukungan Kebijakan

Ecobiz.asia - PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) membidik bisnis baru dari hilirisasi batu bara, mulai dari dimetil eter (DME), gas alam sintetis (SNG),...

Perkuat Program ESG, ANTAM Raih Lima Penghargaan Apresiasi Minerba 2026

Ecobiz.asia – PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTAM) meraih lima penghargaan dalam ajang Apresiasi Minerba 2026 yang diselenggarakan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral...

Indonesia Weighs Smelter Moratorium to Push Mineral Processing Further Downstream

Ecobiz.asia – Indonesia is considering a moratorium on new smelters producing semi-finished mineral products as the government seeks to push downstream processing further and...

Dukung Upstream Youth Champs 2026, PEP Sangasanga Field Ajak Mahasiswa Kenali Peran Strategis Industri Hulu Migas

Ecobiz.asia – PT Pertamina EP (PEP) Sangasanga mengenalkan proses bisnis dan peran industri hulu minyak dan gas bumi (migas) kepada mahasiswa Politeknik Negeri Samarinda...

Agrinas Palma Perkuat Sinergi dengan BNPB untuk Cegah Karhutla

Ecobiz.asia -- PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) memperkuat koordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan mencegah kebakaran hutan dan lahan...