HIS Catat 4,7 Juta Jam Kerja Tanpa Kecelakaan, Empat Tahun Zero Accident

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — PT Hasnur Internasional Shipping Tbk (HIS), perusahaan jasa logistik dan transportasi laut terkemuka di Indonesia, mencatat 4,7 juta jam kerja tanpa kecelakaan dan meraih Zero Accident Award dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans).

Penghargaan tersebut sebagai bentuk apresiasi atas konsistensi HIS dalam menerapkan program Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sejak 1 Desember 2021 hingga 31 Desember 2024.

Direktur Operasi HIS, Laorentina Devi, menyebut capaian ini sebagai hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh insan perusahaan dalam membangun budaya kerja yang berlandaskan keselamatan, kedisiplinan, dan keandalan operasional.

Read also:  Peringati Hari Keanekaragaman Hayati, PLN EPI Tanam 2.500 Cemara Udang di Lombok Barat

“Penghargaan ini menjadi bukti keberhasilan sistem keselamatan kerja yang kami jalankan. Menumbuhkan budaya keselamatan adalah langkah utama untuk mewujudkan layanan logistik laut yang andal dan unggul,” ujar Laorentina, dikutip Selasa (21/10/2025).

Ia menambahkan, penerapan budaya kerja aman memungkinkan HIS menjaga kelancaran aktivitas bongkar muat, memastikan ketepatan jadwal pelayaran, serta meminimalkan potensi gangguan operasional di seluruh jalur distribusi.

Read also:  Program Rejuvenation Tuntas, PHM Perkuat Keandalan Operasi Lapangan Handil

HIS secara konsisten mengintegrasikan prinsip K3 di seluruh lini operasional, baik laut maupun darat. Armada HIS telah memenuhi standar keselamatan internasional seperti International Safety Management (ISM) Code, ISO 45001:2018, serta regulasi nasional yang berlaku.

Di tingkat pelaksanaan, HIS menjalankan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) secara menyeluruh melalui inspeksi rutin kapal, penyediaan alat pelindung diri, pemasangan tanda keselamatan, serta pelatihan kru sesuai standar STCW Manila 2010.

Read also:  Rincian Proyek PLTS PLN 1,225 GW Lewat Skema GIGA ONE, Target COD 2029

Selain itu, HIS juga memastikan keselamatan di lingkungan kerja darat dengan melengkapi fasilitas APAR, hydrant, smoke detector, sprinkler, jalur evakuasi, dan kotak P3K. Program pelatihan seperti simulasi kebakaran, pertolongan pertama, dan kesiapsiagaan darurat rutin dilakukan untuk meningkatkan kesadaran dan tanggap darurat karyawan.

Momentum Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional juga dimanfaatkan HIS untuk memperkuat kampanye budaya keselamatan melalui kegiatan edukatif dan kreatif di lingkungan perusahaan. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Blackout Sumatra, PLN Sampaikan Progres Pemulihan Kelistrikan Pascagangguan Akibat Cuaca Buruk

Ecobiz.asia – PT PLN (Persero) menyampaikan progres pemulihan sistem kelistrikan di Sumatra pascagangguan pada jaringan transmisi Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 275 kilovolt...

Blackout Sumatra, PLN: Pemulihan PLTU Butuh Waktu Lebih Lama Dibanding Hidro dan Gas

Ecobiz.asia – PT PLN (Persero) menyebut proses pemulihan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) berbahan bakar batu bara membutuhkan waktu lebih lama dibanding pembangkit hidro...

PHE, ExxonMobil dan SK Group Kaji Proyek CCS Lintas Batas Indonesia-Korea Selatan

Ecobiz.asia – PT Pertamina Hulu Energi (PHE) bersama ExxonMobil Low Carbon Solutions Indonesia Limited, SK Innovation, dan SK Earthon menandatangani Joint Study Agreement (JSA)...

Dukung Pengembangan Amonia Rendah Karbon, PGN Garap Studi CCS dan Transportasi CO2

Ecobiz.asia - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) memperkuat langkah transisi energi melalui pengembangan ekosistem Carbon Capture and Storage (CCS) dan transportasi CO2 untuk...

KAI Group Luncurkan Pengelolaan Sampah Terintegrasi, Stasiun Gambir Jadi Percontohan

Ecobiz.asia – KAI Group meluncurkan program Waste Management Terintegrasi dengan Stasiun Gambir sebagai proyek percontohan pengelolaan sampah modern di kawasan transportasi publik. Kementerian Lingkungan...

TOP STORIES

Indonesia Prepares Energy Sector Carbon Trading Rules, Targets Up to US$7.7 Billion in Green Financing

Ecobiz.asia — Indonesia’s Ministry of Energy and Mineral Resources (ESDM) is preparing new regulations for carbon trading in the energy sector as part of...

TuK Indonesia Soroti Minimnya Partisipasi Publik dalam Revisi POJK Keuangan Berkelanjutan, Desak Pencegahan Greenwashing

Ecobiz.asia — Transformasi untuk Keadilan Indonesia (TuK Indonesia) mendesak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat perlindungan hak asasi manusia (HAM) dan pengawasan praktik greenwashing dalam...

Penguasaan Kehutanan yang Kedodoran

Oleh: Pramono Dwi Susetyo (Pernah Bekerja di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Penulis Buku Seputar Hutan dan Kehutanan, dan Membangun Hutan Menjaga Lingkungan) Ecobiz.asia...

Siapkan Generasi Energi Bersih, Pertamina NRE Kenalkan Perdagangan Karbon di PGTC 2026

Ecobiz.asia – Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) memperkenalkan konsep perdagangan karbon kepada mahasiswa dalam ajang Pertamina Goes to Campus (PGTC) 2026 di...

Kementerian ESDM Siapkan Regulasi Perdagangan Karbon Sektor Energi, Incar Pendanaan Potensial US$7,7 Miliar

Ecobiz.asia – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tengah menyiapkan regulasi perdagangan karbon sektor energi melalui penyusunan Rancangan Peraturan Menteri (RPermen) ESDM tentang...