Hari Bakti Rimbawan 2026, Kemenhut Perkuat Tata Kelola Hutan Transparan dan Profesional

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menegaskan komitmennya memperkuat tata kelola kehutanan yang transparan, profesional, dan berbasis ilmu pengetahuan untuk menjawab tantangan pengelolaan hutan yang semakin kompleks.

Hal itu disampaikan Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki saat memimpin upacara Hari Bakti Rimbawan 2026 di Jakarta, Senin (16/3/2026).

Menurut Rohmat, sektor kehutanan saat ini menghadapi berbagai tantangan, mulai dari dampak perubahan iklim, ancaman kebakaran hutan dan lahan, hingga meningkatnya risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor akibat degradasi lingkungan.

Read also:  Indonesia Ajak Dunia Percepat Aksi Nyata Sektor Kehutanan Hentikan Deforestasi Global 2030

“Karena itu, Kemenhut terus mendorong transformasi kebijakan kehutanan nasional melalui pendekatan kolaboratif dan penguatan prinsip Good Governance,” katanya.

Sejumlah langkah strategis yang dijalankan pemerintah antara lain memperkuat perlindungan hutan dan penegakan hukum lingkungan, memperluas program perhutanan sosial, serta meningkatkan rehabilitasi hutan dan lahan termasuk pemulihan daerah aliran sungai.

Selain itu, pemerintah juga mengembangkan ekonomi hijau di sektor kehutanan melalui pengelolaan jasa lingkungan, perdagangan karbon, serta skema multiusaha kehutanan yang membuka peluang ekonomi baru tanpa mengorbankan kelestarian hutan.

Read also:  Perusahaan Batubara dan Nikel yang Dibekukan KLH Capai 80 Unit, Masih akan Bertambah

Kemenhut juga mendorong modernisasi tata kelola kehutanan melalui digitalisasi layanan dan integrasi data, termasuk pengembangan Decision Support System untuk mendukung proses pengambilan kebijakan yang lebih cepat, transparan, dan berbasis data.

Dalam peringatan tersebut, Kemenhut juga memberikan penghargaan Satyalancana Wira Karya dan Satyalancana Karya Satya kepada sejumlah aparatur sipil negara sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian dan loyalitas dalam menjalankan tugas negara.

Read also:  Jakarta Utara Hasilkan Sampah Lebih dari 1.300 Ton per Hari, Menteri LH: Harus jadi Perhatian Serius

Penghargaan tersebut diberikan kepada pegawai negeri sipil yang menunjukkan dedikasi, integritas, dan disiplin selama masa pengabdian minimal 10, 20, hingga 30 tahun di lingkungan Kementerian Kehutanan. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Kemenhut Kerahkan Manggala Agni Amankan Jalur Mudik Sumatera dari Karhutla

Ecobiz.asia — Kementerian Kehutanan (Kemenhut) mengerahkan tim Manggala Agni untuk mengamankan jalur mudik di Pulau Sumatera dari potensi kebakaran hutan dan lahan menjelang Idul...

Tindak Lanjut COP30, KLH Susun Dua Peta Jalan Transisi Energi dan Hutan

Ecobiz.asia — Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) tengah merumuskan dua konsep peta jalan nasional yang berkaitan dengan transisi energi dan pengendalian deforestasi...

Sudah Kantongi Izin Lingkungan dan Hutan, INPEX Tegaskan Komitmen Percepat Proyek Masela

Ecobiz.asia — INPEX Corporation menegaskan komitmennya untuk mempercepat pengembangan Proyek Abadi Masela setelah proyek gas raksasa tersebut mengantongi sejumlah perizinan kunci dari pemerintah Indonesia,...

RI–Jepang Teken Kerja Sama Mineral Kritis dan Pengembangan Energi Nuklir

Ecobiz.asia — Pemerintah Indonesia dan Jepang menandatangani nota kerja sama di bidang mineral kritis dan energi nuklir untuk memperkuat ketahanan energi serta mendukung pengembangan...

Bahlil: Jika Pasokan Minyak Tak Aman, RI Akan Perbesar Biodiesel dari CPO

Ecobiz.asia — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menegaskan Indonesia siap meningkatkan pemanfaatan minyak sawit menjadi biodiesel jika pasokan minyak dunia tidak...

TOP STORIES

Danantara Inisiasi Hibah PLTS di Sumenep, Gantikan Genset Diesel

Ecobiz.asia — Danantara memfasilitasi kerja sama pemanfaatan dua unit pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, yang diproyeksikan memasok listrik bersih...

Kemenhut Kerahkan Manggala Agni Amankan Jalur Mudik Sumatera dari Karhutla

Ecobiz.asia — Kementerian Kehutanan (Kemenhut) mengerahkan tim Manggala Agni untuk mengamankan jalur mudik di Pulau Sumatera dari potensi kebakaran hutan dan lahan menjelang Idul...

Indonesia Explores Carbon, Biodiversity Credits to Finance National Park Management

Ecobiz.asia — The government is exploring alternative financing schemes, including carbon trading and biodiversity credits, to support the management of national parks and reduce...

Pemerintah Jajaki Kredit Karbon dan Biodiversity Credit untuk Biayai Pengelolaan Taman Nasional

Ecobiz.asia — Pemerintah mulai menjajaki berbagai skema pendanaan alternatif untuk pengelolaan taman nasional, termasuk perdagangan karbon dan kredit keanekaragaman hayati (biodiversity credit), guna mengurangi...

Tindak Lanjut COP30, KLH Susun Dua Peta Jalan Transisi Energi dan Hutan

Ecobiz.asia — Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) tengah merumuskan dua konsep peta jalan nasional yang berkaitan dengan transisi energi dan pengendalian deforestasi...