Gelar Wisuda Batch 5, Jakarta Drilling Society (JDS) Lahirkan Profesional Unggul Sektor Energi

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – Jakarta Drilling Society (JDS) kembali mencetak lulusan berkualitas melalui wisuda Batch 5, Sabtu, 7 September 2024. Dalam Batch 5, JDS melahirkan 87 peserta terpilih dari 850 pendaftar.

Dalam sambutannya, Ketua Umum JDS, Yudi Hartono, menegaskan kembali misi JDS untuk terus mengembangkan SDM berkualitas di bidang energi. 

“Kami ingin menciptakan generasi profesional yang tidak hanya handal di bidang pengeboran, tetapi juga siap berkontribusi di seluruh sektor energi demi mendorong Indonesia sebagai pemain utama di kancah global,” ujarnya.

Read also:  MedcoEnergi Salurkan Bantuan Logistik bagi Masyarakat Terdampak Gempa NTT

Baca juga: Tingkatkan Kompetensi SDM Sektor Pertambangan dan Energi Terbarukan, Kementerian ESDM Gandeng ITMG

Dukungan penuh juga datang dari Komisaris Utama Pertamina Holding, Simon Aloysius Mantiri, yang mengapresiasi peran JDS dalam mencetak talenta baru di sektor energi. 

“JDS berperan penting dalam membentuk SDM unggul yang dapat mendukung ketahanan energi nasional,” tambah Simon.

Dalam upaya mendukung sektor energi nasional ke depan, JDS akan terus mencetak lulusan berkualitas yang merata. Pada Batch 6 nanti, JDS akan memberikan kuota khusus untuk pendaftar dari luar pulau Jawa. Proses pendaftaran untuk Batch 6 akan dilaksanakan hingga bulan October

Read also:  IndoEBTKE ConEx 2026 Dorong Eksekusi Proyek EBT dan Percepatan Investasi Hijau

Kerja sama dengan universitas terus dikembangkan oleh JDS. JDS telah melakukan kerja sama dengan beberapa universitas seperti Universitas Tanri Abeng, Universitas Pertamina, Universitas “UPN” Yogyakarta, dan Universitas Papua. Harapannya, akan semakin banyak kerjasama dengan universitas sehingga dapat lebih memperkuat lagi sektor energi nasional

Selain itu, Redha Bhawika Putra, Sekretaris Jenderal JDS, mengumumkan bahwa ke depannya JDS akan berevolusi menjadi Jakarta Energy Society (JES). 

Read also:  Agincourt Resources Buka OlympiAR 2026, Dorong Talenta Geosains dan Praktik Tambang Berkelanjutan

Baca juga: Pertumbuhan Kendaraan Listrik Gerakkan Perekonomian, Kementerian ESDM: Ciptakan Green Job

JES akan menjadi payung dari berbagai organisasi baru seperti Jakarta Geothermal Society, Jakarta Carbon Capture Society, dan Jakarta Hydrogen Society, memperluas cakupan kegiatan dan kontribusi di sektor energi. 

JDS, yang sejak 2018 konsisten menjadi organisasi non-profit di sektor energi, telah meneguhkan perannya dalam menyediakan pendidikan pengeboran minyak, gas, dan geothermal secara gratis dan menyeluruh. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Agincourt Resources Buka OlympiAR 2026, Dorong Talenta Geosains dan Praktik Tambang Berkelanjutan

Ecobiz.asia -- PT Agincourt Resources, pengelola Tambang Emas Martabe, bersama Masyarakat Geologi Ekonomi Indonesia (MGEI) kembali menggelar Olympiad Agincourt Resources (OlympiAR) 2026, kompetisi geosains...

PLN Nusantara Power Raih 12 Penghargaan EBTKE 2026, Tegaskan Kepeloporan Energi Bersih

Ecobiz.asia -- PLN Nusantara Power (PLN NP) kembali menorehkan prestasi dalam pengembangan energi bersih dengan meraih 12 penghargaan pada ajang Apresiasi Energi Baru, Terbarukan,...

IndoEBTKE ConEx 2026 Dorong Eksekusi Proyek EBT dan Percepatan Investasi Hijau

Ecobiz.asia -- Forum The 12th IndoEBTKE ConEx 2026 akan menjadi ajang untuk mempercepat realisasi proyek energi baru, terbarukan, dan konservasi energi (EBTKE) di Indonesia,...

Ahmad Yani Terpilih sebagai Ketua API, Fokus Dorong Pengembangan Panas Bumi

Ecobiz.asia — Direktur Utama PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE), Ahmad Yani, terpilih sebagai Ketua Umum Asosiasi Panas Bumi Indonesia (API)/Indonesian Geothermal Association (INAGA)...

MedcoEnergi Salurkan Bantuan Logistik bagi Masyarakat Terdampak Gempa NTT

Ecobiz.asia -- PT Medco Energi Internasional Tbk (MedcoEnergi) menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa kebutuhan logistik dan kebutuhan dasar bagi masyarakat terdampak gempa bumi bermagnitudo 7,7...

TOP STORIES

Singapura-Laos Sepakati Perdagangan Kredit Karbon, Atur Mekanisme Corresponding Adjustment

Ecobiz.asia — Singapura dan Laos menandatangani perjanjian implementasi untuk membangun kerangka kerja yang mengikat secara hukum bagi kerja sama kredit karbon berdasarkan Pasal 6...

Pemanasan Global Diprediksi Lampaui 1,5°C, UNEP Peringatkan Bahaya Perubahan Iklim

Ecobiz.asia – Dunia diperkirakan akan melampaui ambang pemanasan global 1,5°C dalam beberapa tahun ke depan. Namun, peluang untuk menekan kenaikan suhu dan mengembalikannya ke...

Singapore, Laos Sign Carbon Credit Deal, Set Corresponding Adjustment Mechanism

Ecobiz.asia — Singapore and Laos have signed an implementation agreement to establish a legally binding framework for carbon credit collaboration under Article 6 of...

UNEP: World Set to Cross 1.5°C Warming, Return Below Threshold Still Possible

Ecobiz.asia — Global temperatures are likely to exceed the 1.5°C warming threshold within the next few years, increasing climate risks and impacts, but the...

PLN Nusantara Power Perluas Bisnis di Luar Pembangkitan, Raih Dua Penghargaan Marketing 2026

Ecobiz.asia -- Transformasi bisnis PT PLN Nusantara Power (PLN NP) dalam mencari sumber pertumbuhan baru di luar bisnis inti pembangkitan mendapat pengakuan melalui dua...