Eastspring Indonesia Gandeng WWF Dukung Pemulihan Pascabencana Sumatra

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — PT Eastspring Investments Indonesia menggandeng World Wide Fund for Nature (WWF) Indonesia untuk mendukung pemulihan lingkungan dan komunitas terdampak bencana di Sumatra melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) bertajuk Eastspring Peduli Sumatra.

Kolaborasi tersebut diumumkan di Jakarta, Selasa (21/1/2026), sebagai respons atas banjir besar yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra pada November 2025 lalu dan menimbulkan dampak signifikan terhadap lingkungan, hutan, serta kehidupan masyarakat.

CEO Eastspring Indonesia Sulystari mengatakan, program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menerapkan prinsip keberlanjutan atau Environmental, Social, and Governance (ESG).

Read also:  Pertamina Lampaui Target Dekarbonisasi, Emisi Karbon Turun 118% di Atas RKAP

“Melalui program Eastspring Peduli Sumatra, kami mengajak publik berpartisipasi dalam program kemanusiaan dengan berinvestasi pada Reksa Dana Eastspring Indonesia selama periode Februari hingga Maret 2026,” ujar Sulystari.

Ia menjelaskan, sebagian pendapatan perusahaan yang diperoleh dari dana investasi tersebut akan didonasikan kepada WWF Indonesia.

Dana tersebut akan digunakan untuk mendukung pemulihan pascabencana, mulai dari revitalisasi jembatan, pembersihan fasilitas pendidikan, restorasi ekosistem, hingga bantuan bagi komunitas terdampak di sejumlah wilayah Sumatra.

Read also:  Pertamina Drilling dan Iceland Drilling Bidik Peluang Bisnis Geothermal dan Migas

Eastspring Indonesia berharap program ini dapat menjadi pemicu bagi inisiatif kemanusiaan berkelanjutan lainnya, sekaligus menginspirasi industri keuangan untuk berperan lebih aktif dalam mendukung pemulihan lingkungan dan ketangguhan masyarakat pascabencana.

Direktur Partnership WWF Indonesia Rusyda Deli menyatakan, WWF telah merespons bencana sejak fase awal dengan menyalurkan bantuan logistik kepada masyarakat terdampak di Aceh Tengah, Bener Meriah, dan Bireuen.

Read also:  Jaga Ekosistem Bahari, Pertamina Trans Kontinental Tanam 512 Fragmen Terumbu Karang di Sulut

“Hingga saat ini, sekitar 150 ton bantuan logistik telah disalurkan ke hampir 50 desa, mencakup kebutuhan dasar, penerangan, serta dukungan komunikasi,” kata Rusyda.

Ia menambahkan, selain bantuan kemanusiaan, pemulihan ekosistem pascabencana menjadi agenda penting agar masyarakat dapat kembali menjalani kehidupan secara berkelanjutan. Melalui kolaborasi dengan Eastspring Indonesia, WWF berharap upaya pemulihan di wilayah terdampak Aceh dapat berjalan lebih sistematis dan berjangka panjang. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Lewat MALIKA 2.0, PDC Ubah Limbah Jelantah Jadi Peluang Ekonomi Masyarakat

Ecobiz.asia – PT Patra Drilling Contractor (PDC) mengembangkan program MALIKA 2.0 (Mari Kelola Jelantah Kita) di Kecamatan Bangko Pusako, Kabupaten Rokan Hilir, Riau, dengan...

Pertamina Drilling dan Iceland Drilling Bidik Peluang Bisnis Geothermal dan Migas

Ecobiz.asia -- PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) memperkuat ekspansi bisnis dan kapabilitas global melalui kerja sama dengan Iceland Drilling Company Limited, perusahaan...

ESGIN dan ASPEBINDO Perkuat Ekosistem Perdagangan Karbon Indonesia

Ecobiz.asia -- PT ESGIN Global Partners (ESGIN) dan Asosiasi Pemasok Energi, Mineral, dan Batubara Indonesia (ASPEBINDO) memperkuat kolaborasi untuk mendorong pengembangan ekosistem perdagangan karbon...

Grup PHI Perkuat Penanganan Karhutla di Wilayah Operasi Kalimantan

Ecobiz.asia – PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) melalui anak perusahaan dan afiliasinya di Regional 3 Kalimantan memperkuat upaya pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan...

PLTS Terapung Gajah Mungkur Ditarget Beroperasi 2027, Kapasitas 218 GWh

Ecobiz.asia — Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung Gajah Mungkur di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, mulai dibangun dan ditargetkan beroperasi pada akhir 2027. Pembangkit...

TOP STORIES

Aren dan Penguatan KPH untuk Menggerakkan Bioekonomi Hutan

Ecobiz.asia - Penasihat Utama Menteri Kehutanan Dr. Willie Smits mengambil sejumput tanah dari bawah tegakan aren di kawasan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Gorontalo Utara,...

Data Karhutla Terbaru, Kemenhut Ungkap Hotspot High Confidence Turun

Ecobiz.asia — Kementerian Kehutanan (Kemenhut) bersama tim gabungan terus memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah prioritas, terutama Kalimantan dan Sumatera,...

IndoEBTKE ConEx 2026 Dorong Eksekusi Proyek EBT dan Percepatan Investasi Hijau

Ecobiz.asia -- Forum The 12th IndoEBTKE ConEx 2026 akan menjadi ajang untuk mempercepat realisasi proyek energi baru, terbarukan, dan konservasi energi (EBTKE) di Indonesia,...

BEI: Karhutla Berpotensi Tekan Ketersediaan Unit Karbon

Ecobiz.asia – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berpotensi memengaruhi ketersediaan unit karbon yang dapat diperdagangkan di pasar karbon pada periode...

Terjebak Asap Karhutla, Orangutan Lemah Diselamatkan dari Kebun Sawit

Ecobiz.asia — Seekor orangutan jantan dewasa ditemukan dalam kondisi lemah di tengah kebun sawit masyarakat di Dusun 1 Sempurna, Desa Kuala Satong, Kecamatan Matan...