Dukung Kemandirian Penyandang Disabilitas, Patra Drilling Contractor Laksanakan Pelatihan Tata Boga 

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – PT Patra Drilling Contractor (PDC) menggelar program Pelatihan Tata Boga Khusus Disabilitas di wilayah Rokan Hilir.

Pelatihan diselenggarakan di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri 1 Bagansiapiapi, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau, pada tanggal 18 hingga 21 Desember 2024.

Communication and Relations Specialist PT Patra Drilling Contractor Akhmad Zulfikri menjelaskan, program ini merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Perusahaan atau atau Corporate Social Responsibility (CSR) PDC.

Baca juga: PDC Dorong Perwira-Pertiwi Kembangkan Inovasi Berkelanjutan Berintegritas

Menurutnya, pelatihan tata boga ditetapkan untuk kegiatan TJSL PDC kali ini dengan tujuan membuka kesempatan bagi peserta program agar bisa berwirausaha hingga mandiri secara ekonomi.

Read also:  Tekan Emisi Karbon, SKK Migas, KKKS Tanam 1,74 Juta Pohon Durian hingga Mahoni pada 2025

Pasalnya peluang penyandang disabilitas bekerja secara formal di perusahaan dan tempat usaha lain masih sangat terbatas.

Di kesempatan tersebut, Akhmad pun menyampaikan apresiasinya kepada semua pihak yang telah mendukung terlaksananya program.

“Semoga dengan terselenggaranya kegiatan ini bisa membuka kesempatan belajar yang setara kepada semua kalangan, termasuk teman-teman disabilitas,” ujarnya, dikutip Minggu (29/12/2024).

Pelatihan Tata Boga Khusus Disabilitas inisiasi PDC diikuti 20 peserta yang terdiri dari tuna daksa, tuna grahita, dan tuna rungu. 

Read also:  Danantara Groundbreaking Proyek Baru Biorefinery dan Bioethanol Pertamina

Pelatihan yang berlangsung selama empat hari ini difokuskan pada pengembangan keterampilan tata boga, khususnya pembuatan kue, yang dalam produksinya terbilang paling mudah dibandingkan jenis kuliner lain.

Kepala SLB Negeri 1 Bagansiapiapi Zulkaidah mengucapkan terima kasih dan meyakini pelatihan ini sangat bermanfaat bagi peserta didiknya serta bagi masyakat disabilitas di kecamatan Bangko.
“Ini bisa menjadi peluang untuk membuka usaha di tahun depan dan bisa menambah pemasukan ekonomi bagi mereka” jelas Zulkaidah.

Baca juga: Turnamen Tenis Meja se-Pertamina Raya PDC CUP 2024, Pertamina Lubricants Berhasil Jadi Juara

Read also:  Masuki 2026, PGN LNG Perkuat Ketahanan Energi lewat Operasi FSRU Lampung

Analyst Nutritionist PT Patra Drilling Contractor Fani Widiartha menambahkan, diperlukan inovasi dan kreativitas secara berkesinambungan dalam bisnis dan produksi kue hingga dapat menjadi produk yang bernilai jual.

“Jadi, selain keahlian membuat kue yang lezat, inovasi dan kreativitas termasuk yang harus dikembangkan sendiri oleh peserta pelatihan,” jelasnya.

Untuk menarik minat pembeli, Fani mencontohkan, perlu penambahan berbagai rasa, perubahan bentuk, atau kombinasi isian di setiap jenis dan olahan kue.

Program pelatihan tata boga ini sejalan dengan salah satu lini bisnis PDC, yakni Food Lodging Services (FLS). ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Pertamina Hadirkan Green Terminal di Cilegon, Perkuat Ketahanan Energi Rendah Karbon

Ecobiz.asia — PT Pertamina (Persero) memulai transformasi infrastruktur hilir energi nasional dengan menginisiasi Green Terminal di Terminal LPG Tanjung Sekong, Cilegon, Banten. Fasilitas strategis yang...

ABB Motion Dorong Kolaborasi Industri–Kampus untuk Siapkan Talenta Teknik Masa Depan

Ecobiz.asia — ABB Motion memperkuat kolaborasi antara industri dan perguruan tinggi melalui program ABB Motion Goes to Campus, sebuah inisiatif yang menyasar pengembangan talenta...

PGN Jadi Offtaker BioCNG Produksi KIS Group dan AEP Group

Ecobiz.asia - PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) melalui anak usahanya, PT Gagas Energi Indonesia (PGN Gagas) siap menjadi offtaker utama BioCNG dari...

Biorefinery Cilacap Optimalkan Pemanfaatan Minyak Jelantah Jadi Bahan Bakar Pesawat Ramah Lingkungan

Ecobiz.asia — Pertamina mempercepat pengembangan bahan bakar penerbangan berkelanjutan melalui Proyek Bioavtur/Biorefinery Cilacap yang mengolah minyak jelantah (used cooking oil/UCO) menjadi Sustainable Aviation Fuel...

SPKLU PLN Melonjak 44 Persen Sepanjang 2025, Layanan Home Charging Naik Dua Kali Lipat

Ecobiz.asia — PT PLN (Persero) mempercepat penguatan infrastruktur kendaraan listrik nasional dengan menghadirkan 4.655 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) sepanjang 2025, meningkat...

TOP STORIES

Internalisasi Dampak Iklim dan Nilai Ekonomi Karbon Jadi Kunci Pertumbuhan Bisnis Berkelanjutan

Ecobiz.asia — Internalisasi dampak perubahan iklim dan pemanfaatan nilai ekonomi karbon dinilai semakin mendesak bagi perusahaan, seiring perubahan struktural ekonomi dan meningkatnya tuntutan regulasi...

Dorong Pengembangan Ekonomi Karbon, Atkarbonist Gandeng Sucofindo dan DMB Global

Ecobiz.asia — Asosiasi Penggiat Karbon dan Bisnis Berkelanjutan atau Atkarbonist menjalin kerja sama dengan PT Sucofindo dan PT Daya Mitra Bersama (DMB) Global untuk...

Dapat Persetujuan KLH, Proyek Energi Terbarukan LX International Buka Peluang Monetisasi Kredit Karbon

Ecobiz.asia — Perusahaan energi yang berbasis di Republik Korea, LX International membuka babak baru dalam pengembangan bisnis karbon di Indonesia setelah memperoleh persetujuan yang...

LX International’s Renewable Energy Projects Open Path to Carbon Credit Monetisation in Indonesia

Ecobiz.asia – LX International, a South Korea-based energy company, has secured regulatory approval that allows it to monetise carbon emission reductions generated from its...

Pertamina Hadirkan Green Terminal di Cilegon, Perkuat Ketahanan Energi Rendah Karbon

Ecobiz.asia — PT Pertamina (Persero) memulai transformasi infrastruktur hilir energi nasional dengan menginisiasi Green Terminal di Terminal LPG Tanjung Sekong, Cilegon, Banten. Fasilitas strategis yang...