Cegah Sampah Menuju Laut, Pertamina Internasional Shipping Bantu Bersihkan 14 Ton Sampah di Sungai Ciliwung

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – PT Pertamina International Shipping (PIS) turut memeriahkan Festival Sungai Ciliwung 2024, dengan kegiatan membersihkan sungai yang sukses mengumpulkan sampah hingga sebanyak 14,19 ton.

VP Health, Safety, Security and Environment (HSSE) PIS Ade Gunawan menekankan keterlibatan PIS dalam kegiatan ini, merupakan bukti komitmen PIS menjaga keberlanjutan lingkungan. 

Terutama, katanya, pentingnya peran sungai dalam menjaga kebersihan laut. 

Baca juga: Regulasi Saat Ini Masih Parsial, DPR Periode 2024-2029 Siapkan Undang-undang Perkuat Perdagangan Karbon

“Membersihkan sungai secara tidak langsung membersihkan laut. Apa yang terjadi di sungai akan diterima di laut. Sebagian besar dari teritori Indonesia bahkan dunia adalah lautan. Jadi kalau kita ingin lautnya bersih, kita mulai dari sungainya kita bersihkan. Harapan kami, kegiatan ini tidak hanya terjadi di Festival Ciliwung saja, tapi terus berkelanjutan”, ujar Ade Gunawan, dalam keterangannya, Kamis, 3 Oktober 2024.

Read also:  Terapkan Keselamatan Standar Internasional, PIS Angkut 170 Miliar Liter BBM dan LPG Sepanjang 2025

PIS berkolaborasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), serta organisasi nirlaba Yayasan Sahabat Ciliwung (YSC) menggelar kegiatan bersih sungai di Dermaga YSC dan di Dermaga Ciliwung Poncol, pada Sabtu pekan lalu. 

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan Sungai Ciliwung dan kelestarian lingkungan. 

Para pekerja PIS bersama dengan ratusan relawan, menelusuri Sungai Ciliwung selama kurang lebih 4 jam menggunakan perahu karet untuk membersihkan sampah sampah tersebut. 

Read also:  Pertamina NRE–Medco Resmi Kolaborasi Pengembangan Bioenergi, Fokus Biodiesel HACPO dan Bioetanol

“Kami dari KLHK dan Pertamina berkolaborasi untuk menumbuhkan budaya cinta sungai. Harapan kami, setelah acara ini, masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kebersihan sungai dan tidak membuang sampah ke sungai,” kata Direktur Pengendalian Pencemaran Air KLHK Tulus Laksono.

Baca juga: Pertamina International Shipping Paparkan Strategi Menjawab Transisi Energi di Gastech Houston 2024

Festival dengan tema ‘Ciliwung Merdeka dari Sampah dan Plastik’ ini sendiri telah dimulai sejak tanggal 16 September 2024. Festival ini terdiri dari serangkaian kegiatan, yaitu arung edukasi dan pembersihan sungai, lomba recycling sampah plastik, workshop kerajinan tangan dari sampah daur ulang, dan lainnya.

Read also:  SPKLU PLN Melonjak 44 Persen Sepanjang 2025, Layanan Home Charging Naik Dua Kali Lipat

Acara ini juga sejalan dengan kontribusi Pertamina Group dalam rehabilitasi Sungai Ciliwung melalui Gerakan Gerbang Biru Ciliwung, yang telah berjalan sejak Agustus 2024. Program ini juga sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) nomor 6 untuk penyediaan air bersih dan sanitasi yang layak, serta SDGs nomor 14 untuk menjaga ekosistem laut. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Pertamina Hadirkan Green Terminal di Cilegon, Perkuat Ketahanan Energi Rendah Karbon

Ecobiz.asia — PT Pertamina (Persero) memulai transformasi infrastruktur hilir energi nasional dengan menginisiasi Green Terminal di Terminal LPG Tanjung Sekong, Cilegon, Banten. Fasilitas strategis yang...

ABB Motion Dorong Kolaborasi Industri–Kampus untuk Siapkan Talenta Teknik Masa Depan

Ecobiz.asia — ABB Motion memperkuat kolaborasi antara industri dan perguruan tinggi melalui program ABB Motion Goes to Campus, sebuah inisiatif yang menyasar pengembangan talenta...

PGN Jadi Offtaker BioCNG Produksi KIS Group dan AEP Group

Ecobiz.asia - PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) melalui anak usahanya, PT Gagas Energi Indonesia (PGN Gagas) siap menjadi offtaker utama BioCNG dari...

Biorefinery Cilacap Optimalkan Pemanfaatan Minyak Jelantah Jadi Bahan Bakar Pesawat Ramah Lingkungan

Ecobiz.asia — Pertamina mempercepat pengembangan bahan bakar penerbangan berkelanjutan melalui Proyek Bioavtur/Biorefinery Cilacap yang mengolah minyak jelantah (used cooking oil/UCO) menjadi Sustainable Aviation Fuel...

SPKLU PLN Melonjak 44 Persen Sepanjang 2025, Layanan Home Charging Naik Dua Kali Lipat

Ecobiz.asia — PT PLN (Persero) mempercepat penguatan infrastruktur kendaraan listrik nasional dengan menghadirkan 4.655 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) sepanjang 2025, meningkat...

TOP STORIES

Internalisasi Dampak Iklim dan Nilai Ekonomi Karbon Jadi Kunci Pertumbuhan Bisnis Berkelanjutan

Ecobiz.asia — Internalisasi dampak perubahan iklim dan pemanfaatan nilai ekonomi karbon dinilai semakin mendesak bagi perusahaan, seiring perubahan struktural ekonomi dan meningkatnya tuntutan regulasi...

Dorong Pengembangan Ekonomi Karbon, Atkarbonist Gandeng Sucofindo dan DMB Global

Ecobiz.asia — Asosiasi Penggiat Karbon dan Bisnis Berkelanjutan atau Atkarbonist menjalin kerja sama dengan PT Sucofindo dan PT Daya Mitra Bersama (DMB) Global untuk...

Dapat Persetujuan KLH, Proyek Energi Terbarukan LX International Buka Peluang Monetisasi Kredit Karbon

Ecobiz.asia — Perusahaan energi yang berbasis di Republik Korea, LX International membuka babak baru dalam pengembangan bisnis karbon di Indonesia setelah memperoleh persetujuan yang...

LX International’s Renewable Energy Projects Open Path to Carbon Credit Monetisation in Indonesia

Ecobiz.asia – LX International, a South Korea-based energy company, has secured regulatory approval that allows it to monetise carbon emission reductions generated from its...

Pertamina Hadirkan Green Terminal di Cilegon, Perkuat Ketahanan Energi Rendah Karbon

Ecobiz.asia — PT Pertamina (Persero) memulai transformasi infrastruktur hilir energi nasional dengan menginisiasi Green Terminal di Terminal LPG Tanjung Sekong, Cilegon, Banten. Fasilitas strategis yang...