PLN Hadirkan Listrik Bersih SuperSUN di Pulau Satangnga, Warga Nikmati Terang Sepanjang Hari

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – PT PLN (Persero) menghadirkan akses listrik 24 jam melalui pembangkit energi bersih berbasis tenaga surya di Pulau Satangnga, Kecamatan Tanakeke, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan. 

Inisiatif ini diwujudkan lewat pemasangan sembilan unit mikro Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang terintegrasi dengan sistem penyimpanan energi bernama SuperSUN.

Wilayah yang sebelumnya hanya mengandalkan genset dengan pasokan terbatas pada malam hari kini menikmati listrik bersih dan andal sepanjang hari. 

Baca juga: Xurya-Suryagen Kolaborasi Bangun PLTS di Resort Mewah Labuan Bajo, Dukung Wisata Berkelanjutan

Solusi elektrifikasi ini menjadi bagian dari komitmen PLN untuk mendorong pemerataan energi, khususnya di wilayah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal).

Read also:  PHR Raih Gold Award EPSA 2026 melalui Inovasi Bioremediasi Ramah Lingkungan

“Dulu kami harus bergantung pada genset dan BBM untuk salat atau belajar malam. Sekarang listrik menyala 24 jam. Ini membawa perubahan besar bagi kehidupan warga,” ujar Muhammad Arif, Camat Kepulauan Tanakeke dikutip Sabtu (10/5/2023).

PLN menyebutkan bahwa SuperSUN tak hanya membawa kenyamanan, tetapi juga efisiensi biaya. 

Baca juga: PLTS Atap 2,4 MWp CCEP Indonesia di Pasuruan Diresmikan, Kurangi Emisi Hingga 2 Juta Kg CO2e per Tahun

Arif menuturkan, pengeluaran untuk bahan bakar harian turun drastis dari Rp75 ribu menjadi sekitar Rp5 ribu per hari.

Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, menyampaikan apresiasinya atas kehadiran listrik di pulau tersebut. 

Read also:  WKS Jadi Contoh Penanganan Karhutla Gambut, Wamen LH Minta Perusahaan di Jambi Ikut Bangun Sekat Kanal

“Ini bukan hanya tentang lampu menyala, tapi tentang semangat hidup yang kembali tumbuh,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Komjen Pol Mohammad Fadil Imran, Kepala Badan Pemelihara Keamanan Polri, yang menilai bahwa keberadaan listrik memperkuat aktivitas pendidikan, ekonomi, dan sosial di masyarakat. 

“Tanakeke tidak sendiri. Negara hadir dan bersama rakyatnya,” katanya.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menegaskan bahwa SuperSUN merupakan bagian dari misi besar PLN untuk menghadirkan keadilan energi hingga pelosok. 

“Listrik bukan sekadar cahaya, ia adalah jembatan menuju masa depan,” ujarnya.

Read also:  Pangkas Penggunaan BBM, PLN EPI Siapkan Gasifikasi Pembangkit 477 MW di Nusa Tenggara

Baca juga: Dorong Pengelolaan Sampah, Pemerintah Naikkan Tarif PLTSa Jadi 19-20 Sen Dolar per kWh

SuperSUN sendiri merupakan inovasi karya anak bangsa yang menggabungkan PLTS rooftop, sistem penyimpanan berbasis baterai (BESS), dan smart meter. 

Masyarakat kini dapat memantau pemakaian listrik melalui aplikasi daring. Hingga Mei 2025, tercatat 1.181 unit SuperSUN telah terpasang di wilayah kepulauan Sulawesi Selatan.

General Manager PLN UID Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat, Edyansyah, mengatakan kehadiran listrik mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, seperti usaha es dan penyimpanan hasil laut. 

“Cahaya di malam hari kini menjadi simbol harapan dan masa depan,” tutupnya. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Pakai Gas Bumi, RSUP Sardjito Pangkas Biaya Energi hingga 75%

Ecobiz.asia — RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta menghemat biaya energi hingga 75% setelah beralih menggunakan gas bumi dari PT Perusahaan Gas Negara (PGN) untuk sejumlah...

Pertamina Drilling Kelola 58 Rig, Bidik National Champion Well Construction

Ecobiz.asia -- PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) tak ingin hanya dikenal sebagai perusahaan yang mengelola armada pengeboran besar. Dengan 58 rig yang...

MedcoEnergi Catat Kinerja Solid pada Semester I 2026

Ecobiz.asia -- PT Medco Energi Internasional Tbk (”MedcoEnergi” atau ”Perseroan”) mengumumkan laporan keuangan untuk semester pertama tahun 2026 yang telah diaudit pada hari ini....

Pemerintah Bangun 119.379 Sambungan Jargas, Gresik-Sidoarjo Dapat 14.000

Ecobiz.asia — Pemerintah tengah membangun sekitar 119.379 sambungan rumah (SR) jaringan gas bumi (jargas) yang tersebar di 15 kabupaten/kota pada 2025–2026. Dari jumlah tersebut,...

PHR Perkuat Mutu dan Akses Pasar UMKM, Dorong Produk Lokal Naik Kelas

Ecobiz.asia – PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) mendorong peningkatan daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Dumai, Riau, melalui penguatan mutu produk,...

TOP STORIES

Pemerintah Kebut PLTS 100 GW, Investasi Dibutuhkan Capai US$73 Miliar

Ecobiz.asia — Pemerintah mempercepat pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 100 gigawatt (GW) yang ditargetkan rampung dalam tiga tahun. Program tersebut diperkirakan membutuhkan...

Industri Tambang Kejar Ekspansi dan Hilirisasi, Kebutuhan Listrik Andal Ikut Melonjak

Ecobiz.asia — Kebutuhan energi industri pertambangan meningkat seiring ekspansi produksi dan hilirisasi, tetapi pelaku usaha menghadapi tantangan menjaga keandalan listrik sekaligus menekan emisi dari...

Elektrifikasi Industri Didorong untuk Pangkas Emisi dan Biaya Energi

Ecobiz.asia — Elektrifikasi mulai didorong sebagai salah satu strategi untuk meningkatkan efisiensi energi sekaligus menekan emisi industri berat yang masih banyak menggunakan bahan bakar...

Pakai Gas Bumi, RSUP Sardjito Pangkas Biaya Energi hingga 75%

Ecobiz.asia — RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta menghemat biaya energi hingga 75% setelah beralih menggunakan gas bumi dari PT Perusahaan Gas Negara (PGN) untuk sejumlah...

Dekarbonisasi Jadi Tuntutan Industri Tambang, Wamen LH Minta Emisi Dilaporkan ke SIGN-SMART

Ecobiz.asia – Wakil Menteri Lingkungan Hidup/Wakil Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) Diaz Hendropriyono mendorong industri pertambangan mempercepat dekarbonisasi dengan menghitung dan melaporkan emisi...