PHR Regional Sumatera Mendorong Value Creation Hingga Rp 39 Triliun Melalui Ajang Forum Inovasi 2024

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Regional 1 – Sumatera memberikan ruang bagi para Perwira guna mendorong terciptanya inovasi melalui ajang Forum Continuous Improvement Program (CIP) level Regional yang diselenggarakan di Batam, pada 6-8 November 2024. 

Forum Presentasi CIP diharapkan menumbuhkan budaya inovasi tanpa henti sehingga dapat mendorong kemajuan yang luar biasa menuju masa depan yang berkelanjutan, dengan turut mengimplementasikan Tata Nilai AKHLAK.

Acara ini merupakan serangkaian kegiatan yang sudah dimulai sejak awal tahun dengan menghasilkan Submission Idea sebanyak 1.166 ide dengan menghasilkan 523 risalah CIP dan melibatkan 2.036 Perwira Mutu PHR Regional Sumatera selaku inventor, yang terdiri dari para Perwira Mutu dari Kantor Pusat, Zona 1, Wilayah Kerja (WK) Rokan dan Zona 4.

Read also:  Diminati Filipina, Teknologi Panas Bumi Flow2Max PGE Menuju Pasar Global

Baca juga: Pacu Hilirisasi, Grup MIND ID ANTAM dan Freeport Sinergi Emas

Pada acara ini dilakukan proses Docking Dewan Juri dan menetapkan hasil 21 gugus terbaik dari total 100 peserta gugus yang telah mempresentasikan inovasinya, untuk lanjut ke Upstream Improvement & Innovation Award (UIIA) 2024 atau Forum CIP Level Subholding Upstream Pertamina. 

Direktur Utama PHR, Ruby Mulyawan, mengucapkan selamat kepada gugus CIP yang telah berhasil lolos dan terpilih untuk mewakili PHR Regional Sumatera dalam Forum UIIA 2024. 

“Dengan mengedepankan semangat sportivitas hasil ini merupakan bagian dari Learning & Sharing serta bentuk dukungan dan penghargaan dari Manajemen kepada seluruh Insan Mutu PHR Regional 1 – Sumatera, yang sudah memberikan kontribusinya melalui inisiatif Improvement & Innovation,” ungkap Ruby, Jumat, 8 November 2024.

Read also:  Danantara Resmi Tunjuk 2 Perusahaan China Jadi Operator Pembangkit Listrik Sampah, Wajib Lakukan Ini

Lebih lanjut Ruby menyampaikan bahwa, inovasi ini diperlukan sebagai peningkatan komitmen penerapan 4 Pilar Quality Management System, yakni Continuous Improvement Program (CIP), System & Standard Management (SSM), Knowledge Management (KM), dan Quality Management Assessment (QMA) dengan membangun sinergi dalam peningkatan kualitas yang kuat di seluruh level perusahaan, mulai dari Regional, Zona hingga Fungsi. 

Apresiasi yang diberikan pada inovasi-inovasi terbaik di CIIF ini adalah wujud nyata dari komitmen tersebut. 

Vice President Business Support Regional 1, Sanon RA Sitanggang, menyampaikan bahwa penyelenggaraan ajang CIIF 2024 ini berhasil memberikan penciptaan nilai atau Value Creation dari hasil CIP tahun 2024, yaitu Real Value Creation sebesar Rp39 triliun atau naik sebesar 95% dari pencapaian tahun 2023. 

Read also:  Ceria Corp Dukung Percepatan Koperasi Merah Putih di Lingkar Tambang Kolaka

Baca juga: Pamerkan 500 Risalah Inovasi Migas, Regional Indonesia Timur Subholding Upstream Pertamina Catat Rekor Muri

“Hal ini menunjukkan kontribusi nyata CIP tahun 2024 terhadap kinerja perusahaan dan semangat pekerja dalam melakukan perbaikan kualitas di seluruh lingkungan kerja dalam mendukung nilai Environmental, Social & Governance (ESG) Perusahaan dengan bentuk inovasi yang beragam,” imbuh Sanon.

“Tindak lanjut penyelanggaraan Forum CIIF 2024 ini diharapkan dapat terus dimonitor implementasinya dan sebagai aset pengetahuan dapat disebarluaskan, sehingga hal yang baik dari satu tempat dapat direplikasikan di tempat lainnya, dan akan memberikan kontribusi secara konkret bagi pertumbuhan perusahaan dan perwujudan sinergi yang berkesinambungan,” tambah Sanon. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

PGN Perkuat Integrasi Infrastruktur Gas untuk Perluas Akses Energi Bersih

Ecobiz.asia -- PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), Subholding Gas PT Pertamina (Persero), terus memperkuat pengembangan infrastruktur gas bumi nasional guna memperluas akses energi...

Chandra Asri Pasok Aspal Plastik Daur Ulang di Proyek Jalan PLTU Jawa 9 dan 10

Ecobiz.asia — Produsen petrokimia PT Chandra Asri Pacific Tbk memasok material plastik daur ulang untuk campuran aspal plastik yang digunakan pada pembangunan jalan di...

PGE Bidik Rekor Produksi Listrik 5.255 GWh pada 2026, Begini Caranya

Ecobiz.asia — PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) menargetkan produksi listrik mencapai sekitar 5.255 gigawatt hour (GWh) pada 2026 atau tumbuh sekitar 3,14% secara...

PLN Nusantara Power Percepat Pengembangan PLTS Terapung Karangkates 100 MW

Ecobiz.asia -- PT PLN Nusantara Power melalui anak usahanya PLN Nusantara Renewables mempercepat pengembangan proyek pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) terapung Karangkates yang berlokasi...

Elnusa Realisasikan 95% Capex 2025 untuk Perkuat Teknologi dan Kapasitas Layanan Energi

Ecobiz.asia — PT Elnusa Tbk (IDX: ELSA) terus memperkuat fondasi pertumbuhan bisnis melalui realisasi belanja modal (capital expenditure/Capex) yang solid sepanjang 2025. Perusahaan jasa...

TOP STORIES

Govt Reviews Scheme as Norway Eyes Carbon Credits from Indonesia Floating Solar Projects

Ecobiz.asia — The government is currently reviewing the scheme in greater detail, including assessing long-term price considerations and mechanisms to ensure that potential funding...

Gold Standard Rilis Metodologi Kredit Karbon untuk Proyek Pensiun Dini PLTU

Ecobiz.asia — Lembaga sertifikasi iklim Gold Standard meluncurkan metodologi baru untuk mendukung percepatan pensiun dini pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) batubara sekaligus memastikan transisi...

Pakar IPB: Perdagangan Karbon Sah dalam Perspektif Ekonomi Syariah

Ecobiz.asia — Perdagangan karbon dinilai dapat diterima dalam perspektif ekonomi syariah sepanjang memenuhi prinsip transparansi, verifikasi ilmiah, serta bebas dari unsur spekulasi dan riba. Ketua...

Dua Perusahaan Besi dan Baja Segera Disidangkan Atas Pidana Lingkungan, KLH Tak Toleransi Pencemar

Ecobiz.asia — Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup menyerahkan tersangka dan barang bukti (Tahap II) dalam perkara dugaan tindak...

Indonesia Removes Sea Sand Export Provision in New Marine Sedimentation Rule

Ecobiz.asia — Indonesia’s Ministry of Marine Affairs and Fisheries has issued a new regulation revising the implementation rules for managing marine sedimentation, including the...