Pertamina Bangun PLTS Atap Terbesar di Kilang Balikpapan, Gunakan Teknologi AI dan IoT

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – PT Pertamina (Persero) melalui sinergi antara PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) dan PT Pertamina New & Renewable Energy (NRE) meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atap terbesar di lingkungan Pertamina Group. 

Instalasi berkapasitas 2,5 megawatt peak (MWp) ini resmi beroperasi di area Workshop dan Gedung New HSSE KPI Kilang Balikpapan pada 19 Mei 2025.

Direktur Operasi KPI, Didik Bahagia, menyampaikan bahwa pengoperasian PLTS ini merupakan wujud nyata kolaborasi antarsubholding Pertamina dalam mendorong efisiensi energi dan transisi menuju operasional yang lebih berkelanjutan.

Read also:  PHM Rampungkan Pemasangan Platform Offshore Manpatu, Siap Tambah Produksi Gas Mahakam 20% pada 2027

Baca juga: Menteri Kehutanan dan Pertamina NRE Dorong Program Aren Nasional untuk Pengembangan Bioetanol 

“PLTS atap ini adalah hasil sinergi yang saling menguntungkan. Efisiensi energi bukan hanya berdampak pada penurunan emisi, tapi juga membantu mengurangi beban biaya energi, yang saat ini menjadi pengeluaran terbesar kedua dalam operasional kilang,” ujar Didik dikutip, Selasa (20/5/2025).

PLTS atap tersebut dipasang di tiga lokasi utama: Warehouse (1.635 kWp), Workshop (744 kWp), dan Gedung New HSSE (138 kWp), dengan total kapasitas terpasang mencapai 2,5 MWp—terbesar di antara seluruh kilang Pertamina.

Read also:  Sukses di Filipina, Pertamina NRE Ekspansi Pengembangan Energi Terbarukan ke Bangladesh

Dengan tambahan kapasitas ini, total PLTS yang dioperasikan oleh Pertamina NRE di area Kilang KPI kini mencapai 12,37 MWp. PLTS sebelumnya telah beroperasi di Kilang Dumai (3,77 MWp), Plaju (2,25 MWp), Cilacap (2,34 MWp), dan Balongan (1,51 MWp).

Instalasi PLTS ini juga telah dilengkapi dengan teknologi berbasis Internet of Things (IoT) dan kecerdasan buatan (AI), yang memungkinkan pemantauan dan pengendalian jarak jauh secara real-time.

Baca juga: Pertamina NRE Akselerasi 9 Proyek Karbon Hutan Usai Penandatanganan MRA KLH-Gold Standard

Read also:  Dua Dekade di Oman, MedcoEnergi Perkuat Ekspansi dan Kemitraan Strategis

Direktur Proyek & Operasi Pertamina NRE, Norman Ginting, menegaskan bahwa sinergi dengan KPI menjadi bagian dari strategi pertumbuhan ganda Pertamina. 

“KPI mengoptimalkan bisnis migas, sementara Pertamina NRE menyediakan solusi energi hijau untuk mendukung penurunan emisi dari aktivitas operasional,” kata Norman.

Selain PLTS, kolaborasi KPI dan Pertamina NRE juga meliputi proyek flare gas to power, yaitu pemanfaatan gas buang dari proses kilang sebagai sumber listrik alternatif. Inisiatif ini turut mendukung target Pertamina mencapai net zero emission secara bertahap. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

CBG Jadi Solusi Transisi dari LNG, Manfaatkan 130 Juta M3 Limbah Sawit

Ecobiz.asia - PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) mendorong pengembangan Compressed Biomethane Gas (CBG) berbasis limbah cair kelapa sawit atau Palm Oil Mill...

Perluas Pemanfaatan Energi Bersih, Pertamina Pasang PLTS di Kapal Oil Barge

Ecobiz.asia — PT Pertamina (Persero) mulai memperluas pemanfaatan energi bersih ke sektor maritim melalui pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Kapal Oil Barge...

PLN Nusantara Power Perkuat Kompetensi SDM Ketenagalistrikan, Learning Center Boiler USC Jawa 7 Resmi Beroperasi

Ecobiz.asia -- PLN Nusantara Power (PLN NP) terus memperkuat perannya sebagai penggerak transformasi sektor ketenagalistrikan nasional melalui pengembangan sumber daya manusia yang unggul dan...

Andalkan Elektrifikasi, KAI Targetkan Emisi Karbon Turun Hingga 100%

Ecobiz.asia – PT Kereta Api Indonesia (Persero) menargetkan penurunan emisi karbon hingga 100 persen pada 2060 melalui strategi dekarbonisasi berbasis elektrifikasi jalur kereta dan...

ANTAM Tebar Dividen Rp5,04 Triliun, Perkuat Langkah Menuju Pemimpin Ekosistem Baterai Nasional

Ecobiz.asia -- PT ANTAM Tbk (ANTM) menutup tahun buku 2025 dengan pencapaian yang menjadi tonggak penting dalam sejarah perusahaan. Di tengah ketidakpastian ekonomi global...

TOP STORIES

Pertamina dan BRIN Luncurkan Alat Pengubah Sampah Plastik Jadi Solar di Bantul

Ecobiz.asia – Pertamina melalui Pertamina Foundation bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Pemerintah Kabupaten Bantul meluncurkan alat pirolisis multikondensor Gen 5.0 (Faspol...

CBG Jadi Solusi Transisi dari LNG, Manfaatkan 130 Juta M3 Limbah Sawit

Ecobiz.asia - PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) mendorong pengembangan Compressed Biomethane Gas (CBG) berbasis limbah cair kelapa sawit atau Palm Oil Mill...

Tobat Ekologis, Suatu Pendekatan Ekoteologi

Oleh: Saiful Latief, M.Si (Pranata Humas Ahli Muda, Direktorat Inventarisasi GRK dan MPV, Deputi Bidang Pengendalian Perubahan Iklim dan TKNEK, Kementerian Lingkungan Hidup) Ecobiz.asia -...

Indonesia Launches SIGN SMART Robust to Strengthen Transparency of National Carbon Emissions Data

Ecobiz.asia — Indonesia’s Ministry of Environment/Environmental Control Agency (KLH/BPLH) has launched a new national greenhouse gas inventory platform called SIGN SMART Robust to improve...

KLH Luncurkan SIGN SMART Robust, Perkuat Transparansi Data Emisi Karbon Nasional

Ecobiz.asia – Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) meluncurkan Sistem Inventarisasi Gas Rumah Kaca Nasional (SIGN SMART Robust) untuk memperkuat kualitas, transparansi, dan...