Apresiasi Pemda dalam Pengembangan Energi Terbarukan, Dewan Energi Nasional Gelar Anugerah DEN 2024

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia – Dewan Energi Nasional (DEN) menyelenggarakan Anugerah Dewan Energi Nasional 2024, sebuah ajang penghargaan tahunan yang dimulai sejak tahun 2022. 

Acara ini bertujuan memberikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah atas kontribusinya dalam pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT) di Indonesia, sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan energi nasional.

Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Pattijaya dan Sekretaris Jenderal DEN Djoko Siswanto membuka rangkaian acara Anugerah DEN Tahun 2024 di Jakarta Convention Center, Selasa, 10 Desember 2024. 

Baca juga: Kementerian ESDM Tebar Anugerah Pemberdayaan Masyarakat (Tamasya Award) 2024 ke Perusahaan Tambang Mineral dan Batubara, Simak Daftarnya

Read also:  GeoDipa Salurkan Ribuan Paket Sembako bagi Masyarakat Dieng dan Patuha

Gelaran ini bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah yang telah mencapai target bauran EBT yang ditetapkan dalam rencana bauran energi daerah.

Dalam sambutannya, Bambang menyampaikan bahwa Kebijakan Energi Nasional (KEN) menjadi panduan strategis yang dirancang untuk mendukung ketahanan energi dan swasembada energi, sekaligus mendorong transisi energi secara berkeadilan dan berkelanjutan.

Pembaruan KEN saat ini tengah dalam proses harmonisasi dan penyesuaian, serta diharapkan dapat segera selesai untuk menyesuaikan dengan perubahan lingkungan strategis seperti Target Pertumbuhan Ekonomi untuk menjadi Negara Maju – Indonesia Emas Tahun 2045, kemajuan pengembangan teknologi energi, dan keanekaragaman jenis EBT dalam mendukung komitmen nasional untuk pengurangan emisi gas rumah kaca dan NZE pada tahun 2060.

Read also:  Kemenhut Luncurkan Program Ramah Hewan, Sediakan 10 Titik “Tempat Traktir Kucing”

Tahun ini, Anugerah DEN 2024 kembali diselenggarakan dengan tema “Kebijakan Energi Nasional Dalam Mendukung Kemandirian dan Ketahanan Energi”.

Baca juga: Komitmen Transisi Energi, PLN Raih Anugerah Ekonomi Hijau untuk Infrastruktur EBT Ramah Lingkungan

Tema itu sejalan dengan visi Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, yang dalam pidato perdananya menyatakan swasembada semakin penting di tengah ketegangan pada tataran global sekarang. Jika terjadi situasi yang paling buruk, negara-negara lain harus memikirkan kepentingan mereka sendiri, termasuk dalam hal ketahanan energi. Karena itu Indonesia harus swasembada energi dan Indonesia mampu untuk swasembada energi.

Read also:  Pelatihan Penyelamatan Arus Deras Perkuat Kompetensi Relawan di Indonesia

Rangkaian acara Anugerah DEN 2024 melibatkan Kementerian/Lembaga, pemangku
kepentingan, pelaku industri, akademisi, media, dan masyarakat luas. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Kemenhut Luncurkan Program Ramah Hewan, Sediakan 10 Titik “Tempat Traktir Kucing”

Ecobiz.asia — Kementerian Kehutanan (Kemenhut) meluncurkan program “Kemenhut Ramah Hewan” dengan menyediakan 10 titik “Tempat Traktir Kucing” di lingkungan kompleks Kemenhut Manggala Wanabakti Jakarta,...

PHM Gelar Safari Ramadan di Balikpapan, Salurkan Bantuan untuk Anak Disabilitas

Ecobiz.asia -- PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) bersama Badan Dakwah Islam (BDI) PHM menggelar kegiatan Safari Ramadan di Balikpapan pada akhir pekan lalu sebagai...

GeoDipa Salurkan Ribuan Paket Sembako bagi Masyarakat Dieng dan Patuha

Ecobiz.asia -- PT Geo Dipa Energi (Persero) kembali menggelar program Safari Ramadhan 1447 Hijriah dengan menyalurkan bantuan 10.115 paket sembako bagi masyarakat di wilayah...

Pelatihan Penyelamatan Arus Deras Perkuat Kompetensi Relawan di Indonesia

Ecobiz.asia — Upaya memperkuat kapasitas penyelamatan banjir dan arus deras ditegaskan melalui rangkaian kegiatan Swiftwater and Flood Rescue Technician yang berlangsung pada 14–17 Februari...

Gencar Kampanye Pelestarian Alam Lewat Lagu Bertema Gunung, Ady Eks Naff Siap Luncurkan “Merbabu”

Ecobiz.asia — Mantan vokalis band Naff, Rusyaedi Makmun yang lebih populer dipanggil Ady, bersiap merilis single lagu terbaru berjudul Merbabu yang mengusung pesan pelestarian...

TOP STORIES

Indonesia Removes Sea Sand Export Provision in New Marine Sedimentation Rule

Ecobiz.asia — Indonesia’s Ministry of Marine Affairs and Fisheries has issued a new regulation revising the implementation rules for managing marine sedimentation, including the...

KKP Terbitkan Permen KP 6/2026, Ketentuan Ekspor Pasir Laut Dihapus

Ecobiz.asia — Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menerbitkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan (Permen KP) Nomor 6 Tahun 2026 yang mengubah ketentuan pelaksanaan pengelolaan...

Indonesia Prepares Seagrass Emissions Baseline to Strengthen Blue Carbon Management

Ecobiz.asia — Indonesia’s Ministry of Marine Affairs and Fisheries is preparing a greenhouse gas emissions baseline for seagrass ecosystems as part of efforts to...

KKP Susun Baseline Emisi Ekosistem Lamun, Pondasi Penting Pengelolaan Karbon Biru

Ecobiz.asia — Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyusun baseline emisi gas rumah kaca (GRK) dari ekosistem lamun sebagai langkah memperkuat tata kelola karbon biru...

PGN Perkuat Integrasi Infrastruktur Gas untuk Perluas Akses Energi Bersih

Ecobiz.asia -- PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), Subholding Gas PT Pertamina (Persero), terus memperkuat pengembangan infrastruktur gas bumi nasional guna memperluas akses energi...