Indonesia Buka Peluang Investasi Swasta untuk Rehabilitasi Hutan

MORE ARTICLES

Ecobiz.asia — Delegasi Kementerian Kehutanan Republik Indonesia mengadakan pertemuan dengan perwakilan sektor swasta internasional untuk menjajaki peluang kerja sama restorasi hutan di sela-sela Konferensi Perubahan Iklim PBB COP30 UNFCCC di Belém, Brasil, Rabu (19/11/2025).

Direktur Rehabilitasi Mangrove, Ristianto Pribadi, bersama Kepala Biro Humas dan Kerja Sama Luar Negeri, Krisdianto, bertemu dengan dua perwakilan perusahaan yang beroperasi di Dubai dan Beijing. Pertemuan tersebut membahas potensi investasi sektor swasta dalam program rehabilitasi dan restorasi hutan di Indonesia.

Read also:  Kemenhut Gelar Resepsi Hari Bakti Rimbawan 2026, Luncurkan Road to HKAN

Salah satu perusahaan berbasis di Tiongkok (SWF) menyampaikan minat kuat untuk berinvestasi pada program rehabilitasi hutan dan lahan di Indonesia. Menurut Krisdianto, perusahaan itu memiliki rekam jejak dalam proyek restorasi di sejumlah negara, termasuk Uzbekistan, Uganda, Mauritania, dan Uni Emirat Arab, dengan pengalaman menanam di kawasan gurun.

Kementerian Kehutanan menyambut positif ketertarikan tersebut dan menawarkan peluang kolaborasi melalui program rehabilitasi mangrove yang menjadi salah satu prioritas nasional. Kedua pihak juga sepakat untuk memulai penjajakan melalui pengembangan proyek percontohan sebagai langkah awal.

Read also:  DPRD Jadi Kunci Transformasi Sampah, Menteri LH Tekankan Peran Anggaran dan Regulasi

Kementerian berharap kontribusi sektor swasta dapat memperkuat upaya restorasi hutan nasional serta mendorong mitigasi perubahan iklim dan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. ***

LATEST STORIES

MORE ARTICLES

Induk dan Anak Gajah Sumatra Ditemukan Mati di Bengkulu, Kemenhut Lakukan Investigasi

Ecobiz.asia — Dua individu Gajah Sumatra ditemukan mati di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu. Kementerian Kehutanan (Kemenhut) memastikan kasus tersebut tengah dalam proses investigasi untuk...

Presiden Prabowo Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Rp116 Triliun, dari Biodiesel hingga Pengolahan Pala

Ecobiz.asia — Presiden Prabowo Subianto melakukan groundbreaking Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II di Refinery Unit IV Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (29/4/2026). Langkah ini menjadi...

Laba Melonjak 4,5 Kali Lipat, Samator Indo Gas Awali 2026 dengan Momentum Kuat

Ecobiz.asia -- PT Samator Indo Gas Tbk (IDX: AGII) membuka tahun 2026 dengan performa yang mengesankan. Di tengah dinamika dunia usaha dan kebutuhan sektor...

Volume Naik, Fondasi Menguat: Samindo Jaga Ritme di Awal 2026

Ecobiz.asia -- Awal tahun menjadi panggung konsistensi bagi PT Samindo Resources Tbk (MYOH). Di tengah dinamika industri pertambangan batubara, Perseroan membuka 2026 dengan ritme...

Menteri Jumhur Resmi Nahkodai KLH, Tekankan Environmental Ethics sebagai Kunci Perlindungan Bumi

Ecobiz.asia — Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) melakukan serah terima jabatan Menteri LH/Kepala BPLH dari Hanif Faisol Nurofiq kepada Moh. Jumhur Hidayat...

TOP STORIES

Asia Pacific Ports Advance Cross-Sector Hydrogen and E-Fuel Development

Ecobiz.asia — Ports across the Asia Pacific are accelerating efforts to develop hydrogen and e-fuel ecosystems through cross-sector collaboration, positioning the region as a...

Two Sumatran Elephants Found Dead in Bengkulu, Investigation Underway

Ecobiz.asia — Two Sumatran elephants have been found dead in Mukomuko Regency, Bengkulu Province, prompting an investigation by Indonesia’s Ministry of Forestry to determine...

Induk dan Anak Gajah Sumatra Ditemukan Mati di Bengkulu, Kemenhut Lakukan Investigasi

Ecobiz.asia — Dua individu Gajah Sumatra ditemukan mati di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu. Kementerian Kehutanan (Kemenhut) memastikan kasus tersebut tengah dalam proses investigasi untuk...

Vale Perkuat Kinerja ESG 2025, Investasi Lingkungan Naik 54,3%

Ecobiz.asia — PT Vale Indonesia Tbk memperkuat kinerja lingkungan, sosial, dan tata kelola (environmental, social, and governance/ESG) sepanjang 2025 dengan peningkatan signifikan investasi lingkungan...

PT Muliaglass dan PT Muliakeramik Indahraya Gandeng Xurya Resmikan PLTS Atap Terbesar di Indonesia Berkapasitas 22,5 MW

Ecobiz.asia -- Kebutuhan energi yang besar dan berkelanjutan di sektor industri mendorong semakin banyak pelaku manufaktur mengintegrasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) ke dalam...